EGC
_1_11zon.jpg)
Seiring berkembangnya tren di media sosial, semakin banyak pula jenis konten terbaru yang bermunculan. Pernah lihat video “A Day in My Life” dari seorang karyawan yang muncul di FYP Anda? Nah, jenis konten seperti itu disebut dengan Employee-Generated Content (EGC).
Lantas, apa itu EGC? Dan bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak selengkapnya di bawah inI!
Apa itu EGC?
Employee-Generated Content (EGC) adalah konten yang dibuat oleh karyawan suatu perusahaan di media sosial. Konten ini bukan hanya mempromosikan perusahaan atau produk yang dijual, tetapi juga mengangkat value dan budaya yang dianut perusahaan.
EGC memberikan sentuhan personal dan autentik yang dapat meningkatkan kredibilitas brand di mata audiens. Berbeda dengan konten yang dibuat langsung oleh brand, EGC memiliki unsur storytelling yang lebih natural, karena berasal dari pengalaman langsung karyawan yang mengenal produk dengan baik.
Perbedaan EGC dan UGC
EGC sering disamakan dengan User-Generated Content (UGC), padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Secara teori, EGC merupakan salah satu bentuk dari UGC karena kontennya dibuat oleh individu (user), bukan langsung dari brand. Namun, perbedaannya terletak pada siapa pembuatnya.
UGC adalah konten yang dibuat oleh pelanggan atau pengguna produk, sedangkan EGC berasal dari karyawan suatu perusahaan. Berikut adalah beberapa perbedaannya:
Jenis EGC yang Cocok untuk TikTok
TikTok adalah platform yang mengutamakan konten singkat, kreatif, dan menarik. Berikut adalah beberapa jenis EGC yang bisa Anda coba untuk konten TikTok:
1. Behind-the-Scenes (BTS)
Menampilkan proses produksi, suasana kantor, atau kehidupan sehari-hari karyawan dapat memberikan insight yang menarik bagi audiens. Konten ini memberikan transparansi dan memperlihatkan sisi humanis dari brand.
2. Testimoni Karyawan
Karyawan dapat membagikan pengalaman mereka menggunakan produk atau bekerja di perusahaan untuk membangun kepercayaan audiens. Testimoni ini bisa berbentuk video singkat yang menunjukkan keunggulan produk berdasarkan pengalaman pribadi mereka.
3. Tips dan Edukasi
Konten edukatif dari karyawan, seperti cara menggunakan produk, manfaat produk, atau tips dalam industri tertentu, dapat meningkatkan engagement. Format ini bisa berupa video tutorial, quick hacks, atau penjelasan singkat yang menarik.
4. Challenge dan Tren TikTok
Mengikuti tren atau challenge TikTok dengan melibatkan karyawan dapat membuat brand lebih relevan dan menarik perhatian pengguna. Karyawan bisa berpartisipasi dalam challenge yang sedang viral, menggunakan produk dalam tantangan tersebut, atau menciptakan challenge baru yang melibatkan audiens.
5. Konten “A Day in My Life” sebagai Karyawan
Video yang menunjukkan keseharian karyawan di tempat kerja bisa memberikan gambaran tentang budaya perusahaan. Hal ini tidak hanya membangun citra positif bagi brand, tetapi juga menarik perhatian calon pelanggan dan calon pekerja yang ingin tahu lebih dalam tentang lingkungan kerja perusahaan.
6. Reaksi Karyawan terhadap Produk Baru
Video yang menunjukkan reaksi spontan karyawan saat mencoba produk baru dari brand bisa menjadi konten yang menarik dan relatable bagi audiens. Reaksi yang jujur dan ekspresi yang natural bisa meningkatkan rasa penasaran serta ketertarikan audiens terhadap produk tersebut.
Manfaat EGC bagi Brand
Menggunakan EGC sebagai strategi konten memiliki berbagai manfaat bagi brand, terutama di platform seperti TikTok:
Tips Menerapkan EGC agar Sukses di TikTok
Setelah mengetahui jenis konten EGC dan manfaatnya, apakah Anda tertarik untuk membuat konten tersebut? Nah, bagi Anda yang tertarik, ada beberapa tips agar konten EGC bisa viral di TikTok yaitu:
1. Berikan Kebebasan Kreatif kepada Karyawan
Biarkan karyawan mengekspresikan kreativitas mereka agar konten terasa lebih natural dan menarik. Biarkan karyawan berekspresi dan menampilkan sisi unik dan transparan mereka. engan begitu, konten akan terasa lebih natural dan sesuai dengan gaya komunikasi yang disukai audiens TikTok.
2. Gunakan Format Video yang Populer
TikTok memiliki berbagai format video yang sedang tren, seperti storytelling, tutorial, challenge, dan trend reaction. Menggunakan format yang populer dapat meningkatkan daya tarik konten dan membuatnya lebih mudah masuk ke FYP (For You Page). Misalnya, karyawan dapat membuat video "A Day in My Life" di tempat kerja, mengikuti tren challenge yang relevan dengan produk, atau berbagi tips menarik seputar industri mereka.
4. Gunakan Hashtag yang Relevan
Hashtag berperan penting dalam meningkatkan visibilitas konten di TikTok. Pastikan untuk menggunakan kombinasi hashtag yang relevan dengan industri, brand, dan tren saat ini. Misalnya, jika brand bergerak di bidang beauty, bisa menggunakan hashtag seperti #SkincareRoutine, #BeautyHacks, atau #AdayinMylife. Selain itu, brand juga bisa membuat hashtag khusus untuk campaign EGC guna membangun identitas dan meningkatkan keterlibatan karyawan serta audiens..
5. Ajak Audiens Berinteraksi
Interaksi adalah kunci sukses di TikTok. Untuk meningkatkan engagement, ajak audiens terlibat dalam konten yang dibuat. Berikan ajakan yang menarik seperti “Coba produk ini dan beri tahu pendapat Anda!” untuk meningkatkan keterlibatan audiens.
6. Memberikan Bonus atau Reward bagi Karyawan
Untuk meningkatkan partisipasi karyawan dalam pembuatan EGC, brand bisa menerapkan sistem insentif atau reward bagi karyawan yang kontennya mendapatkan engagement tinggi atau viral. Misalnya, brand dapat mengadakan program bulanan di mana karyawan dengan video paling banyak ditonton dan disukai akan mendapatkan hadiah berupa bonus, voucher, atau penghargaan khusus. Insentif ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi karyawan untuk lebih aktif membuat konten kreatif yang mendukung citra brand. Dengan adanya penghargaan, karyawan akan lebih bersemangat untuk berkontribusi dan merasa dihargai atas usaha mereka.
Bingung untuk Cek Rate Card Influencer? di KOL.ID Aja!
Itulah penjelasan mengenai pengertian EGC, jenis, serta manfaatnya bagi brand. Anda juga bisa membaca riset lebih lengkap mengenai EGC di KOL.ID Blog. Dengan melibatkan karyawan dalam pembuatan konten, brand dapat menyampaikan pesan yang lebih autentik dan menarik bagi audiens.
Untuk memaksimalkan strategi pemasaran digital, brand juga dapat berkolaborasi dengan KOL atau influencer yang sesuai dengan target pasar mereka. Brand dapat dengan mudah mengetahui rate card berbagai influencer atau KOL dengan cek rate card di KOL.ID.
KOL.ID menyediakan tools untuk cek rate card influencer di berbagai platform baik itu Instagram, TikTok, ataupun YouTube. Anda juga dapat mengetahui engagement rate akun media sosial, top content, hingga rata-rata like per post influencer target Anda.
Nah, daripada semakin penasaran, langsung saja cek KOL.ID dan temukan KOL yang tepat untuk strategi marketing digital Anda!

share this article

Salsa - Manager KOL.ID
Hi, I'm Salsa! I focus on content marketing that brings brands together with KOLs to create authentic and engaging stories. By understanding trends and conducting research, I help brands and KOLs create impactful collaborations that resonate with their audience and deliver measurable results.
Post You’ve Might Like
Empower your brand's
growth journey with KOL.ID
Equip yourself with an all-inclusive suite of tools for initiating and expanding influencer marketing campaigns.
Try KOL.ID for Free