anaktanihomestead
๐ถ PENGAWETAN CABE MENGGUNAKAN KOLAM Bahan: Cabe segar Garam sesuai selera (non yodium) 10% dari berat cabe Bawang putih (optional) 1% dari berat cabe Kalau cabe 1 kg, garam 100 gram, bawang putih 10 gram Alat: - Plastik ziplok/ plastik bungkusan biasa (kamu bisa gunakan kemasan lainnya yg lebih aman) - Sealer/ karet gelang - Keranjang plastik - Plastik hitam - Ulekan/ Blender - Batu - Tali Cara pengawetan: 1. Cuci bersih cabe, lalu tiriskan 2. Giling cabe, bawang putih dan garam menggunakan ulekan tangan atau blender 3. Masukkan cabe yang sudah digiling ke dalam plastik. Jika menggunakan plastik ziplock pastikan plastiknya kualitas bagus dan di double, jangan lupa gunakan sealer untuk menyegelnya. Jika menggunakan plastik bungkusan biasa, ikat dengan karet gelang. Atau bisa gunakan plastik retort pouch. 4. Masukkan plastik berisi cabe ke dalam plastik hitam lalu masukkan ke dalam keranjang apabila ada, jika tidak punya cukup pakai plastik hitam saja. 5. Masukkan batu sebagai pemberat ke dalam keranjang atau plastik. 6. Ikat keranjang atau plastik dengan tali. 7. Masukkan keranjang atau plastik yang sudah berisi cabe dan batu ke dalam kolam. Cabe yang diawetkan dengan metode ini bisa tahan hingga 9 bulan bahkan lebih tanpa merubah rasa, aroma dan warna. Bisa lakukan uji coba mandiri tergantung situasi masing-masing. Lalu, evaluasi, kira-kira di bulan ke berapa rasa, warna, aroma mulai berubah, ada masalah atau engga, dll. Metode ini bisa juga diterapkan untuk sumur. Bagi yang di kota atau yang tidak punya kolam dan sumur, bisa gunakan drum atau ember besar tertutup berisi air, tetapi air mesti rutin di ganti. Atau bisa juga pada toren air. Catatan: Sirkulasi airnya harus bagus. Dan kolam tipe kolam bersih. ---------------------------------------- UPDATE: jurnal ilmiahnya sudah saya sertakan ya, cek di highlight CABE ---------------------------------------- Jangan lupa save, share dan Follow @anaktanihomestead ๐ฅ
Pernah terpikir nggak gimana kalau kita harus bertahan berbulan-bulan tanpa listrik dan gas? Di saat seperti itu, api bukan cuma buat masak, tapi buat bertahan hidup. Hari ini aku melalukan simulasi kecil. Gimana kalau stok korek gas kita habis atau korek kayu kita basah kena banjir? Ternyata, bubuk PK yang biasanya ada di kotak obat-obatan sebagai campuran buat mandi kalau tubuh gatal-gatal bisa jadi penyelamat. Cukup campur dengan sedikit gula pasir dan beri tekanan atau gesekan, kita sudah bisa dapat api. Bubuk PK (Kalium permanganat) bertindak sebagai oksidator kuat yang menyimpan banyak oksigen, sedangkan gula adalah bahan yang mudah terbakar. Saat keduanya dicampur dan diberi tekanan atau gesekan, PK melepaskan oksigennya secara mendadak dan langsung menyambar gula. Reaksi kimia ini menghasilkan panas tinggi (eksotermik) yang cukup untuk memicu munculnya api dalam hitungan detik. Ilmu seperti ini penting banget buat seorang prepper. Stok barang di lemari pasti ada batasnya, tapi pengetahuan di kepala nggak akan habis. Kita juga bisa manfaatin minyak jelantah sisa dapur buat jadi lilin cadangan supaya rumah nggak gelap total dan tetap bisa memasak dalam kondisi sulit. Jangan cuma nunggu musibah datang baru bingung. Mulai pelajari cara-cara sederhana agar tetap bisa bertahan dan mandiri di rumah sendiri. Note: lakukan dengan hati-hati. Jaga jarak aman. Sudah cek persediaan โapiโ kamu hari ini? Sampai jumpa di Day 9 ya๐ฟ Jangan lupa save, share dan repost kalau info ini bermanfaat โบ๏ธ
Mengawetkan jus agar tahan lama tapi tidak pakai pengawet? Bisa dong! Caranya adalah dengan metode hot filling. Dimana jus kita panaskan pada suhu tertentu selama waktu tertentu dan dikemas ke dalam wadah steril. Dengan proses yang benar, beberapa jus buah bisa tahan berbulan-bulan atau bahkan lebih dari 1 tahun. Proses pemanasan ini memang dapat mempengaruhi nilai gizi ya. Tapi, hanya untuk zat atau vitamin yang sensitif terhadap panas seperti vitamin C, vitamin B1, vitamin B9, dll. Pada proses pemanasan vitamin C bisa mengalami degradasi sebesar 20-50%. Sedangkan vitamin B1 bisa hingga 25-40% dan vitamin B9 hingga 40-70%. Meskipun berkurang, vitamin-vitamin ini masih terkandung dalam jus buah yang di hot filling. Sementara untuk vitamin yang tahan panas seperti vitamin A, vitamin E, vitamin B2, serta mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, dan natrium tetap stabil selama proses pemanasan. Kalaupun terdegrasi tapi tidak banyak. Setelah melalui proses hot filling maka nutrisi ini dapat tersegel dalam kemasan vacuum dan lebih tahan lama dibandingkan dengan jus yang tidak di hot filling. Jus yang tidak di hot filling akan mengalami perubahan nutrisi dalam beberapa hari dan basi lebih cepat. Konsumsi jus segar adalah pilihan utama kita ya. Tapi, dalam situasi tertentu konsumsi jus yang sudah di hot filling ini tidak ada salahnya. Malah bisa menjadi alternatif minuman bergizi saat darurat seperti bencana dan bisa menjadi solusi saat panen berlebih daripada berakhir menjadi sampah. Tentunya ini juga lebih sehat dibandingkan minuman air gula rasa-rasa dengan tambahan pengawet, perasa dan pewarna. Buat kamu yang ingin belajar cara mengawetkan jus buah dan jamu kamu bisa komen JUS, nanti akan Uni DM detailnya ๐ค Disini kamu akan belajar mengawetkan aneka jenis jus buah seperti jus anggur, nanas, apel, semangka, lemon, jeruk, wortel, dll. Aneka jamu seperti kunyit asam, beras kencur, dll. Dan aneka puree buah ๐ฅญ๐ Jangan lupa follow untuk info lainnya ๐
Setelah beras aman di-vakum kemarin, hari ini kita fokus ke 4 bahan dasar yang punya fungsi โajaibโ saat darurat versiku: ๐ง Garam: Pengawet alami. ๐ฏ Gula: Sumber tenaga cepat. ๐ข๏ธ Minyak: Kalori tinggi & bisa jadi bahan bakar lampu. ๐พ Tepung: Karbohidrat cadangan yang paling fleksibel. Daftar belanja (untuk 4 orang): 5 Botol Minyak (1L) 2-3kg Garam (Campuran halus/kasar) 3kg Gula Pasir 3-4kg Tepung Terigu Pro-tip: Simpan di kontainer box 30L-50L supaya aman dari tikus dan semut. Simpan di tempat sejuk dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Save video ini buat panduan belanja kamu! ๐พ Komen di bawah untuk sharing Big Four versi kamu ๐ #PrepperIndonesia #KetahananPangan #SiagaBencana #EmergencyFood #FoodStorage PrepperStaples SurvivalTips
Pernah dengar pepatah Minang yang berbunyi: โAdo indak dimakan, indak ado baru dimakan?โ Banyak yang merasa khawatir melihat persiapan stok makanan beberapa hari ini. โAda apa?โ atau โApa akan ada kejadian buruk?โ Sebenarnya, jawabannya ada pada kebijakan orang tua kita dulu. Filosofi Ado indak dimakan, indak ado baru dimakan artinya: Saat ada (stok melimpah/harga stabil) jangan dihabiskan semua, tapi disimpan. Saat tidak ada (stok langka/harga naik/alam tak menentu) barulah simpanan itu dimakan. Orang Minang dahulu (khususnya) sudah akrab dengan karakter alam yang dinamis. Dari dulu, mereka belajar bahwa alam tidak selalu bersahabat. Itulah alasan kenapa rumah gadang punya Rangkiang. Mereka menjadikan alam sebagai guru. Mereka melihat bagaimana semut menyimpan makanan sebelum musim hujan, dan mereka menerapkan itu dalam hidup. Filosofi โAdo indak dimakan, indak ado baru dimakanโ lahir dari kesadaran itu. Kita menyiapkan bukan karena kita โtakutโ. Kita menyiapkan karena kita โpahamโ lingkungan kita. Persiapan jangka panjang (atau yang sering disebut prepping) adalah cara kita berdamai dengan keadaan. Saat alam sedang โberceritaโ lewat hujan lebat atau kondisi yang tidak menentu, kita tidak perlu panik. Kita sudah punya โtabunganโ di dapur. Jadi, teman-teman jangan khawatir ya. Persiapan ini justru untuk menjemput ketenangan. Dengan belajar dari alam, kita jadi tahu cara menjaga keluarga agar tetap aman.
Hari ini aku nonton lagi film Jepang judulnya Survival Family. Ceritanya bagus banget buat kita yang lagi belajar mandiri. Isinya tentang satu keluarga kota yang kebingungan saat semua listrik dan teknologi mati total. Ada satu bagian yang paling berkesan buatku. Saat keluarga Suzuki (si tokoh utama) hampir menyerah karena lapar dan haus, mereka ketemu dengan keluarga lain yang justru kelihatan tenang-tenang saja menghadapi keadaan. Ternyata rahasianya bukan hanya karena mereka punya banyak uang. Tapi, mereka juga punya Pengetahuan. Mereka tahu cara cari sumber air bersih, tahu cara cari makan di alam, dan paham teknik dasar pengawetan makanan. Mereka membuktikan kalau di saat sulit, pengetahuan itu aset yang jauh lebih berharga daripada harta benda. Sudah pernah nonton film ini? Menurut kamu gimana?
Pernah terpikir nggak gimana kalau kita harus bertahan berbulan-bulan tanpa listrik dan gas? Di saat seperti itu, api bukan cuma buat masak, tapi buat bertahan hidup. Hari ini aku melalukan simulasi kecil. Gimana kalau stok korek gas kita habis atau korek kayu kita basah kena banjir? Ternyata, bubuk PK yang biasanya ada di kotak obat-obatan sebagai campuran buat mandi kalau tubuh gatal-gatal bisa jadi penyelamat. Cukup campur dengan sedikit gula pasir dan beri tekanan atau gesekan, kita sudah bisa dapat api. Bubuk PK (Kalium permanganat) bertindak sebagai oksidator kuat yang menyimpan banyak oksigen, sedangkan gula adalah bahan yang mudah terbakar. Saat keduanya dicampur dan diberi tekanan atau gesekan, PK melepaskan oksigennya secara mendadak dan langsung menyambar gula. Reaksi kimia ini menghasilkan panas tinggi (eksotermik) yang cukup untuk memicu munculnya api dalam hitungan detik. Ilmu seperti ini penting banget buat seorang prepper. Stok barang di lemari pasti ada batasnya, tapi pengetahuan di kepala nggak akan habis. Kita juga bisa manfaatin minyak jelantah sisa dapur buat jadi lilin cadangan supaya rumah nggak gelap total dan tetap bisa memasak dalam kondisi sulit. Jangan cuma nunggu musibah datang baru bingung. Mulai pelajari cara-cara sederhana agar tetap bisa bertahan dan mandiri di rumah sendiri. Note: lakukan dengan hati-hati. Jaga jarak aman. Sudah cek persediaan โapiโ kamu hari ini? Sampai jumpa di Day 9 ya๐ฟ Jangan lupa save, share dan repost kalau info ini bermanfaat โบ๏ธ
Pernah dengar pepatah Minang yang berbunyi: โAdo indak dimakan, indak ado baru dimakan?โ Banyak yang merasa khawatir melihat persiapan stok makanan beberapa hari ini. โAda apa?โ atau โApa akan ada kejadian buruk?โ Sebenarnya, jawabannya ada pada kebijakan orang tua kita dulu. Filosofi Ado indak dimakan, indak ado baru dimakan artinya: Saat ada (stok melimpah/harga stabil) jangan dihabiskan semua, tapi disimpan. Saat tidak ada (stok langka/harga naik/alam tak menentu) barulah simpanan itu dimakan. Orang Minang dahulu (khususnya) sudah akrab dengan karakter alam yang dinamis. Dari dulu, mereka belajar bahwa alam tidak selalu bersahabat. Itulah alasan kenapa rumah gadang punya Rangkiang. Mereka menjadikan alam sebagai guru. Mereka melihat bagaimana semut menyimpan makanan sebelum musim hujan, dan mereka menerapkan itu dalam hidup. Filosofi โAdo indak dimakan, indak ado baru dimakanโ lahir dari kesadaran itu. Kita menyiapkan bukan karena kita โtakutโ. Kita menyiapkan karena kita โpahamโ lingkungan kita. Persiapan jangka panjang (atau yang sering disebut prepping) adalah cara kita berdamai dengan keadaan. Saat alam sedang โberceritaโ lewat hujan lebat atau kondisi yang tidak menentu, kita tidak perlu panik. Kita sudah punya โtabunganโ di dapur. Jadi, teman-teman jangan khawatir ya. Persiapan ini justru untuk menjemput ketenangan. Dengan belajar dari alam, kita jadi tahu cara menjaga keluarga agar tetap aman.
Setelah mengamankan air dan bahan dasar, hari ini langkah kita berlanjut pada penyediaan protein. Dalam situasi yang tidak menentu, tubuh dan pikiran akan bekerja lebih keras dari biasanya. Kita membutuhkan asupan yang sanggup menjaga metabolisme dan otot tetap kuat. Hari ini, aku menyiapkan protein darurat. Makanan kaleng yang bisa tahan lama dan tidak membutuhkan penyimpanan dalam kulkas. Pertanyaannya mengapa tidak melakukan canning sendiri? Meski aku memahami teknik pengalengan manual (canning), aku harus tetap realistis โบ๏ธAda kalanya waktu tidak berpihak pada kita, dan stok pabrikan yang teruji adalah pilihan paling masuk akal bagiku untuk saat ini Daftar Hari Ini (untuk 4 orang): 5 Kaleng Sarden (Di video ada lebihan karena stock lama) 3 Kaleng Tuna 2 Kaleng Kornet Pastikan kemasannya sempurna, tanpa penyok atau karat. Lanjut Day 5 besok? Kita akan bicara tentang Penjaga Rasa. ๐ง #PrepperIndonesia #Day4Prepper #KetahananPangan #ProteinDarurat
Tanpa makanan kita tahan berminggu-minggu. Tanpa air, hanya hitungan hari. Hari ini kita fokus mengamankan hidrasi dasar. Rumus Minimal: 3 Liter x 4 Orang x 3 Hari = 36 Liter. Kenapa Penting? Fisik: Menjaga organ tetap berfungsi saat stres tinggi. Mental: Hidrasi cukup = Pikiran tetap jernih/tidak panik. Masak: Bahan The Big Four (tepung/beras) butuh air untuk diolah. Tips Penyimpanan: Gunakan wadah food grade. Kalau kami pilih air mineral kemasan. Simpan di area gelap (mencegah lumut). Jangan taruh langsung di atas lantai semen (alasi kayu/plastik). Selain untuk hidrasi/ minum, kita juga perlu air untuk hygiene atau sanitasi dasar. Total keseluruhan minimalnya adalah 15 liter/ orang/ hari. Untuk kebutuhan sanitasi kita bisa mulai dari memanen dan menampung hujan. Sudah amankan stok airmu hari ini? #PrepperIndonesia #StokAir #SiagaBencana #WaterStorage
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.