Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
The Conversation Indonesia Instagram Profile
conversationidn

The Conversation Indonesia

conversationidn

badge Mid-tier | Mass Pool
follower
Total Followers 73.5k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Mid-tier badge Mid-tier | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

0.55% average Engagement rate
406 Avg. likes per post
5 Avg. comments per post
4.6k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

8.10% 6.48% 4.86% 3.24% 1.62% 0.00%
2026-04-12
2026-04-13
2026-04-13
2026-04-14
2026-04-14
2026-04-15
2026-04-15
2026-04-16
2026-04-16
2026-04-16

Engagement Rate For Top 10 Posts

12.38% 9.90% 7.43% 4.95% 2.48% 0.00%
2025-07-03
2025-07-24
2025-08-03
2025-08-15
2025-09-15
2025-09-25
2025-11-07
2026-01-30
2026-02-16
2026-02-19
Date Posted
Content

*Ralat: Penulisan sitasi yang benar pada slide 4 untuk โ€œDiplomasi Indonesia Belum Bebas dari Ibuisme Negaraโ€ adalah Fitri Hariana Oktaviani dkk. ___ Makin banyak perempuan di sebuah institusi โ‰„ ketimpangan gender ๐Ÿ’” Ideologi ibuisme yang lahir dari era Orde Baru, masih dipelihara sampai sekarang. Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari hingga PKK masih terus berjalan dengan dalih mendukung kinerja suami. Tapi, praktik ini nyatanya masuk ke dalam kekerasan simbolis, di mana ketimpangan seolah dianggap โ€œwajarโ€ dan jadi rutinitas kantor. Psst, menurut riset, istri diplomat yang tidak ikut organisasi Dharma Wanita kena intimidasi dan sanksi sosial ๐Ÿ‘€ Menurutmu, apa yang harus dilakukan institusi untuk menghapus budaya ini?

28.01% Engagement Rate
20.2k 340
Content

Rajin salat, tubuh sehat! โœจ Jika dilakukan dengan koordinasi tubuh dan pikiran yang selaras, gerakan salat dapat diadaptasi sebagai bentuk latihan baru yang berpotensi mendukung kesehatan fisik dan mental. Tonton #AskTheExpert selengkapnya di Youtube The Conversation Indonesia.

20.7% Engagement Rate
15.2k 2
Content

HEEY, 4NT3K-4NT3K 4S!NG โœŠโ€ผ๏ธ Gimana kalau narasi ini ternyata mirip sama teori โ€˜otheringโ€™ yang ada di buku โ€˜Mein Kampfโ€™-nya Adolf Hitler? Presiden Prabowo, suka banget menggunakan narasi ini โ€“ lengkap dengan embel-embel โ€˜cinta tanah airโ€™. Label ini biasanya ia pakai untuk menyasar suara-suara kritis dari media atau aktivis. Ini yang namanya propaganda. Sekilas kayak enggak bahaya. Tapi propaganda โ€“ merujuk yang terjadi di Jerman โ€“ bisa jadi sumber nasionalisme sempit yang meruntuhkan demokrasi. Baca artikel selengkapnya di link.in bio.

12.38% Engagement Rate
8.9k 131
Content

Kalau guru di Sekolah Garuda akan diberi rumah mewah, guru di pelosok desa dikasih apa ๐Ÿ™‚ Wacana Presiden Prabowo membangun Sekolah Garuda untuk tahun ajaran 2026/2027 menuai kontroversi karena iming-iming rumah bagi guru dan tendik yang mendaftar. Bagaimana tidak, di saat nasib guru terabaikanโ€”apalagi di daerah 3Tโ€”rumah 60m2 dan 120m2 jelas menggambarkan ketimpangan kesejahteraan. Belum lagi, syaratnya harus guru berprestasi. Kalau guru berprestasi pergi ke Sekolah Garuda, bagaimana nasib sekolah yang ditinggalkan? Setuju sama kebijakan ini?

11.33% Engagement Rate
7.8k 447
Content

Dana kesehatan desa dialihkan untuk pengelolaan Koperasi Merah Putih, apa aja yang dikorbankan? Banyakkk๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป Koperasi Merah Putih menyedot Rp34,57 triliun dana kas daerah. Akibatnya, sekitar Rp200 - 300 juta dana desa tidak dapat digunakan, termasuk untuk kebutuhan kesehatan prioritas. Misalnya, untuk membiayai program posyandu, kader kesehatan, hingga deteksi dini penyakit yang sangat bergantung pada dana kesehatan desa. Selain menyalahi aturan, kebijakan ini jelas merugikan masyarakat lokal. Coba komen yang daerahnya udah dibangun Koperasi Merah Putih? Baca artikelnya di website kami.

8.5% Engagement Rate
5.9k 316
Content

Grup chat mahasiswa Fakultas Hukum UI (FHUI) bocor di X dan isinya cukup ironis: objektifikasi dan melecehkan perempuan. ๐Ÿคฆ Kelakuan kayak gini bukan cuma kebetulan. Sebuah riset ilmiah menunjukkan, kalau grup obrolan yang isinya laki-laki semuaโ€”dan enggak ada yang berani saling negurโ€”otomatis bakal jadi tempat latihan rape culture (budaya yang mewajarkan kekerasan seksual). Dan ini terbukti di kasus viralnya grup chat FHUI.

8.1% Engagement Rate
5.9k 51
Content

Selain bertanggung jawab atas urusan domestik di rumah, perempuan yang berprofesi sebagai dosen juga masih terbebani beban domestik di kampus ๐Ÿฅฒ, kok bisa? Di beberapa kampus, pekerjaan โ€˜tak terlihatโ€™ seperti administrasi dan panitia logistik, sering tak masuk indikator kinerja. Alias, tidak dihitung, tidak dibayar, tapi tetap harus diselesaikan. Alhasil, banyak yang dikorbankan seperti: waktu untuk riset, publikasi, hingga kesempatan naik jabatan. Ini adalah soal bagaimana sistem kerja di kampus sering kali membebani dosen perempuan. Selama kerja tambahan dianggap โ€œwajarโ€ dan โ€œbagian dari pengabdianโ€, maka ketimpangan ini akan terus terlanggengkan.. *Konten ini diolah dari beberapa artikel

6.73% Engagement Rate
4.8k 59
Content

Dana kesehatan desa dialihkan untuk pengelolaan Koperasi Merah Putih, apa aja yang dikorbankan? Banyakkk๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป Koperasi Merah Putih menyedot Rp34,57 triliun dana kas daerah. Akibatnya, sekitar Rp200 - 300 juta dana desa tidak dapat digunakan, termasuk untuk kebutuhan kesehatan prioritas. Misalnya, untuk membiayai program posyandu, kader kesehatan, hingga deteksi dini penyakit yang sangat bergantung pada dana kesehatan desa. Selain menyalahi aturan, kebijakan ini jelas merugikan masyarakat lokal. Coba komen yang daerahnya udah dibangun Koperasi Merah Putih? Baca artikelnya di website kami.

8.5% Engagement Rate
5.9k 316
Content

Hasil laporan Status Deforestasi Indonesia 2025 yang dirilis Auriga Nusantara menunjukkan angka deforestasi di Indonesia melonjak sepanjang 2025. Luas kehilangan hutan Indonesia pada 2025 tercatat mencapai 433.751 hektare, meningkat 66% atau 166% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang seluas 261.575 hektare. Hasil analisis menunjukkan deforestasi pada 2025 terjadi di semua pulau. Adapun deforestasi terluas terjadi di Kalimantan hingga mencapai 158.283 hektare, disusul Sumatera 144.150. Lonjakan deforestasi terluas (60.337 ha) terjadi di Tanah Papua, dari semula 17.341 pada 2024 menjadi 77.678 hektare pada 2025. Sementara peningkatan deforestasi terbesar (440%) terjadi di Jawa dari 411 pada 2024 menjadi 2.221 pada 2025. Deforestasi yang terus meluas ini berisiko memperparah dampak cuaca ekstrem seperti El Niรฑo. Beberapa model global memprediksi El Niรฑo akan mulai terjadi sejak April 2026. Berdasarkan analisis BRIN, El Niรฑo yang akan datang merupakan variasi kuat (Godzilla) yang bisa menyebabkan musim kemarau bisa jadi lebih panjang dan lebih kering. Kombinasi El Niรฑo dengan deforestasi bisa meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, karena saat hutan sudah terbuka (semakin gundul), lahan jadi lebih mudah mengering, panas, dan rawan terbakar. Gelombang panas dan kekeringan pun terasa lebih ekstrem. Akhirnya menciptakan siklus setan: musim kering + El Niรฑo โ†’ kebakaran hutan dan lahan โ†’ lebih banyak hutan gundul. Oleh karenanya, pemerintah harus segera bersiap melakukan langkah mitigasi. Konten ini diolah dari berbagai sumber, termasuk laporan Auriga Nusantara, BMKG, dan BRIN.

8.48% Engagement Rate
5.8k 400
Content

Laki-laki yang merasa ekonominya hancur, cenderung pergi ninggalin pasangannya karena apa? YAK! Sistem patriarki ๐Ÿ’ข Sistem patriarki yang menuntut laki-laki wajib jadi โ€œtulang punggungโ€ alias provider ternyata memberikan beban yang sangat berat dan diam-diam bisa menghancurkan mental. Kenapa bisa gitu? Karena saat gagal memenuhi ekspektasi finansial, laki-laki rentan merasa kehilangan harga diri dan status sosialnya di masyarakat. Ditambah lagi, dari kecil laki-laki sering dididik untuk menekan emosi dan dilarang terlihat lemah, pantang meminta tolong. Ujung-ujungnya, mereka stres sendirian, rentan kena depresi, dan memilih skenario โ€œkaburโ€ dari hubungan. Kamu setuju enggak?

7.24% Engagement Rate
5.1k 133

Followers

Followers distribution

51.88% Male
48.13% Female

Followers location

Indonesia 87.60%
Australia 3.73%
United States 1.47%
Japan 1.07%
France 0.80%
South Korea 0.67%
United Kingdom 0.67%
Jakarta 22.7%
Yogyakarta 7.3%
Bandung 6.7%
Malang 3.7%
Makassar 3.6%
Surabaya 3.6%
Semarang 2.7%
Melbourne 1.9%
Depok 1.6%
Denpasar 1.3%
Padang 1.2%
Surakarta 1.1%
Bogor 1.1%
Bekasi 0.9%
Samarinda 0.7%
Medan 0.7%
Jember 0.5%
Paris 0.5%
Tangerang 0.5%
Tokyo 0.5%
Brisbane 0.5%

Followers demographics

51.37% 23.75% 16.81% 4.03% 3.90% 0.14%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)
65-
(65-)

Follower types

34.03% mass_followers
8.77% suspicious
10.68% influencers
46.52% real


KOL that follows @conversationidn

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

73.5K 72K 70.4K 68.9K 67.3K
2025-10 2025-11 2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2025-10 2025-11 2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#conversationcorner #asktheexpert #theconversationindonesia #tcidauthorawards #sainssatumenit #karbonbiru #senibertahanhidup #aseanyouth #internationalwomensday #aygc2026 #southeastasia #plasticpollution #akuwikipedia #womeninstem #ekonomibiru #sciencecommunication #oceanimpactsummit #kaburajadulu #oceanclimatedialogue2026

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@conversationidn @prabowo @bacabareng_sbc @_ryanrn @policyresearch_id @serikatpekerjakampus @universitas_paramadina @hendipratama @heyangty @pulitzercenter @denny_caknan @mikabowoleksono @mintadisundut @sipalinghi_media @hayuhamemayu @itb1920 @ditjenpkrl @intrelationsuii @dian_noeswantari @magdaleneid @joehudiyana @partisipasimuda @rizkimuazam @iurachman @yanuarnugroho @hadzafadhli @ello_adtys @undip_official @tafridj @trend_asia


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.