ddanastri
Postingan sebelum ini, ternyata bikin banyak orang gempar. Terlihat baik2 saja, sibuk sendiri, asyik sendiri, dan.... Boom! Bikin foto latar biru. Tenang. Kami begini pun ada prosesnya kok. Ga ada yg tiba2. Setelah putus sama mantan yg dulu. Saya asyik sendiri, kerja, ngerjain tesis S2, bootcamp ini itu dan main sama temen-temen yg udah ada aja. Kemudian, pandemi rupanya membuat si Introvert ini butuh tambahan kenalan baru. Bosen. Terunduhlah, dating apps yg mewajibkan cewek nyapa duluan ketika match: Bumble! Singkatnya, ketemu sama abang ini. Gara2 di profilenya ada kucing lucu. Ngobrol awal ya cuma yg bener2 segitu aja yg di slide 2 ini. Ngobrol 1 2 line di November 2020, lalu ngilang. Ya saya juga gengsi nyapa lagi. Tapi kemudian sebulan kemudian saya disapa lagi di Desember 2020, ketemuan, dan obrolan pun berlanjut sampai hari ini. Ada yang saya anggap lucu2 gemes. Si abang curhat, pingin resign, nyari posisi baru. Trus nanya "Kalo sama kamu ada lowongan ga?". Lalu kujawab: "Udah penuh sih... Yg vacant cuma jadi pasangan hidupku. Gimana? Kirim cv aja kalo minat ya!". Hasilnya bisa dilihat di slide 3. Dia beneran kirim CV tapi ga jelas posisi apa yg diminta :)) Kami cuma berteman dekat. Ga pake pacaran. Tapi ya saya baper juga... Mana tahun 2022 saya udah 29 tahun, pacar belum ada, tapi hati nggak sanggup ngelepas yg ini. Akhirnya istikharah dikombinasi shalat hajat di JUNI-JULI 2022 selama beberapa malam. Alhamdulillah pun jawabannya sesuai, dan tunangan lah di November 2022. Perjalanan percintaan kami berdua ini ga semudah apa yg kami ceritakan. Hubungan kami mudah. Tapi itu semua hasil tempaan hubungan yg sudah-sudah. Bismillahirahmanirrahim... Per hari ini, saya publish siapa orang baik yang jadi pasangan saya. Sekarang... Kami mohon doa dan restunya. Insyaallah nanti ada siaran langsungnya. Semua boleh jadi saksi. Salam hore, D&Q. #30hbc2318 #30haribercerita #30hbc23screenshot
11 years ago, I whispered to myself that I wanted to be here again with someone special. I want to go here and there, eat this and that if I have another chance. Finally, I came here again with my wife, but Sapa has changed a lot. It's getting busier and many tall buildings have been built over the past decade. Nevertheless, it was still fun to spend time walking together for thousands step a day in the cold and fog. Because of its simplicity, you might see Sapa as an ordinary town. But this city remains one of my favorites.
Begron biru, alhamdulillah... Tuk dipakai di buku nikah... Tak punya pun, ya bikin dulu... Biar mudah daftar nikahnya (oh, ya?) #yousingyoulose :)) Mengejar pendidikan tinggi, sudah cukup. Walau pun, kalau nambah lagi juga bisa aja. Nyebrang separuh bumi untuk kompetisi dan kejar mimpi, sudah cukup juga, walau jika dilanjutin lagi pun hayuk. Yang belum adalah melakukan semua itu, tapi dengan partner. Nggak sendirian. Ada partner diskusi. Teman bercanda. Sahabat yang saling berbagi cerita2 random hasil pandangan mata sehari2. Dan tentu saja, a shoulder to cry on. Jadi begini rasanya. Berhenti sesaat untuk lari lebih kencang lagi. Tapi berdua. Estafet. Menuju tujuan yg sama. Menerjang variabel2 hidup yg makin beragam. Emang dulu ga pernah? Ya pernah… cuma yg kali ini kami punya status yg upgrade sikit, dan otw bikin janji magis kepada Tuhan Yang Maha Esa. Konon Tuhan lebih suka yang begitu. Sudah tinggal menghitung hari. Hari yang insyaallah adalah hari di mana berjuta malaikat turun ke bumi. Ngapain? Ikutan kondangan makan kambing guling? Nggak dong. Ikutan mendoakan, mengaminkan, dan mengiringi perjalanan awal menuju SaMaWa. Konon jalannya terjal dan penuh halang melintang, tapi hadiahnya hmmmm segar, manis, ranum dan berair. Ihiy! Aamiinn! Nanti klen semua kubagi pokoknya! Doakan lancar ya netizen Instagramku 🙈 #30hbc2315 #30haribercerita
Sal Priadi ini memang udah jadi incaran untuk ditonton kalau dia bikin konser, kalau kata Nadin sih ini orang emang di atas abstrak, tapi gua setuju. Makanya ngebet pengen nonton, pasti akan ada yang gak biasa nih. Jarang sekali kayanya kalau nonton musik megang hape buat merekam lebih dari setengah menit, tapi yang ini pengecualian. Dari luar saja sudah keliatan banget area konser penuh sisa confetti dan sampah balon, katanya konsepnya "seperti selesai acara". Belum mulai, penonton didengarkan dialog-dialog suara yang kalau didengar akan jadi cerita dari lagu-lagu yang akan dibawain. Gila ini keren banget! Semua Lagu Cinta jadi pembuka, wah langsung kata-kata kasar gua keluar, bagus banget cok! Selama konser pun banyak sekali drama teatrikal yang jadi cerita ke lagu selanjutnya. Gua akuin Sal ini bukan cuma penyanyi, tapi dia memang artist. Idenya emang gak main-main, sampai liat-liatan sama Dhiaz "wah gila ini orang kepalanya..". Bikin showcase gak cuma asal nyanyi tapi ramai aktivasi yang interaktif mulai dari radio FUFUFU, curhat telepon, sampai gandengan tangan pas lagu pamungkas Gala Bunga Matahari sukses bikin banjir satu area konser. Gak ragu buat bilang showcase Sal Priadi Markers and Such Pens Flashdisks adalah salah satu acara musik terbaik yang pernah gua tonton! Congrats @salpriadi untuk showcase Jakarta, bagus banget! NGET!
Tahun 2019-2021 adalah masanya gue mikirin growth. Masanya gue ngejar apa pernah ketinggalan. Seperti kuliah, misalnya. Dulu gue baru kuliah di usia 22. Ketika yg seusia gue udah mulai kerja, gue baru off kerja dan mulai kuliah. Lalu 2019-2021, gue kebut S2. Kenapa S2? Alasannya tidak sederhana kayak rumah makan Padang. Pasca lulus S1 waktu itu gue ga pede sama sekali dengan ilmu yg gue punya walau gue cumlaude dengan berbagai bekal pengalaman yg buanyak banget. Gue tetep menerima tatapan2 orang yang mengecilkan gue. Gue ga suka digituin. Berhubung dapat support mental dan finansial dari berbagai pihak untuk lanjut S2, dan gue yg juga menilai bahwa S2 bisa boosting up my confidence to work, make money, and build up my relationships with anyone, maka lanjutlah S2. Aaanndd... I was right :) Tatapan2 merendahkan itu belum hilang. Tapi kaki gue lebih kuat dalam melangkah. Lebih pede bawa badan. Tatapan mata sudah bisa lurus ke depan. Ga tunduk lagi. Tahun 2019, gue udah pede ngebangun bisnis gue sendiri. Walau masih skala kecil dan "cuma" bikin jamu tradisional, api optimis di dalam dada dan kepala, masih nyala dengan stabil. Sekarang 2022, masuk tahun ke 3 ini, perjalanan karir dan bisnis yg gue bangun, harus semakin kokoh dan membesar dengan sangat baik. Kepada semua yg kenal sama gue... Mohon doa dan supportnya yaa :')
11 years ago, I whispered to myself that I wanted to be here again with someone special. I want to go here and there, eat this and that if I have another chance. Finally, I came here again with my wife, but Sapa has changed a lot. It's getting busier and many tall buildings have been built over the past decade. Nevertheless, it was still fun to spend time walking together for thousands step a day in the cold and fog. Because of its simplicity, you might see Sapa as an ordinary town. But this city remains one of my favorites.
Siapa bilang kerjaan seru harus ke kantor setiap hari?😎✨️ Intip keseruan kak @ddanastri as Virtual Assistant, yuk! 💻🌏 Buat kamu yang mau switch career jadi Virtual Assistant, tonton sampe abis! 🎥ini bisa banget jadi inspirasi kamu..💡💼 Ketik "Mau" di komen, kita ngobrol.. Siapa tau kamu bisa jadi VA berikutnya💬🚀 #VirtualAssistant #RemoteWorkLife #WorkFromHome #BitreCommunity #vaindonesia #BitreLearning
Sal Priadi ini memang udah jadi incaran untuk ditonton kalau dia bikin konser, kalau kata Nadin sih ini orang emang di atas abstrak, tapi gua setuju. Makanya ngebet pengen nonton, pasti akan ada yang gak biasa nih. Jarang sekali kayanya kalau nonton musik megang hape buat merekam lebih dari setengah menit, tapi yang ini pengecualian. Dari luar saja sudah keliatan banget area konser penuh sisa confetti dan sampah balon, katanya konsepnya "seperti selesai acara". Belum mulai, penonton didengarkan dialog-dialog suara yang kalau didengar akan jadi cerita dari lagu-lagu yang akan dibawain. Gila ini keren banget! Semua Lagu Cinta jadi pembuka, wah langsung kata-kata kasar gua keluar, bagus banget cok! Selama konser pun banyak sekali drama teatrikal yang jadi cerita ke lagu selanjutnya. Gua akuin Sal ini bukan cuma penyanyi, tapi dia memang artist. Idenya emang gak main-main, sampai liat-liatan sama Dhiaz "wah gila ini orang kepalanya..". Bikin showcase gak cuma asal nyanyi tapi ramai aktivasi yang interaktif mulai dari radio FUFUFU, curhat telepon, sampai gandengan tangan pas lagu pamungkas Gala Bunga Matahari sukses bikin banjir satu area konser. Gak ragu buat bilang showcase Sal Priadi Markers and Such Pens Flashdisks adalah salah satu acara musik terbaik yang pernah gua tonton! Congrats @salpriadi untuk showcase Jakarta, bagus banget! NGET!
Karena kita sporty banget, kaya ada yang kurang gitu rasanya kalau tidak olahraga! Maka dari itu kita main-main ke @superparksg. Walau di Indonesia udah ada, tapi yang di SG ini ada batting cagenya, hehe. Selain banyak permainan menyenangkan, staff-staffnya juga asik asik kaya temen sendiri. Ngajarin trik, ngelucu juga, ah udah kaya dapet kenalan teman baru lah pokoknya! Overall puas main ke sini, kalau ada kesempatan sih gak nolak buat balik lagi 🤟🏻
Make up wedding nih, make up wedding~~ Reels ini adalah appreciation post untuk kak @fyajasmine_mua! Pertemuanku dengan Kak Fya itu prosesnya ajaib. Waktu itu, MUA yg biasa menangani wajahku, rupanya di-hijack dengan sengaja oleh seorang kerabat, persis untuk tanggal acara pertunanganku dan untuk hari pernikahanku. Parah emang. Cari-cari di Instagram sambil nangis sesegukan dan mencoba pasrah, akhirnya ketemulah sama IGnya kak Fya. Ketemu juga kok IG MUA-MUA lain, tapi jempolku balik lagi ke IGnya kak Fya. Mungkin ada sekitar 5-6x bolak balik IG kak Fya yg kubuka. Akhirnya malam itu juga aku Whatsapp kak Fya dan book ajalah buat Lamaran dan Wedding. Kak Fya sempet ngingetin: "Mau coba dulu sama Makeupku di lamaran, kalo kamu suka, baru kita omongin pas wedding gimana" Hari H lamaran, dandan belum selesai, kubilang sama kak Fya: "Dahlah kak. Wedding sama kak Fya aja!" Aku bilang sama kak Fya, kalau aku ga suka make up yg "samar2". Aku suka bold. Medhok. Karena buatku, kalo ga DHUARR artinya belum dandan. Ngapain repot2 dandan kalo mukanya ga "berubah". Akhirnya... Ga cuma pas wedding, pas lamaran pun aku manglingi banyak orang WKWKWKWK! :"))) Trus, ternyata rumah kami deketan. Trus sempat 1 almamater walau beda angkatan. Trus juga kenal sama beberapa kerabat/temanku. Trus aku kayak.... HAH. MENGAPA DUNIAKU HANYA SELUAS DAUN KELOR?! Ada lagi... H-3 wedding, tiba2 kepingin dibikinin alis menjangan khas Paes Ageng Jogja sama kak Fya. Deg2an kalo kak Fya ga bisa kan?! Yaudah kita whatsapp kak Fya dong buat makesure.. LAH TERNYATA DIA ABIS BELAJAR BIKIN ALIS MENJANGAN. Trus kak Fya entah bisa telepati, atau emang nyetrum sama aku, pokoknya kak Fya kayak bisa paham gitu pas dia nanya "Mau makeup kayak apa?", kujawab "Terserah kak Fya". Sayang banget aku sama kak Fya! 😭😭💕 Saat hari-H wedding pun, kak Fya juga dandanin suami aku, biar suami aku tampak segar, seperti habis mandi betulan, biar kami sama cakepnya, biar ga njomplang. Hmmm... Apa lagi ya..... Ah gitu lah. Pokoknya luv💕💕 MUA: @fyajasmine_mua Paes: @marthawidyawati Photos: @kanagrafi #muajakarta #paesagengjogja #paesageng #makeuplamaran #makeupwedding #muawedding
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.