detik_jatim
Fenomena embun upas atau embun beku mulai terlihat di kawasan Gunung Bromo pada Senin (8/6). Hamparan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga lautan pasir setelah suhu dini hari turun di bawah 5 derajat Celsius. Embun upas biasanya muncul pada Juni hingga Agustus saat musim kemarau. Fenomena ini terjadi ketika embun yang terbentuk pada malam hari membeku karena suhu udara yang sangat dingin. Menurut pemandu wisata Bromo, Bambang, banyak wisatawan sengaja datang sebelum matahari terbit karena lapisan es akan cepat mencair begitu cuaca mulai hangat. Fenomena tahunan ini selalu jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat Bromo dengan suasana berbeda. Kalau mau berburu embun upas, datanglah sebelum matahari terbit dan jangan lupa pakai jaket tebal yaaa karena udaranya bisa dingin banget! โ๏ธ๐๏ธ #detikjatim
Ratusan massa melakukan aksi di depan Gedung Negara Grahadi sejak sekitar pukul 16.20 WIB. Massa aksi sempat melempari aparat yang bersiaga di dalam area Grahadi. Letusan kembang api juga terdengar selama aksi. Sejumlah massa aksi yang diduga bikin ricuh sudah ditangkap. Dua di antaranya perempuan. Selain massa juga ada kendaraan yang diamankan. Salah satunya motor Mio warna merah. Polisi menyebut pendemo yang diamankan diduga terlibat aksi pelemparan dan upaya perusakan di depan Gedung Negara Grahadi. Saat ini, massa aksi telah dipukul mundur oleh polisi. Jalan Gubernur Suryo sudah dibuka kembali. Meski demikian anggota kepolisian masih melakukan sweeping ke arah Panglima Sudirman dan Yos Sudarso. #detikjatim
Petugas gabungan menggelar razia di sembilan tempat hiburan malam di Surabaya pada Sabtu (20/6) malam hingga Minggu (21/6) dini hari. Razia ini menargetkan anggota TNI dan Polri yang diduga melanggar aturan dinas di tempat hiburan malam, bukan masyarakat umum. Sembilan titik itu antara lain BV Luxury Bar & KTF, Alexza Club & KTF, Suka-Suka, Shamrock Kitchen & Bar, Mantis Bar & Lounge, Galaxy Poll & Karaoke, Roots Cafe & Bar, Camden Bar, hingga Shelter Surabaya. Danpom Kodaeral V Kolonel Laut (PM) Thomas Alexander menyebut operasi ini rutin digelar untuk menekan pelanggaran prajurit melalui pemeriksaan identitas ketat dan penindakan tegas. "Terutama oknum personel yang melakukan (berkunjung tempat hiburan malam) di saat jam kerja, terutama kegiatan yang bisa berakibat merusak citra TNI." ujar Kadis Lidpam Kodaeral V Letkol Laut (PM) Prasetyo. Sebanyak puluhan orang diperiksa petugas dalam razia tersebut. Dari hasil pemeriksaan, 21 orang diamankan karena terbukti melanggar. Di antaranya 5 oknum TNI AD, 3 oknum TNI AL, dan 6 oknum Polri. Selain itu, petugas juga mengamankan 1 anak di bawah umur serta 6 orang warga yang tidak dapat menunjukkan identitas. #detikjatim
Yakuza Maneges melaporkan dugaan pelecehan seksual terhadap santri di sebuah ponpes di Bululawang ke Polres Malang pada Sabtu (13/6). Laporan itu ditujukan kepada pimpinan ponpes, TJT. "Korban ini rata-rata santri dan di bawah umur. Kebetulan korban ini sudah ada beberapa yang keluar, tidak lagi menjadi santri. Kami juga menemukan ada yang saat ini masih aktif menjadi santri dan rata-rata di bawah umur." beber Tim Kuasa Hukum Yakuza Maneges, M Zakki. Pelaku diduga sudah melakukan dugaan pencabulan selama sekitar 20 tahun. "Ada perbuatan yang bahasanya itu disetubuhi, tapi 20 tahun yang lalu. Jadi perkara di lembaga ini dari pengasuh ini sudah melakukan dari 25 tahun yang lalu." ungkap Zakki. Hingga kini, sedikitnya empat korban mengaku menjadi korban pelecehan oleh terduga pelaku. "Yang sekarang kami bawa sebagai korban mengaku telah dilecehkan, misalnya diraba, atau disuruh melakukan perbuatan mesum demi kepuasan pelaku." tutur Zaki. Meski demikian, tim kuasa hukum Yakuza Maneges menegaskan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak melaporkan orang tanpa dasar. Pihaknya menyebut laporan itu telah didukung bukti yang dinilai cukup sesuai ketentuan UU TPKS. #detikjatim
Jawa Timur memiliki jalur patahan aktif Sesar Kendeng yang pernah memicu sejumlah gempa merusak di masa lalu. Secara administratif, jalur Sesar Kendeng membentang sekitar 300 kilometer dari Semarang hingga Jawa Timur dan terbagi dalam enam segmen utama. Jalurnya melintasi wilayah Salatiga, Grobogan, Blora, Madiun, Nganjuk, Jombang, Bojonegoro, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Surabaya. Kepala BMKG Geofisika Malang Ricko Kardoso mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dengan memahami langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa. Ia juga menegaskan hingga kini belum ada teknologi yang mampu memprediksi secara pasti waktu, lokasi, maupun kekuatan gempa sebelum terjadi. -- Catatan: Mohon maaf, terdapat kesalahan pada foto di slide 2. Foto yang tertera merupakan Stasiun Klimatologi Malang, bukan Stasiun Geofisika Malang. #detikjatim
Berdasarkan penelusuran detikJatim, kejadian itu terjadi di Dusun Pandean, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/6/2026) pukul 15.20 WIB. Warga menyebut, modus pelaku menanyakan alamat. "Orangnya tanya alamat. Kemudian merampas handphone," kata Keisa, salah satu warga, Senin (29/6/2026). Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha membenarkan aksi penjambretan anak tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan. "Kami masih melakukan penyelidikan. Kami akan optimalkan mengungkap (mengungkap kasus ini)," terangnya. Baca berita selengkapnya hanya di detik.com! Video: Muhajir Arifin Creator: Putri #detikcom #pencopetan #pencurianhandphone #modustanyaalamat
Seorang pria berjaket Shopee Food diduga merampas handphone milik seorang anak perempuan di Dusun Pandean, Kejapanan, Gempol, Pasuruan pada Sabtu (28/6) pukul 15.20 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang mengendarai motor matik hitam berhenti dan berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Saat korban lengah karena menunjukkan arah, pelaku langsung merampas handphone lalu melarikan diri menggunakan motornya. Sejumlah orang yang mendengar teriakan histeris korban langsung menuju lokasi. Satu perempuan tampak menggeber motor lalu mengejar pria perampas handphone. Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha membenarkan aksi penjambretan anak tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan. "Kami akan optimalkan mengungkap (mengungkap kasus ini)." terangnya. #detikjatim
Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, viral di media sosial. Video tersebut memicu kemarahan warganet setelah memperlihatkan seorang konsumen diduga melakukan tindakan kasar terhadap petugas perempuan saat proses pengisian bahan bakar. Peristiwa yang terjadi di SPBU Jalan Raya Talok, Kecamatan Turen, pada Kamis (25/6/2026) malam itu diduga bermula dari persoalan barcode pembelian BBM. Insiden tersebut kini telah ditangani aparat kepolisian setelah laporan masyarakat masuk ke Polres Malang. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang petugas SPBU perempuan terlibat adu mulut dengan seorang konsumen yang datang menggunakan mobil Suzuki Carry berwarna hijau. Situasi kemudian memanas hingga memicu dugaan tindakan penganiayaan. Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat hendak melakukan pengisian BBM, konsumen diketahui menunjukkan dua barcode kepada petugas. Salah satu barcode yang diperlihatkan disebut tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan yang digunakan. Kondisi tersebut membuat petugas SPBU menolak barcode tersebut dan meminta konsumen menunjukkan kode QR yang sesuai dengan identitas kendaraan. Setelah barcode yang sesuai ditunjukkan, proses pengisian bahan bakar akhirnya dilakukan. Namun, saat pengisian berlangsung, kapasitas tangki kendaraan diketahui telah penuh sebelum nominal pembelian yang diinginkan tercapai. Polisi menyebut peristiwa tersebut berakhir dengan perdamaian. Kasi Humas Polres Malang AKP Budiono mengatakan, Polsek Turen sudah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan atas dugaan adanya kekerasan terhadap petugas SPBU tersebut. "Sudah dilakukan penanganan oleh Polsek Turen," kata Budiono saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026). Baca artikel detikjatim, selengkapnya pada link di atas! Video: Malang Raya Info Creator: Prastiwi #detikcom #malang #spbu #viral
Ratusan massa melakukan aksi di depan Gedung Negara Grahadi sejak sekitar pukul 16.20 WIB. Massa aksi sempat melempari aparat yang bersiaga di dalam area Grahadi. Letusan kembang api juga terdengar selama aksi. Sejumlah massa aksi yang diduga bikin ricuh sudah ditangkap. Dua di antaranya perempuan. Selain massa juga ada kendaraan yang diamankan. Salah satunya motor Mio warna merah. Polisi menyebut pendemo yang diamankan diduga terlibat aksi pelemparan dan upaya perusakan di depan Gedung Negara Grahadi. Saat ini, massa aksi telah dipukul mundur oleh polisi. Jalan Gubernur Suryo sudah dibuka kembali. Meski demikian anggota kepolisian masih melakukan sweeping ke arah Panglima Sudirman dan Yos Sudarso. #detikjatim
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo pada Rabu (24/6). Pengamanan ketat dilakukan di kantor Bea Cukai Juanda dengan personel Brimob berjaga di pintu utama dan sejumlah akses keluar-masuk lainnya. Berdasarkan informasi di lokasi, pengamanan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan penggeledahan masih berlangsung hingga siang hari. Sejumlah petugas Kortastipidkor terlihat keluar-masuk area perkantoran, namun belum ada keterangan resmi terkait materi maupun tujuan penggeledahan. Hingga kini, perkara yang menjadi dasar penggeledahan juga belum diketahui. Kabag Ops Kortastipidkor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi mengatakan bahwa detil perkara akan segera dirilis. "Nanti kami akan konferensi pers pukul 14.00 WIB terkait penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda." kata Yusuf. #detikjatim
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.