dr.deamaulidia
Banyak yang bilang menyusui itu fase paling berat. Dan mungkinโฆ itu benar untuk sebagian ibu. Bukan karena hamil atau melahirkan lebih ringan, tapi karena menyusui itu perjuangan yang panjang, dan sering dilakukan tanpa tepuk tangan. Kalau kamu sedang menyusui dan merasa: โKenapa aku capek banget ya?โ Tolong tahu satu hal: kamu tidak berlebihan. Kamu manusia. Dan kamu sedang melakukan hal besar, dalam senyap. ๐ค Untuk semua ibu menyusui, aku dengar kamu. Aku paham kamu. Dan kamu gak sendirian. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsmenyusui #tipsasi #bingungputing
Banyak ibu menyusui datang padaku dengan satu kalimat yang sama: โDok, kenapa saya gampang marah yaโฆ padahal saya menyusui anak saya dengan cinta.โ Aku mau luruskan satu hal penting. Menyusui itu bukan cuma kerja payudara. Ini kerja otak, hormon, dan sistem saraf. Kurang tidur, pumping tiap beberapa jam, rasa cemas apakah ASI cukup, tanggung jawab yang tidak pernah berhenti โ semua itu membuat tubuh ibu berada dalam mode siaga terus-menerus. Dalam kondisi ini, hormon stres naik, emosi jadi rapuh, dan refleks ASI pun bisa ikut terganggu. Jadi saat kamu merasa mudah tersulut, ingin menangis, atau ingin menyerah, itu bukan karena kamu ibu yang buruk atau tidak ikhlas. Itu tanda tubuhmu kelelahan biologis. Dan tetapโฆ di tengah semua itu, kamu masih menyusui. Masih memberi dari tubuhmu. Masih hadir untuk satu manusia kecil yang sepenuhnya bergantung padamu. Itu bukan hal kecil. Itu kerja yang sangat berat. Kalau hari ini kamu masih bertahan โ walau lelah โ kamu bukan lemah. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsmenyusui #tipsnewborn #tipsasi Kamu ibu yang sedang membawa beban besar, seringkali sendirian. Dan kamu pantas mendapat dukungan, bukan penilaian. ๐ค
Banyak ibu bukan capek sama bayinyaโฆ tapi capek sama MITOS. Padahal setengah larangan itu nggak ada dasar medisnya. Yang ibu butuh itu penjelasan, bukan ketakutan. Yang ibu perlu itu teman, bukan tekanan. Kalau konten ini ngebantu kamu, share ke story ya, Bu. Biar lebih banyak ibu lain yang nggak takut-takutin lagi. ๐ค #dokterlaktasi #tipsmenyusui #mitosmenyusui
โIbu yang baru melahirkan bukan sedang manja. Dia sedang sembuh.โ Setelah melahirkan, tubuh ibu bukan kembali normal โ dia baru saja melewati trauma biologis: luka di rahim, hormon yang jatuh, kurang tidur, dan tubuh yang sedang belajar memproduksi ASI. Tapi di banyak budaya kita, terutama yang patriarkal dan komunal, ibu justru diharapkan: tetap menyambut tamu, tetap ramah, tetap โmelayaniโ, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Saat ibu membuat batas โ menunda kunjungan, membatasi yang menggendong, atau ingin ruang โ sering kali itu disalahartikan sebagai sikap menantu yang melawan atau ingin menjauhkan cucu dari keluarga. Padahal yang sedang dilakukan ibu adalah melindungi dirinya dan bayinya. Ini bukan tentang melawan keluarga besar. Ini tentang menghormati biologi nifas dan sistem imun bayi yang masih rapuh. Cinta pada bayi tidak harus selalu berbentuk kehadiran fisik. Kadang cinta paling dewasa adalah memberi ruang agar ibu bisa pulih. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsbusui #busui #tipsmenyusui Karena ibu yang dijaga, akan lebih kuat mencintai.
Kadang, tubuh kita bekerja bahkan tanpa kita sadari. Air susu menetes pelan, membasahi baju, dan meninggalkan rasa getir sekaligus hangat di dada. Tapi tahukah kamu? Itu bukan hal aneh. Itu tanda bahwa hormon oksitosin โ hormon cinta โ sedang bekerja. Refleks ini disebut let-down reflex, dan justru menjadi sinyal alami bahwa tubuhmu siap memberi, bahwa bayimu sedang membutuhkanmu. Jadi lain kali ketika ASI merembes tanpa kamu sengaja, tarik napas, tersenyumlah. Tubuhmu luar biasa. Kamu luar biasa. ๐ #dokterlaktasi #konselorlaktasi #konsultanlaktasi #AsiEksklusif #Relaktasi #konselormenyusui #tipsasi #tipsmpasi #homevisit #laktasi
Kolik itu salah satu fase paling bikin ibu ragu sama dirinya sendiri. Padahal yang diuji bukan cuma bayiโฆ tapi mental ibunya. Ada bayi yang koliknya memang berkaitan dengan sensitivitas makanan ibu. Ada juga yang tidak. Dan dua-duanya sama-sama bukan salah ibu. Diet eliminasi bukan tentang โmengorbankan diriโ, tapi tentang mencari tahu dengan tenang, bertahap, dan terarah. Dan selalu sebaiknya dengan pendampingan tenaga kesehatan. Kalau hari-harimu terasa berat karena sesi menyusui diwarnai tangis, tolong ingat satu hal ini: kamu sedang berjuang, bukan gagal. Sehat-sehat ya, ibu. Fase ini tidak selamanya. Dan kamu tidak sendirian. ๐ค #dokterlaktasi #konselorlaktasi #bayikolik #kolikbayi #growthspurt
Banyak yang bilang menyusui itu fase paling berat. Dan mungkinโฆ itu benar untuk sebagian ibu. Bukan karena hamil atau melahirkan lebih ringan, tapi karena menyusui itu perjuangan yang panjang, dan sering dilakukan tanpa tepuk tangan. Kalau kamu sedang menyusui dan merasa: โKenapa aku capek banget ya?โ Tolong tahu satu hal: kamu tidak berlebihan. Kamu manusia. Dan kamu sedang melakukan hal besar, dalam senyap. ๐ค Untuk semua ibu menyusui, aku dengar kamu. Aku paham kamu. Dan kamu gak sendirian. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsmenyusui #tipsasi #bingungputing
Banyak ibu menyusui datang padaku dengan satu kalimat yang sama: โDok, kenapa saya gampang marah yaโฆ padahal saya menyusui anak saya dengan cinta.โ Aku mau luruskan satu hal penting. Menyusui itu bukan cuma kerja payudara. Ini kerja otak, hormon, dan sistem saraf. Kurang tidur, pumping tiap beberapa jam, rasa cemas apakah ASI cukup, tanggung jawab yang tidak pernah berhenti โ semua itu membuat tubuh ibu berada dalam mode siaga terus-menerus. Dalam kondisi ini, hormon stres naik, emosi jadi rapuh, dan refleks ASI pun bisa ikut terganggu. Jadi saat kamu merasa mudah tersulut, ingin menangis, atau ingin menyerah, itu bukan karena kamu ibu yang buruk atau tidak ikhlas. Itu tanda tubuhmu kelelahan biologis. Dan tetapโฆ di tengah semua itu, kamu masih menyusui. Masih memberi dari tubuhmu. Masih hadir untuk satu manusia kecil yang sepenuhnya bergantung padamu. Itu bukan hal kecil. Itu kerja yang sangat berat. Kalau hari ini kamu masih bertahan โ walau lelah โ kamu bukan lemah. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsmenyusui #tipsnewborn #tipsasi Kamu ibu yang sedang membawa beban besar, seringkali sendirian. Dan kamu pantas mendapat dukungan, bukan penilaian. ๐ค
โIbu yang baru melahirkan bukan sedang manja. Dia sedang sembuh.โ Setelah melahirkan, tubuh ibu bukan kembali normal โ dia baru saja melewati trauma biologis: luka di rahim, hormon yang jatuh, kurang tidur, dan tubuh yang sedang belajar memproduksi ASI. Tapi di banyak budaya kita, terutama yang patriarkal dan komunal, ibu justru diharapkan: tetap menyambut tamu, tetap ramah, tetap โmelayaniโ, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Saat ibu membuat batas โ menunda kunjungan, membatasi yang menggendong, atau ingin ruang โ sering kali itu disalahartikan sebagai sikap menantu yang melawan atau ingin menjauhkan cucu dari keluarga. Padahal yang sedang dilakukan ibu adalah melindungi dirinya dan bayinya. Ini bukan tentang melawan keluarga besar. Ini tentang menghormati biologi nifas dan sistem imun bayi yang masih rapuh. Cinta pada bayi tidak harus selalu berbentuk kehadiran fisik. Kadang cinta paling dewasa adalah memberi ruang agar ibu bisa pulih. #dokterlaktasi #konselorlaktasi #tipsbusui #busui #tipsmenyusui Karena ibu yang dijaga, akan lebih kuat mencintai.
Mommies Day Out โจ
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.