emonymphreads
Sebenarnya aku bukan tipe orang yang suka banyak gaya atau berfoto. Akupun juga mulai jadi bookstagram dengan akun faceless alias nggak nunjukin muka. Tapi, entah kenapa, mungkin karena akhir-akhir ini aku sering tampil di depan banyak orang, aku jadi punya keberanian buat nunjukin mukaku. Aku mulai nunjukin muka di konten video (sejauh ini kalau foto masih jarang), dan akhirnya, aku putusin buat ngelakuin photoshoot ini. Hasilnya bakal kujadiin profile picture di akun ini. Padahal biasanya, aku yang motret buku. Sekarang aku yang dipotret. Which is crazy. So, supaya nggak terlalu tegang dan tetap on-brand (?), aku mutusin buat bawa properti yang aku suka: buku-bukuku. Buku-buku yang ada di sekitarku ini, meski aku nggak bawa terlalu banyak, kelihatannya sukses membuat foto-foto ini jadi sedikit lebih berwarna lagi. Well, meski ujung-ujungnya ada foto di mana aku agak awkwardโbahkan sampai pegang buku Totto-chan terbalikโaku tetap enjoy semuanya. I guess this marks a some kind of a new era to this account. Mungkin mulai sekarang, aku bisa aja mulai nunjukin mukaku di konten selain video. Atau lihat aja nanti kira-kira gimana. Hahaha. ๐ธ: @stulokal #bookstagram #bookstagramindonesia #photoshoot #books #buku
๐ Kabar gembira buat kalian yang mau cari buku dengan harga khusus dari Penerbit Haru โ๏ธโ๏ธ Kemarin, aku dapet kesempatan buat dateng lebih awal ke soft opening Haru Monggo Mampir 2026. Di bazar buku yang satu ini, ada baanyak banget buku yang bisa kalian beli dengan harga spesial lho. Mau cari buku baru yang jadi wish list kalian? Ada. Mau cari buku lama dari Penerbit Haru? Ada juga! Karena ini adalah bazaar buku, jadi ada banyak banget pilihan buku buat kalian. Buku-buku yang dijual harganya mulai dari 10 ribu rupiah. Buat tahu buku-buku yang didiskon, kalian bisa juga scan barcode yang sudah disediakan. Ada buku-buku yang dijual dengan harga 10 ribu, 25 ribu, 30 ribu, dan seterusnya. Nggak cuma bazar buku, Haru Monggo Mampir 2026 juga bakal punya banyak banget acara menarik! Misalnya jumpa dan diskusi dengan penulis buku, ada acara untuk anak-anak, dan lain sebagainya. Kemarin, aku juga berkesempatan buat merayakan ulang tahun Penerbit Haru serta berjumpa dan dapet tanda tangan dari Kak Pandu Firmansyah, yaitu penulis dari buku pertama terbitan Penerbit Haru di tahun ini, yaitu Fallen Petals. Terima kasih banyak buat Penerbit Haru atas kesempatan yang sudah diberikan ๐๐ปโจ๏ธ Penasaran? Catet tanggalnya, acaranya bakal diadain tanggal 15 - 18 Januari 2026, di Cluster Lavender V no. 55, Gading Serpong, Kab. Tangerang. Kuy segera kemari! #bookstagram #bookstagramindonesia #penerbitharu #harumonggomampir2026 #bazarbuku
Katanya, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Sejarah pun juga sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakatโdalam hidup sehari-hari, bahkan dalam percakapan sehari-hari pun, pasti nggak pernah lepas dari yang namanya sejarah. Merawat ingatan bersama selalu dibutuhkan supaya kita nggak melupakan sejarah, dan bisa belajar dari sejarah tersebut. Kira-kira, semangat itulah yang dibawa Buku Mojok Group dan tiga buku rilisan terbarunya ini. Ketiga buku ini, yaitu Mereka Hilang Tak Kembali, Blok Pembangkang, dan Kronik Otoritarianisme Indonesia, semuanya memiliki pembahasan yang berkaitan dengan sejarah. Tentunya, ini bisa membuat pembaca bertambah ilmunya mengenai sejarahโmungkin juga untuk melengkapi pengetahuan soal sejarah yang dipelajari sewaktu sekolah dulu. Aku berkesempatan untuk membaca dan juga memberikan review untuk ketiga buku ini dari Buku Mojok. Kemudian, aku juga dapat dua buku tambahan: Lemon Cake tulisan Inge Agustin dan Memori Tubuh Kami tulisan Fadiyah Alaidrus. Keduanya adalah buku dari Buku Mojok yang sudah lama aku penasaran dan pengin baca juga. Terima kasih banyak untuk Buku Mojok untuk bookmail dan juga untuk kesempatan yang diberikan buatku untuk me-review ketiga buku ini! Bakal segera kubaca, so, tolong tunggu review dariku yaa ^^ #bookstagram #bookstagramindonesia #books #buku #booktok #booktokindonesia #bookstagrammerindonesia #reviewbuku #bookreview #bukumojok #bookmail #eabooks #sejarah #sejarahindonesia
[REVIEW BUKU ๐: Mereka Hilang Tak Kembali] Katanya, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Karena sejarah juga sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak ada salahnya terus merawat ingatan agar kita dapat terus belajar dari sejarah. Semangat ini jugalah yang dibawa oleh para penulis buku Mereka Hilang Tak Kembali, buku yang mau ku-review saat ini. Mereka Hilang Tak Kembali menjabarkan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi pada tahun 1966 hingga 1998. Buku ini menjelaskan rangkaian peristiwa di atas secara runut dan detail dengan penjelasan yang mudah dipahami oleh banyak pembacanya. Dengan narasi yang to the point, aku yakin para pembaca buku ini pasti bisa lebih paham. Pesan para penulis tentang merawat ingatan dan menjadikan cinta yang besar sebagai landasan untuk terus berjuang meninggalkan kesan yang cukup dalam buatku pribadi. Kemudian, satu lagi yang menjadi highlight dari buku ini adalah cara para penulis dalam mengutip sumber dalam catatan bibliografinyaโalih-alih dibuat seperti daftar pustaka biasa, para penulis menarasikan bagian ini. Aku salut sekali dengan para penulis yang sudah menyajikan buku ini. Review selengkapnya, seperti biasa, bisa dilihat di link yang ada di bioku, ya~ #bookstagram #bookstagramindonesia #books #buku #booktok #booktokindonesia #bookstagrammerindonesia #reviewbuku #bookreview #bukumojok #merekahilangtakkembali
[REVIEW BUKU: Hantu Ginza dan Cerita-Cerita Misterius Lainnya] Kalian suka cerita detektif? Suka thriller? Suka misteri? Buku yang satu ini pasti akan membuat kalian mind-blown. Hantu Ginza dan Cerita-Cerita Misterius Lainnya adalah sebuah kumpulan cerpen karya Osaka Keikichi berisi 6 cerpen bergenre misteri. Dalam buku yang satu ini, terdapat karya-karya terbaik Osaka; Istri Hantu, Pencekik di Toserba, Hantu Ginza, Momok Putih, Pengadilan Main-Main, dan Lokomotif Pemakaman. Meski judulnya terdengar menyeramkan, sebenarnya itu hanyalah bagian dari cerita, dan penyelesaiannya selalu dengan deduksi dan logika khas cerita detektif lainnya. Keenam cerpen ini, meski bergenre sama, punya pesona dan kesan masing-masing. Setiap cerita yang muncul di sini punya premis yang fresh. Begitu juga dengan penyelesaiannya, benar-benar out of the box. Penulis akan menebarkan clue di sela rangkaian kalimat, dan pembaca juga diajak menyelidiki serta berpikir bersama tentang siapa sebenarnya pelaku utama dari hal yang terjadi dalam cerita tersebut. Mendalami bagian ini rupanya asyik juga. Aku suka bagaimana penulis menggunakan teknik penceritaan yang cukup berbeda dari cerita lainnyaโmenggunakan sudut pandang orang ketiga, tapi yang menuturkannya adalah karakter yang entah punya andil atau tidak dalam melakukan peristiwa yang terjadi dalam sebuah cerita. Itu yang menjadi daya tarik cerita-cerita di dalam buku ini, dan membuat semuanya jadi menarik dan fresh. Cerita pendek berjudul Lokomotif Pemakaman sukses menjadi cerita pendek yang meninggalkan kesan teramat mendalam buatku. Setelah ikut staf stasiun kereta api mencari tahu pelaku di balik kasus pencurian babi, ada kesedihan dan nuansa emosional yang terasa. Meski demikian, ada beberapa hal yang menurutku bisa diperbaiki agar pengalaman membaca jadi semakin baik. Misalnya, ada beberapa typo yang muncul sepanjang cerita. Jika lebih diperhatikan lagi, pastinya buku ini akan jadi lebih baik lagi dan pengalaman membaca juga lebih oke lagi. Review selengkapnya ada di link yang ada di bioku, ya~ #bookstagram #bookstagramindonesia #books #buku #bookstagrammerindonesia #reviewbuku #bookreview #hantuginza #penerbitmai
Meski kali ini nggak ngomongin buku, tapi hal yang aku bahas sekarang ini tuh hal yang penting buat teman-teman kreator di Instagram. Siapa pun yang menghargai proses kreatif manusia, pastinya akan concern juga ke hal ini. Jangan lupa save, like, dan share video ini buat teman-teman kalian yang membutuhkan ya!#bookstagram #bookstagramindonesia #instagram #contentcreator #reels
Karena kafe buku ini sudah sering berseliweran di TL-ku, entah di Twitter atau di IG, akhirnya aku memutuskan buat pergi ke sana setelah diajak sama seorang teman. Aku jarang banget main ke Tebet, tapi setelah tahu ada tempat ini, aku pun langsung setuju buat ke sana. Bukabuku Kafe (@bukabuku.kafe) menawarkan pengalaman yang cukup berbeda; kafe ini adalah tempat yang nyaman untuk membaca buku di tengah kota. Suasananya yang tenang (kalau lagi nggak terlalu ramai) dan mendukung membuat kafe ini nyaman buat yang singgah di dalamnya, entah untuk baca atau work from cafe. Kalian juga bisa baca buku sambil ditemani penganan seperti pastry, kue, ataupun dengan kopi dan minuman lainnya. Tersedia juga makanan berat buat yang mau mengenyangkan perut di sana. Kalian udah pernah ke sini belum? Atau ada yang berencana ke sini? Yuk, sharing di kolom Comment! ๐ Bukabuku Kafe Jl. Tebet Barat IX no. 1A, Tebet Barat Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan DKI Jakarta 12810 #bookstagram #bookstagramindonesia #bookishplace #jaksel
Kali ini, aku mau highlight salah satu toko buku yang masuk ke list 3 toko buku hidden gem must visit di BSD. Yep, inilah dia Anelinda Books. Tiap kali ke sini, aku pasti ketemu buku lama dan baru yang menarik. Karena buku-buku lamanya juga baru aku lihat sekarang, buatku itungannya tetap buku baru sih. Hehehe. Seperti biasa, banyak banget buku yang menarik di sini. Tapi, sejak aku pertama kali ke sana di bulan Desember lalu, sudah ada beberapa perubahan. Sudah ada rak di bagian tengah, dan sudah lebih banyak tempat duduknya juga. Akhirnya aku dapet 3 buku di sana. Dan masih dikasih bonus lainnya dari tobuk satu ini. Terima kasih banyak!! Kalau kalian kepo, bisa langsung ke Anelinda Books (@anelindabooks) di BSD yaa! ๐ Anelinda Books Lt. 3 Clinderma, Ruko Golden Boulevard Blok I no. 1 BSD City, Tangerang Selatan #bookstagramindonesia #bookstagram #bookblogger #tokobukutangsel #buku
ใปUno Bookstagram Challenge ใป Kali ini, aku mau ikutan Uno Bookstagram Challenge dari Kak @feebacabuku nih. Buat buku-buku yang udah aku DNF, aku rasa bukan salah buku atau penulisnya sama sekali. Setiap ide pasti punya pesona sendiri-sendiri untuk tiap penulis, dan setiap cerita punya penikmatnya masing-masing. Mungkin memang masalah selera aja ya, karena setelah aku baca, rupanya aku kurang cocok dengan kedua buku itu. Mungkin teman-teman bisa jadi punya kesan yang berbeda untuk kedua buku itu. Buku-buku dengan cerita yang ringan khas anak-anak dengan diksi yang indah menjadi buku-buku yang membuatku semangat lagi dan keluar dari reading slump. Jujur aku masih belum lanjut baca Kami Anak-Anak Bullerbyn, tapi aku usahakan dalam bulan ini bisa kelar. Lalu tentang 4 buku yang jadi wishlist-ku, mungkin terkesan kontras banget antara dua dengan yang lain. Iya, soalnya dua buku punya tema yang lumayan serius, tapi duanya lagi adalah healing fiction khas Jepang yang kelihatannya memesona kalau dilihat dari sinopsisnya. Masing-masing dari mereka menarik. Semoga bisa segera membaca buku-buku ini. Terakhir, buat buku yang pengin kubaca lagi. Aku udah pernah baca buku-buku ini waktu SMA dan baru beberapa bulan lalu untuk TB Kobayashi, tapi aku pengin baca lagi. Buat dua buku lainnya, aku pengin bandingin mindset yang aku punya dari pas pertama aku baca dan sekarang ketika sudah lebih besar. Terima kasih sekali lagi buat Kak @feebacabuku yang sudah menyediakan template dan sudah mengizinkan aku untuk ikut challenge buku ini. Kalian ada yang mau ikut challenge ini juga nggak? #bookstagram #bookstagrammerindonesia #bookchallenge #unochallenge #books
Akhirnya ini dia video part 2 di mana aku ngomongin soal beberapa buku yang udah diadaptasi sama Studio Ghibli buat jadi film-film anime yang ikonik. Nah, kali ini, aku bahas tentang 2 buku: Dan Angin pun Berhembus dan Grave of the Fireflies and Other Stories. Dibandingkan dua buku yang kemarin, dua buku yang kubahas kali ini masing-masing diangkat dari kisah nyata yang dialami penulisnya, sama-sama punya karakter utama perempuan bernama Setsuko yang punya nasib malang, serta ceritanya sama-sama dark. Entah kenapa waktu aku edit video ini, rupanya video ini lebih panjang malahan dari video yang sebelumnya. I didn't intend it to be that way, tapi mungkin karena ceritanya yang dalam, jadi aku gak bisa gak komen ceritanya. Haha Ini akan jadi video panjangku yang terakhir. Aku usahain video2 selanjutnya nggak akan sepanjang ini durasinya hihihi Kalian suka cerita yang mana nih? Share di kolom Comment, dong! #bookstagram #bookstagramindonesia #ghibli #reviewbuku #yapping
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.