Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Entrepreneur University Instagram Profile
eu_indonesia

Entrepreneur University

eu_indonesia

badge Mid-tier | Mass Pool
follower
Total Followers 97.4k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Mid-tier badge Mid-tier | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

0.03% low Engagement rate
31 Avg. likes per post
0 Avg. comments per post
4k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

0.05% 0.04% 0.03% 0.02% 0.01% 0.00%
2026-07-01
2026-07-02
2026-07-06
2026-07-07
2026-07-09
2026-07-10
2026-07-13
2026-07-15
2026-07-22
2026-07-24

Engagement Rate For Top 10 Posts

1.10% 0.88% 0.66% 0.44% 0.22% 0.00%
2025-02-08
2025-03-04
2025-04-06
2025-04-28
2025-05-01
2025-06-15
2025-06-19
2025-09-16
2025-10-02
2025-10-12
Date Posted
Content

Pernah nggak kamu ngerasa udah coba keras banget, tapi tetap gagal? Kevin, Michelle, dan Albert pernah ngerasain itu, startup mereka di Indonesia nggak berhasil. Tapi mereka nggak berhenti. Mereka pindah ke Amerika, bangun dari nol lagi, dan sekarang? Perusahaan mereka, The Prompting Company, baru aja dapet investasi $6.5 juta dari Y Combinator. Kadang kegagalan bukan tanda buat nyerah tapi tanda buat coba di tempat yang berbeda. ๐Ÿ”ฅ #Entrepreneur #Business #insights

9.83% Engagement Rate
9.3k 188
Content

Nongkrong biasanya identik dengan kafe atau bar. Tapi di beberapa kota besar dunia, muncul konsep baru: โ€œwellness third space.โ€ Tempat seperti Othership, Bathhouse, dan Glo30 menghadirkan ruang sosial berbasis wellness. Mulai dari sauna, ice bath, breathwork, hingga facial treatment. Bukan hanya untuk relaksasi, tapi juga untuk bersosialisasi dan membangun komunitas. ๐Ÿ’ก Peluang bisnis? Tren wellness di Indonesia juga terus berkembang dari yoga studio, pilates, hingga running club. Jika digabungkan dalam satu konsep ruang komunitas, ini bisa menjadi hangout spot baru berbasis kesehatan. Insightnya sederhana: Bisnis masa depan bukan hanya menjual layanan, tapi menciptakan tempat orang ingin kembali karena komunitasnya. #EUInsights #BusinessTrend #WellnessEconomy

0.96% Engagement Rate
880 51
Content

Kadang bisnis bukan hancur karena ditipuโ€ฆ tapi karena hal-hal kecil yang dibiarkan besar. Rugi ratusan juta bukan selalu karena karyawan jahat, tapi karena sistem yang lemah, komunikasi yang kabur, dan keputusan-keputusan kecil yang tidak pernah diawasi. Inilah realita yang sering owner baru sadari setelah uang melayang: โ€ข Bukan korupsi, tapi miskomunikasi. โ€ข Bukan penipuan, tapi ketidaktahuan. โ€ข Bukan kelalaian disengaja, tapi sistem yang tidak siap. Bisnis bukan soal cari orang yang bisa dipercaya saja, tapi soal membangun sistem yang tidak mudah salah. #BelajarBisnis #BusinessOwnerLife #HendraCiho #ManajemenBisnis #MindsetPengusaha #entrepreneuruniversity

0.59% Engagement Rate
545 30
Content

Sektor yang paling ngebut di Indonesia awal 2026 ternyata bukan startup teknologiโ€ฆ tapi bisnis makan-minum ๐Ÿœ๐Ÿ”ฅ Sektor akomodasi & makan-minum tumbuh 13,14% di kuartal I 2026,tertinggi dari 17 sektor ekonomi, dan hampir 3x lipat sektor manufaktur. Tapi rahasianya bukan cuma di rasa. Di era sekarang, makanan udah jadi konten. Satu video viral bisa bikin antrean panjang dalam semalam. Artinya buat kita yang mau terjun ke F&B: produk enak itu wajib, tapi produk yang "layak diceritakan" itu yang bikin tumbuh. ๐Ÿš€ Kalau kamu mau buka bisnis kuliner, kamu bakal lebih fokus ke rasa dulu atau ke "story & branding" dulu? ๐Ÿ‘‡ #EUInsight #BisnisFnB #KulinerIndonesia #Startup #UMKM #TrenBisnis2026

0.39% Engagement Rate
377 5
Content

Hari ini saya mendapat kehormatan untuk berbagi sebagai narasumber dalam kelas seminar di @eu_indonesia , dengan tema Diversifikasi Bisnis: Mengelola Lebih dari Satu Usaha Sekaligus. Dalam dunia manajemen, diversifikasi bukan sekadar โ€œpunya banyak bisnisโ€, tetapi tentang bagaimana mengelola berbagai unit usaha dengan strategi yang terukur. Kuncinya ada pada manajemen portofolio bisnis: โ€ข Memahami setiap unit usaha memiliki siklus hidup yang berbeda. โ€ข Menetapkan prioritas alokasi sumber daya agar semua berjalan seimbang. โ€ข Membentuk sistem dan tim yang kuat, sehingga bisnis tidak bergantung hanya pada satu orang. Saya percaya, menjadi entrepreneur di era sekarang menuntut lebih dari sekadar keberanian memulai. Dibutuhkan business mindset yang terstruktur, membangun SOP, menciptakan superteam, mengelola arus kas lintas bisnis, dan mengembangkan inovasi agar tetap relevan. Berbagi pengalaman ini bukan hanya tentang teori, tetapi refleksi nyata dari perjalanan saya dalam mengelola berbagai lini usaha di bawah satu payung besar. Semoga bisa menginspirasi generasi muda untuk melihat bahwa diversifikasi adalah seni menyeimbangkan risiko dan peluang, serta seni mempercayakan eksekusi pada tim yang tepat. Karena pada akhirnya, tujuan kita bukan sekadar banyak bisnis, tetapi bisnis yang bertumbuh, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi lebih banyak orang. Haturnuhun atas kehadiran coach @yanapriatnaa kehormatan buat saya ๐Ÿ™๐Ÿป Noted : versi lengkap video ada di tiktok :hendraciho #entrepreneuruniversity #bisnis #seminar #entrepreneurship #bandung #eubandung

0.35% Engagement Rate
309 34
Content

Sektor yang paling ngebut di Indonesia awal 2026 ternyata bukan startup teknologiโ€ฆ tapi bisnis makan-minum ๐Ÿœ๐Ÿ”ฅ Sektor akomodasi & makan-minum tumbuh 13,14% di kuartal I 2026,tertinggi dari 17 sektor ekonomi, dan hampir 3x lipat sektor manufaktur. Tapi rahasianya bukan cuma di rasa. Di era sekarang, makanan udah jadi konten. Satu video viral bisa bikin antrean panjang dalam semalam. Artinya buat kita yang mau terjun ke F&B: produk enak itu wajib, tapi produk yang "layak diceritakan" itu yang bikin tumbuh. ๐Ÿš€ Kalau kamu mau buka bisnis kuliner, kamu bakal lebih fokus ke rasa dulu atau ke "story & branding" dulu? ๐Ÿ‘‡ #EUInsight #BisnisFnB #KulinerIndonesia #Startup #UMKM #TrenBisnis2026

0.39% Engagement Rate
377 5
Content

Pernah nggak kamu ngerasa udah coba keras banget, tapi tetap gagal? Kevin, Michelle, dan Albert pernah ngerasain itu, startup mereka di Indonesia nggak berhasil. Tapi mereka nggak berhenti. Mereka pindah ke Amerika, bangun dari nol lagi, dan sekarang? Perusahaan mereka, The Prompting Company, baru aja dapet investasi $6.5 juta dari Y Combinator. Kadang kegagalan bukan tanda buat nyerah tapi tanda buat coba di tempat yang berbeda. ๐Ÿ”ฅ #Entrepreneur #Business #insights

9.83% Engagement Rate
9.3k 188
Content

Nongkrong biasanya identik dengan kafe atau bar. Tapi di beberapa kota besar dunia, muncul konsep baru: โ€œwellness third space.โ€ Tempat seperti Othership, Bathhouse, dan Glo30 menghadirkan ruang sosial berbasis wellness. Mulai dari sauna, ice bath, breathwork, hingga facial treatment. Bukan hanya untuk relaksasi, tapi juga untuk bersosialisasi dan membangun komunitas. ๐Ÿ’ก Peluang bisnis? Tren wellness di Indonesia juga terus berkembang dari yoga studio, pilates, hingga running club. Jika digabungkan dalam satu konsep ruang komunitas, ini bisa menjadi hangout spot baru berbasis kesehatan. Insightnya sederhana: Bisnis masa depan bukan hanya menjual layanan, tapi menciptakan tempat orang ingin kembali karena komunitasnya. #EUInsights #BusinessTrend #WellnessEconomy

0.96% Engagement Rate
880 51
Content

Banyak brand besar tidak lahir dari ide rumit. Uniqlo dimulai dari toko kecil keluarga tanpa identitas kuat, tanpa hype besar. Tapi lewat visi sederhana, konsistensi, dan keberanian belajar dari kegagalan, Tadashi Yanai mengubahnya menjadi brand global. Kadang bukan soal menjadi paling berbeda. Tapi tentang melakukan hal sederhanaโ€ฆ dengan sangat baik. Swipe untuk belajar perjalanan dan mindset di balik kesuksesan Uniqlo. #mindset #business #entrepreneur #entrepreneuruniversity

0.13% Engagement Rate
131 0
Content

Usia boleh muda, mimpi jangan setengah-setengah!! ๐Ÿซต Kenalin, ini Taqiya Khuzama As Syifa Peserta termuda di Entrepreneur University yang gabung di usia 15 tahun โ€” dan hari ini sudah berani buka bisnis Salon Muslimah โ€œQia Salonโ€ di Bekasi Di saat banyak yang masih ragu mulai, Qia memilih belajar, berani, dan bertumbuh. Karena mimpi itu bukan nunggu umurโ€ฆ tapi nunggu keberanian ๐Ÿ’ช Buat kamu anak muda: ๐Ÿ‘‰ Jangan tunggu โ€œnanti siapโ€ ๐Ÿ‘‰ Jangan takut mulai dari kecil ๐Ÿ‘‰ Yang penting mulai dulu, belajar sambil jalan EU bukan cuma tempat belajar bisnis, tapi tempat mimpi-mimpi muda dikasih arah! Terus bertumbuh, Qia. Terus nyala, generasi muda Indonesia! ๐Ÿ”ฅ #EntrepreneurUniversity #AnakMudaBerani #YoungEntrepreneur #BisnisSejakMuda #salonmuslimahbekasi

0.3% Engagement Rate
277 19

Followers

Followers distribution

57.99% Male
42.01% Female

Followers location

Indonesia 97.43%
Japan 0.31%
Malaysia 0.29%
South Korea 0.22%
Saudi Arabia 0.22%
United States 0.21%
China 0.15%
Yogyakarta 11.9%
Semarang 9.0%
Jakarta 6.6%
Surakarta 4.8%
Surabaya 3.3%
Bandung 2.7%
Purwokerto 2.6%
Malang 1.7%
Madiun 1.5%
Depok 1.2%
Bekasi 1.2%
Bogor 1.2%
Pekalongan 1.2%
Kediri 1.2%
Cirebon 1.1%
Tangerang 0.9%
Tegal 0.9%
Medan 0.9%
Makassar 0.8%
Magelang 0.8%
Batu 0.7%
South Tangerang 0.6%
Mojokerto 0.6%
Bandar Lampung 0.6%
Palembang 0.6%

Followers demographics

53.42% 24.45% 16.02% 3.14% 2.97%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)

Follower types

31.82% mass_followers
5.68% suspicious
9.92% influencers
52.58% real


KOL that follows @eu_indonesia

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

97.4K 96.4K 95.5K 94.5K 93.5K
2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06 2026-07

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06 2026-07

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#entrepreneuruniversity #business #komunitaspengusaha #belajarbisnis #euflash #entrepreneur #entrepreneurlife #seminarbisnis #entrepreneurindonesia #pengusahamuda #mindsetpengusaha #circlepengusaha #strategibisnis #entrepreneurmindset #euinsights #bisnisindonesia #bisnisanakmuda #eubandungcommunity #entrepreneurship #euinsight #euindonesia #eubandung #komunitasbisnis #growthmindset #ai #bisnis #wirausahamuda #komunikasi #pengusahaindonesia #rupiah

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@eu_indonesia @yukberanibicara @yanapriatnaa @adaptable_consulting @fakechef_nats @amongkurniaebo @kang_imo @jakec_official @putriputih @hendraciho @ramasahid @dedenkurniadin @taaqiiiyy @yayangdandi @ranggaumara @personalproperty_smg @along_budiman @gulebustamanlegendaris @hipmiculinaryindonesia @cahyadidany @indoteknisi_id @dinnafdyh @reeneewaluyo @bankbsi_rosurabaya @meghan_tari93 @joscreative_soc @bcakapofficial @meghanfresh @totowidiarto @mamamertua_official


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.