f1speed.indonesia
Pantesan. Dua kata lucu: Ketempelan Sahroni.
Zak Brown ini gila. Pinter banget ngatur celah bisnisnya. Selaras dengan peningkatan performa McLaren, keran cuan makin gede. Sebelum juara konstruktor tahun lalu valuasinya sudah setara Red Bull & Mercedes. Apalagi sekarang ketambahan sponsor utama. Kembali seperti ke masa jaya. McLaren sempat terombang-ambing setelah ditinggal Vodafone dan penurunan performa di awal era hybrid bersama Honda. Tapi sejak Zak Brown masuk sebagai CEO gantikan Ron Dennis, pelan-pelan semua aspek di McLaren diubah: mulai dari kultur kerja lebih terbuka, sistem organisasi lebih relevan, dan bisnis lebih agresif. McLaren yang sempat sepi sponsor layaknya tim semenjana, di tangan Zak Brown pelan-pelan mulai menarik sponsor lagi. Terutama semenjak 2020, di mana performa mereka makin menanjak setelah itu. Apa yang kita lihat di McLaren sekarang adalah hasil dari perombakan manajemen besar-besaran yang dilakukan Zak Brown sejak 2018. Tidak instan, perlahan, tapi hasilnya jelas terlihat di kemudian hari.
Satu harganya 180 juta ๐๐๐๐
Sahroni effect.
๐จ Membalap bersama Ferrari dan memakai baju balap merah, mungkin adalah impian bagi semua pembalap di dunia. Tak terkecuali untuk Max Verstappen. Tapi bagi Verstappen, di situlah kesalahannya: banyak pembalap mimpinya berhenti di hanya sekedar membalap bersama Ferrari. Jika punya kesempatan pindah ke Maranello, Verstappen tidak mau sekedar balapan dengan mobil merah saja. Tapi ia ingin memastikan ada peluang untuk juara dunia yang pastinya terasa lebih indah jika diraih bersama Ferrari.
Dengan power mobil yang dipotong 125 hp, otomatis Verstappen jadi sangat lambat di lurusan. Target Verstappen cuma lakoni 14 lap tanpa penalti dan bawa pulang lisensi A untuk ikut balapan di kelas tertinggi di akhir September nanti. Gak perlu mosak-masik dulu. Penting dapet SIM ๐
1 JAM 13 MENIT 23 DETIK! REKOR BARU - BALAPAN F1 TERCEPAT SEPANJANG SEJARAH! Mengalahkan rekor sebelumnya pada GP Italia 2003 yang dimenangkan oleh Michael Schumacher: 1 jam 14 menit 19,838 detik.
๐จ Membalap bersama Ferrari dan memakai baju balap merah, mungkin adalah impian bagi semua pembalap di dunia. Tak terkecuali untuk Max Verstappen. Tapi bagi Verstappen, di situlah kesalahannya: banyak pembalap mimpinya berhenti di hanya sekedar membalap bersama Ferrari. Jika punya kesempatan pindah ke Maranello, Verstappen tidak mau sekedar balapan dengan mobil merah saja. Tapi ia ingin memastikan ada peluang untuk juara dunia yang pastinya terasa lebih indah jika diraih bersama Ferrari.
๐จ Regulasi baru belum dimulai, tapi F1 sudah sibuk memikirkan spek mesin apa yang akan dipakai setelah itu. Pengembangan mesin 2026 yang mahal dan konsepnya yang kompleks, membuat F1 & FIA gerak cepat untuk mengkoreksi regulasi. Salah satu yang sangat dipertimbangkan adalah kembali ke konfigurasi mesin V8 dengan bahan bakar berkelanjutan dan pembahasan serius mulai diadakan pada GP Italia akhir pekan ini. Melansi dari AMuS, dua bahan diskusi pada pertemuan di Monza nanti meliputi apakah kembali ke V8 adalah solusi yang tepat dan kapan waktu yang tepat untuk menerapkannya: 2029, 2030, atau 2031. FIA sendiri menginginkan perubahan regulasi dilakukan secepat mungkin atau 2029. Tapi pabrikan tim F1 lebih realistis dan ingin melihat potensi dari regulasi 2026 terlebih dulu dengan penerapannya selama siklus lima tahun. Diyakini F1 & FIA sudah dapat dukungan untuk mengembalikan mesin V8. Setidaknya Red Bull RBPT & General Motors/Cadillac mendukung rencana tersebut, ditambah dengan Ferrari yang kemungkinan besar juga bergabung. Audi jelas jadi pihak yang menentang dan Mercedes serta Honda belum menentukan pilihan.
"Oh ini ternyata..."
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.