Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
F1 Speed Indonesia Instagram Profile
f1speed.indonesia

F1 Speed Indonesia

f1speed.indonesia

badge Mid-tier | Mass Pool
follower
Total Followers 73.4k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Mid-tier badge Mid-tier | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

6.02% high Engagement rate
6.2k Avg. likes per post
121 Avg. comments per post
237.7k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

17.27% 13.82% 10.36% 6.91% 3.45% 0.00%
2025-09-09
2025-09-09
2025-09-09
2025-09-09
2025-09-09
2025-09-12
2025-09-12
2025-09-13
2025-09-13
2025-09-13

Engagement Rate For Top 10 Posts

149.13% 119.30% 89.48% 59.65% 29.83% 0.00%
2023-09-02
2024-07-21
2024-09-15
2024-11-25
2024-11-30
2024-12-08
2025-03-07
2025-03-22
2025-04-11
2025-08-02
Date Posted
Content

Pantesan. Dua kata lucu: Ketempelan Sahroni.

105.65% Engagement Rate
75.2k 2.2k
Content

Zak Brown ini gila. Pinter banget ngatur celah bisnisnya. Selaras dengan peningkatan performa McLaren, keran cuan makin gede. Sebelum juara konstruktor tahun lalu valuasinya sudah setara Red Bull & Mercedes. Apalagi sekarang ketambahan sponsor utama. Kembali seperti ke masa jaya. McLaren sempat terombang-ambing setelah ditinggal Vodafone dan penurunan performa di awal era hybrid bersama Honda. Tapi sejak Zak Brown masuk sebagai CEO gantikan Ron Dennis, pelan-pelan semua aspek di McLaren diubah: mulai dari kultur kerja lebih terbuka, sistem organisasi lebih relevan, dan bisnis lebih agresif. McLaren yang sempat sepi sponsor layaknya tim semenjana, di tangan Zak Brown pelan-pelan mulai menarik sponsor lagi. Terutama semenjak 2020, di mana performa mereka makin menanjak setelah itu. Apa yang kita lihat di McLaren sekarang adalah hasil dari perombakan manajemen besar-besaran yang dilakukan Zak Brown sejak 2018. Tidak instan, perlahan, tapi hasilnya jelas terlihat di kemudian hari.

41.63% Engagement Rate
30.4k 143
Content

Satu harganya 180 juta ๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

31.22% Engagement Rate
22.5k 389
Content

Sahroni effect.

30.56% Engagement Rate
22k 422
Content

๐Ÿšจ Membalap bersama Ferrari dan memakai baju balap merah, mungkin adalah impian bagi semua pembalap di dunia. Tak terkecuali untuk Max Verstappen. Tapi bagi Verstappen, di situlah kesalahannya: banyak pembalap mimpinya berhenti di hanya sekedar membalap bersama Ferrari. Jika punya kesempatan pindah ke Maranello, Verstappen tidak mau sekedar balapan dengan mobil merah saja. Tapi ia ingin memastikan ada peluang untuk juara dunia yang pastinya terasa lebih indah jika diraih bersama Ferrari.

29.31% Engagement Rate
21k 515
Content

Dengan power mobil yang dipotong 125 hp, otomatis Verstappen jadi sangat lambat di lurusan. Target Verstappen cuma lakoni 14 lap tanpa penalti dan bawa pulang lisensi A untuk ikut balapan di kelas tertinggi di akhir September nanti. Gak perlu mosak-masik dulu. Penting dapet SIM ๐Ÿ˜†

17.27% Engagement Rate
12.4k 200
Content

1 JAM 13 MENIT 23 DETIK! REKOR BARU - BALAPAN F1 TERCEPAT SEPANJANG SEJARAH! Mengalahkan rekor sebelumnya pada GP Italia 2003 yang dimenangkan oleh Michael Schumacher: 1 jam 14 menit 19,838 detik.

23.95% Engagement Rate
17.2k 321
Content

๐Ÿšจ Membalap bersama Ferrari dan memakai baju balap merah, mungkin adalah impian bagi semua pembalap di dunia. Tak terkecuali untuk Max Verstappen. Tapi bagi Verstappen, di situlah kesalahannya: banyak pembalap mimpinya berhenti di hanya sekedar membalap bersama Ferrari. Jika punya kesempatan pindah ke Maranello, Verstappen tidak mau sekedar balapan dengan mobil merah saja. Tapi ia ingin memastikan ada peluang untuk juara dunia yang pastinya terasa lebih indah jika diraih bersama Ferrari.

29.31% Engagement Rate
21k 515
Content

๐Ÿšจ Regulasi baru belum dimulai, tapi F1 sudah sibuk memikirkan spek mesin apa yang akan dipakai setelah itu. Pengembangan mesin 2026 yang mahal dan konsepnya yang kompleks, membuat F1 & FIA gerak cepat untuk mengkoreksi regulasi. Salah satu yang sangat dipertimbangkan adalah kembali ke konfigurasi mesin V8 dengan bahan bakar berkelanjutan dan pembahasan serius mulai diadakan pada GP Italia akhir pekan ini. Melansi dari AMuS, dua bahan diskusi pada pertemuan di Monza nanti meliputi apakah kembali ke V8 adalah solusi yang tepat dan kapan waktu yang tepat untuk menerapkannya: 2029, 2030, atau 2031. FIA sendiri menginginkan perubahan regulasi dilakukan secepat mungkin atau 2029. Tapi pabrikan tim F1 lebih realistis dan ingin melihat potensi dari regulasi 2026 terlebih dulu dengan penerapannya selama siklus lima tahun. Diyakini F1 & FIA sudah dapat dukungan untuk mengembalikan mesin V8. Setidaknya Red Bull RBPT & General Motors/Cadillac mendukung rencana tersebut, ditambah dengan Ferrari yang kemungkinan besar juga bergabung. Audi jelas jadi pihak yang menentang dan Mercedes serta Honda belum menentukan pilihan.

20.26% Engagement Rate
14.6k 194
Content

"Oh ini ternyata..."

18.38% Engagement Rate
13.2k 209

Followers

Followers distribution

86.83% Male
13.17% Female

Followers location

Indonesia 87.45%
Malaysia 1.04%
United States 1.00%
Italy 0.92%
Japan 0.84%
Germany 0.80%
Spain 0.72%
Jakarta 12.3%
Yogyakarta 5.6%
Bandung 5.6%
Surabaya 3.3%
Semarang 2.2%
Malang 1.8%
Bekasi 1.7%
Denpasar 1.6%
Bogor 1.3%
Depok 1.0%
Medan 0.9%
Banda Aceh 0.7%
Banjarmasin 0.7%
Bandar Lampung 0.6%
Makassar 0.6%
South Tangerang 0.6%
Batam 0.5%
Tangerang 0.5%
Samarinda 0.5%
Pekan Baru 0.5%

Followers demographics

47.69% 33.14% 10.84% 6.07% 2.17% 0.09%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)
65-
(65-)

Follower types

20.95% mass_followers
9.95% suspicious
7.39% influencers
61.70% real


KOL that follows @f1speed.indonesia

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

103.3K 98.5K 93.7K 88.9K 84K
2025-04 2025-05 2025-06 2025-07 2025-08 2025-09 2025-10

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

7k 6.6k 6.2k 5.8k 5.4k 5k
2025-04 2025-05 2025-06 2025-07 2025-08 2025-09 2025-10

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#formula1 #f1 #mikedenaldi #f1indonesia #f1themovie #loketscreen #nobarmalang #nomoreantre #f1indo #nowmoreeasy #nobarbandung #lego #silverstone #nobarf1 #britishgp #nobalf1 #nobarmonzagp #belgiangp #spa #f1edit #legoshopeebrandday #zandvoort #fueledbypassion #scuderiaferrari #austriangp #drivenbypassion #dutchgp #nobalf1themovie #nowscreening #legoidofficialstore

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@loketscreen @idn_bricks @sportspurveyor


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.