fakta.indo
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) periode 2016โ2024, Chairul Anwar, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi anggaran pakan hewan. Tersangka diduga menyalahgunakan anggaran PDTS KBS untuk kepentingan pribadi maupun pengeluaran fiktif sepanjang 2016 hingga 2024. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim I Gede Punia Atmaja mengatakan tersangka memerintahkan staf keuangan mengeluarkan anggaran dan menyusun pertanggung jawaban fiktif. Akibatnya, jumlah pakan yang diterima hewan tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya. โHewan-hewan juga berdampak pada kurang sehat, kemudian kurus, cenderung mati, dan tidak terdapat perawatan yang baik,โ ujar I Gede. Berdasarkan perhitungan sementara, dugaan korupsi tersebut mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp10.209.664.735,60. โYa, dari Rp10,2 miliar ini ada sekitar Rp7,4 miliar dipergunakan untuk kepentingan pribadi,โ katanya.
Media sosial Threads diramaikan kisah Yurizal Tri Chaerawan yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kamar rawat inap. โ8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS,โ tulis Yurizal. Sahabatnya, Firhan Arief, mengungkapkan Yurizal baru mendapat ruangan setelah dua hari menunggu di IGD. Alih-alih mendapat dukungan, Yurizal justru dihujat di kolom komentar Threads, termasuk oleh sejumlah nakes, yang merendahkan kondisi ekonominya. Firhan menyebut Yurizal sempat menangis membaca komentar tersebut di tengah kondisinya yang melemah. Beberapa hari kemudian, Yurizal meninggal dunia. โYurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat banget. Maafin sepupu saya kalau curhat gini di Threads, sebelumnya dia sakit enggak pernah cerita-cerita ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpan sendiri,โ ujar sepupu Yurizal, melalui akunnya Hilperd.
Di balik jabatan tertinggi di negeri ini, para presiden Indonesia juga pernah memperlihatkan sisi paling manusiawi. Mulai dari menitikkan air mata karena kehilangan orang tercinta, menghadapi tekanan negara, berpamitan kepada rakyat, hingga tersentuh dan menangis haru dalam momen yang memiliki makna mendalam bagi mereka. Setiap foto dalam unggahan ini menyimpan kisah dan makna tersendiri. Momen-momen ini mengingatkan bahwa di balik sosok yang selalu dituntut terlihat tegar, tetap ada manusia dengan rasa sedih, harapan, dan air mata yang tak selalu bisa ditahan.
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muโti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026), untuk membahas percepatan program revitalisasi sekolah. Presiden menginstruksikan anggaran Rp14 triliun untuk tahun 2026 yang telah disetujui DPR, dialokasikan untuk merenovasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari taman kanak-kanak hingga tingkat SLTA. Program ini juga dinilai berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di daerah. โKami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah, mereka yang mengerjakan revitalisasi ini untuk 71.744 itu sekitar 1,1 juta orang yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan,โ ujar Abdul Muโti. Capaian tahun sebelumnya menjadi fondasi program ini, di mana revitalisasi 16.167 sekolah pada 2025 telah terlaksana 100 persen. Sekolah-sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal yang selama puluhan tahun belum mendapat perbaikan infrastruktur kini menjadi prioritas utama program tersebut.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Nevirizal mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (23/7/2026). Keputusan itu diambil setelah unggahan sang anak yang melakukan flexing di media sosial viral dan menuai polemik. Dalam surat pengunduran dirinya, Nevirizal menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas polemik yang ditimbulkan oleh anggota keluarganya. Meski persoalan itu bersifat pribadi, ia menilai kegaduhan tersebut telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi tempatnya mengabdi. Sebelumnya, anak Nevirizal menjadi sorotan usai melakukan flexing di media sosial dengan memamerkan liburan ke Korea Selatan, Bangkok, dan Eropa, hadiah mobil ratusan juta dari sang ayah, serta 15 jeriken BBM yang diborong ayahnya. Unggahan tersebut menuai kritik luas setelah viral di tengah pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues.
Media sosial Threads diramaikan kisah Yurizal Tri Chaerawan yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kamar rawat inap. โ8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS,โ tulis Yurizal. Sahabatnya, Firhan Arief, mengungkapkan Yurizal baru mendapat ruangan setelah dua hari menunggu di IGD. Alih-alih mendapat dukungan, Yurizal justru dihujat di kolom komentar Threads, termasuk oleh sejumlah nakes, yang merendahkan kondisi ekonominya. Firhan menyebut Yurizal sempat menangis membaca komentar tersebut di tengah kondisinya yang melemah. Beberapa hari kemudian, Yurizal meninggal dunia. โYurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat banget. Maafin sepupu saya kalau curhat gini di Threads, sebelumnya dia sakit enggak pernah cerita-cerita ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpan sendiri,โ ujar sepupu Yurizal, melalui akunnya Hilperd.
Kasus pengeroy0kan terhadap wasit pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam), Ridho Bekti Utomo, saat memimpin laga Danlanud Cup 2026 di Purbalingga kini berlanjut ke ranah hukum. Ridho resmi melapor ke Polsek Bukateja setelah mengalami luka di wajah, kepala, leher, dada, serta dislokasi pada salah satu jarinya. โSaya berharap proses hukum berjalan adil dan pelaku bertanggung jawab sesuai aturan,โ ujar Ridho, Sabtu (1/8/2026). Panitia sempat mengganti Ridho dengan wasit dari unsur TNI AU agar pertandingan dilanjutkan. Namun, perangkat pertandingan kembali mendapat protes hingga terpaksa menjauh dari lapangan menghindari amukan penonton. Turnamen pun ditunda sambil menunggu hasil evaluasi.
Sebuah Toyota Alphard menerobos lampu merah di penyeberangan jalan kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7/2026). Rekaman CCTV memperlihatkan mobil tetap menancap gas saat lampu penyeberangan sudah menyala merah, ketika kendaraan lain telah berhenti dan pejalan kaki mulai menyeberang dari kedua arah. Seorang satpam yang hendak menyeberang kemudian menegur Toyota Alphard tersebut. Namun ternyata sopir Alphard tersebut tak terima dengan teguran dari satpam, hingga menghentikan mobilnya di dekat zebra cross. Dalam video lain, satpam itu terlihat dihampiri dua pria berbaju batik dan kemudian digiring ke pos polisi. Dalam video klarifikasi, sang satpam mengatakan dirinya diancam akan dilaporkan ke vendor tempatnya bekerja agar dipecat. Merasa terpojok, ia kemudian menangis, bersujud, dan meminta maaf. Polisi menyatakan kedua belah pihak telah dimediasi dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Nevirizal mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (23/7/2026). Keputusan itu diambil setelah unggahan sang anak yang melakukan flexing di media sosial viral dan menuai polemik. Dalam surat pengunduran dirinya, Nevirizal menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas polemik yang ditimbulkan oleh anggota keluarganya. Meski persoalan itu bersifat pribadi, ia menilai kegaduhan tersebut telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi tempatnya mengabdi. Sebelumnya, anak Nevirizal menjadi sorotan usai melakukan flexing di media sosial dengan memamerkan liburan ke Korea Selatan, Bangkok, dan Eropa, hadiah mobil ratusan juta dari sang ayah, serta 15 jeriken BBM yang diborong ayahnya. Unggahan tersebut menuai kritik luas setelah viral di tengah pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues.
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) periode 2016โ2024, Chairul Anwar, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi anggaran pakan hewan. Tersangka diduga menyalahgunakan anggaran PDTS KBS untuk kepentingan pribadi maupun pengeluaran fiktif sepanjang 2016 hingga 2024. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim I Gede Punia Atmaja mengatakan tersangka memerintahkan staf keuangan mengeluarkan anggaran dan menyusun pertanggung jawaban fiktif. Akibatnya, jumlah pakan yang diterima hewan tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya. โHewan-hewan juga berdampak pada kurang sehat, kemudian kurus, cenderung mati, dan tidak terdapat perawatan yang baik,โ ujar I Gede. Berdasarkan perhitungan sementara, dugaan korupsi tersebut mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp10.209.664.735,60. โYa, dari Rp10,2 miliar ini ada sekitar Rp7,4 miliar dipergunakan untuk kepentingan pribadi,โ katanya.
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.