gfrustandi
Kok bisa Indonesia nggak dijajah 350 tahun?โ Mari kita bahas dengan data: 1. VOC itu apa? Kongsi dagang swasta (1602-1799), bukan pemerintah kolonial. Mereka cuma monopoli rempah di pelabuhan. Banyak kerajaan Nusantara masih merdeka. 2. Kapan penjajahan formal dimulai? Tahun 1800, setelah VOC bangkrut dan pemerintah Belanda ambil alih. 3. Kapan Belanda kuasai SELURUH Indonesia? Tahun 1908. Aceh baru takluk 1912, Bali 1908. Sebelum itu, banyak wilayah masih independen. 4. Jadi berapa lama penjajahan seluruh Indonesia? 34 tahun (1908-1942, sebelum Jepang masuk). 5. Dari mana angka 350 tahun? Dihitung mundur dari proklamasi 1945 ke kedatangan Belanda 1595. Padahal 1595 itu ekspedisi dagang, bukan penjajahan. 6. Setiap wilayah sama durasinya? Tidak. Jawa ~140 tahun, Aceh ~30-40 tahun, Bali ~34 tahun. 7. Berarti VOC nggak brutal? SALAH. VOC dan Hindia Belanda sangat brutal. Ribuan nyawa melayang karena Cultuurstelsel, kerja paksa, dll. Tapi angka 350 tahun tetap mitos. Ini tentang faktual, bukan meremehkan penderitaan. #AISejarah #SejarahIndonesia #edukasisejarah
Daendels bayar 30.000 Rakyat nggak dapet. Bupati korupsi ? โ ๏ธ Pekerja tetap dipaksa kerja pakai ancaman. Upah (kalau sampai) nggak sebanding nyawa yang melayang. Jadi siapa villain sebenarnya? Next Vid.2: Bukti kerja paksa tetap terjadi. #ai #edukasisejarah #SejarahIndonesia
Pattimura tidak kalah di medan perang. Dia ditangkap karena pengkhianatan dari bangsanya sendiri. Raja Booi, pemimpin negeri Booi di Saparua, awalnya adalah sekutu Pattimura. Dia bahkan ikut Proklamasi Haria pada 29 Mei 1817 bersama Pattimura dan pemimpin lainnya. Tapi hubungan mereka retak. Pattimura menurunkan posisi Raja Booi sebagai pemimpin rakyat. Terlebih lagi rakyatnya lebih menghormati dan mematuhi Pattimura ketimbang Raja Booi. Dendam itu yang akhirnya membuat Raja Booi memilih Belanda. November 1817, malam hari. Raja Booi membocorkan lokasi persembunyian Pattimura di Siri Sori kepada Belanda. Dia bahkan memandu beberapa serdadu Belanda ke tempat Pattimura bersembunyi. Saat pintu didobrak, Pattimura mendengar suara Raja Booi berteriak memperingatkan mereka untuk menyerah. Di situ Pattimura tahu. Orang yang dulu berjuang bersamanya, sekarang berdiri di samping musuh. Pattimura dan pasukannya dikepung serdadu bersenjata lengkap. Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Pattimura dibawa ke Benteng Victoria, Ambon. Diinterogasi berkali-kali. Belanda menawarkan pengampunan jika dia mau bekerja sama. Tapi Pattimura menolak. Dia tidak akan mengkhianati perjuangan seperti yang dilakukan Raja Booi. 16 Desember 1817, sebelum digantung, Pattimura berkata kepada rakyat Maluku: โPattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan. Tetapi suatu waktu kelak, Pattimura-Pattimura muda akan bangkit!โ Pengkhianatan boleh menangkap Pattimura. Tapi semangat perjuangan tidak akan pernah mati. ๐ฎ๐ฉ Sumber: Wikipedia, vredeburg.id, Kompas.id, Kumparan, Historia.id #belajarsejarah #edukasisejarah #sejarahindonesia #serunyabelajar ๐ฎ๐ฉ
Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura): Pahlawan yang Memilih Melawan Daripada Mati Perlahan Latar Belakang Penindasan (Maret 1817): Belanda kembali berkuasa di Maluku setelah masa pendudukan Inggris. Kebijakan kolonial yang brutal segera diterapkan: Monopoli Rempah yang Mencekik: Rakyat Maluku dipaksa menjual rempah dengan harga sangat murah.tapi rakyat tidak mendapat apa-apa dari kekayaan rempah mereka sendiri. Kerja Paksa Tanpa Upah: Rakyat dipaksa bekerja untuk menghasilkan tanpa bayaran. Hasil kerja mereka dirampas untuk kepentingan kolonial. Wajib Militer Paksa: Pemuda Maluku dipaksa menjadi tentara dan dikirim ke Jawa. Bagi masyarakat Maluku, ini seperti hukuman buanganโmemisahkan mereka dari keluarga dan tanah air selamanya. Residen Van den Berg: Pejabat Belanda di Saparua ini terkenal sewenang-wenang. Makna Kemenangan: Keberhasilan merebut Benteng Duurstede membuktikan satu hal: ketika rakyat bersatu, bisa menang. Berita kemenangan menyebar ke seluruh Maluku, membangkitkan harapan bahwa perlawanan adalah mungkin. Ini baru awal dari perjuangan panjang rakyat Maluku melawan kolonialisme Belanda. Sumber: Wikipedia, Kompas, Ruangguru, Gramedia, Vredeburg.id, UNESCO, Historia.ID, Kumparan, detikNews, Paul Budde History, ResearchGate #ai #SejarahIndonesia #edukasisejarah
Tahukah kamu, ada seorang pahlawan nasional Indonesia yang mulai berjuang pada usia 17 tahun? Namanya Martha Christina Tiahahu. Lahir di Pulau Nusalaut, Maluku, pada tahun 1800. Ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, adalah pemimpin perang yang bergabung dengan Kapitan Pattimura untuk melawan penjajahan Belanda. Belanda saat itu kembali menguasai Maluku. Mereka memaksa rakyat dengan kerja paksa, pajak yang tinggi, dan monopoli rempah-rempah. Rakyat Maluku sangat menderita. Christina tidak bisa diam. Di usia 17 tahun, dia memilih untuk ikut berjuang bersama ayahnya. Dia adalah salah satu wanita yang aktif melawan tentara Belanda yang bersenjata lengkap. Momen paling ikonik adalah saat pertempuran sengit di Saparua. Christina menari cakalele โ tarian perang tradisional Maluku โ di garis depan untuk membangkitkan semangat pasukan. 1817, pasukan rakyat Maluku berhasil menyerang dan membakar Benteng Duurstede hingga rata dengan tanah. Semua ini dilakukan oleh seorang remaja 17 tahun yang membuktikan bahwa keberanian tidak mengenal usia atau gender. ๐ฎ๐ฉ Sumber: Wikipedia, Kompasiana, Liputan6, Kompas.id, Kumparan #belajarsejarah #edukasisejarah #sejarahindonesia #ai
Pattimura tidak kalah di medan perang. Dia ditangkap karena pengkhianatan dari bangsanya sendiri. Raja Booi, pemimpin negeri Booi di Saparua, awalnya adalah sekutu Pattimura. Dia bahkan ikut Proklamasi Haria pada 29 Mei 1817 bersama Pattimura dan pemimpin lainnya. Tapi hubungan mereka retak. Pattimura menurunkan posisi Raja Booi sebagai pemimpin rakyat. Terlebih lagi rakyatnya lebih menghormati dan mematuhi Pattimura ketimbang Raja Booi. Dendam itu yang akhirnya membuat Raja Booi memilih Belanda. November 1817, malam hari. Raja Booi membocorkan lokasi persembunyian Pattimura di Siri Sori kepada Belanda. Dia bahkan memandu beberapa serdadu Belanda ke tempat Pattimura bersembunyi. Saat pintu didobrak, Pattimura mendengar suara Raja Booi berteriak memperingatkan mereka untuk menyerah. Di situ Pattimura tahu. Orang yang dulu berjuang bersamanya, sekarang berdiri di samping musuh. Pattimura dan pasukannya dikepung serdadu bersenjata lengkap. Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Pattimura dibawa ke Benteng Victoria, Ambon. Diinterogasi berkali-kali. Belanda menawarkan pengampunan jika dia mau bekerja sama. Tapi Pattimura menolak. Dia tidak akan mengkhianati perjuangan seperti yang dilakukan Raja Booi. 16 Desember 1817, sebelum digantung, Pattimura berkata kepada rakyat Maluku: โPattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan. Tetapi suatu waktu kelak, Pattimura-Pattimura muda akan bangkit!โ Pengkhianatan boleh menangkap Pattimura. Tapi semangat perjuangan tidak akan pernah mati. ๐ฎ๐ฉ Sumber: Wikipedia, vredeburg.id, Kompas.id, Kumparan, Historia.id #belajarsejarah #edukasisejarah #sejarahindonesia #serunyabelajar ๐ฎ๐ฉ
Tahukah kamu, ada seorang pahlawan nasional Indonesia yang mulai berjuang pada usia 17 tahun? Namanya Martha Christina Tiahahu. Lahir di Pulau Nusalaut, Maluku, pada tahun 1800. Ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, adalah pemimpin perang yang bergabung dengan Kapitan Pattimura untuk melawan penjajahan Belanda. Belanda saat itu kembali menguasai Maluku. Mereka memaksa rakyat dengan kerja paksa, pajak yang tinggi, dan monopoli rempah-rempah. Rakyat Maluku sangat menderita. Christina tidak bisa diam. Di usia 17 tahun, dia memilih untuk ikut berjuang bersama ayahnya. Dia adalah salah satu wanita yang aktif melawan tentara Belanda yang bersenjata lengkap. Momen paling ikonik adalah saat pertempuran sengit di Saparua. Christina menari cakalele โ tarian perang tradisional Maluku โ di garis depan untuk membangkitkan semangat pasukan. 1817, pasukan rakyat Maluku berhasil menyerang dan membakar Benteng Duurstede hingga rata dengan tanah. Semua ini dilakukan oleh seorang remaja 17 tahun yang membuktikan bahwa keberanian tidak mengenal usia atau gender. ๐ฎ๐ฉ Sumber: Wikipedia, Kompasiana, Liputan6, Kompas.id, Kumparan #belajarsejarah #edukasisejarah #sejarahindonesia #ai
Banyak dari kita kenal Soekarno sebagai Presiden pertama Indonesia. Tapi tahukah kamu, ada satu orang yang berada di balik terpilihnya dia? Namanya Otto Iskandar Dinata. Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan, para anggota PPKI berkumpul untuk sidang. Saat itu, Otto Iskandar Dinata berdiri dan mengusulkan satu nama โ Soekarno, untuk menjadi Presiden pertama Republik Indonesia. Dan juga Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Usulannya dilakukan dengan cara aklamasi, yaitu persetujuan bersama tanpa pemungutan suara. . Dalam satu hari, Indonesia punya Presiden. Tanpa satu usulan itu, perjalanan Indonesia sebagai negara merdeka bisa berjalan sangat berbeda. Siapa lagi tokoh sejarah Indonesia yang perannya selama ini tersembunyi? Sumber: Wikipedia, Kompasiana, Tempo.com, Liputan6, Kompas.id #belajarsejarah #edukasisejarah #sejarahindonesia
23 Januari 1942 - Tiga tahun sebelum Soekarno-Hatta, Nani Wartabone sudah proklamasikan kemerdekaan di Gorontalo. Lengkap dengan: โ Bendera Merah Putih dikibarkan โ Lagu Indonesia Raya dikumandangkan โ Teks proklamasi dibacakan โ Pemerintahan nasional dibentuk Ini bukan deklarasi lokal biasa. Ini bukti semangat merdeka sudah menyala di seluruh Nusantara, jauh sebelum 1945. Nani Wartabone - Pahlawan Nasional yang ceritanya jarang diceritakan. Sumber: Good News from Indonesia, Wikipedia, KOMPAS.COM #sejarahIndonesia #proklamasigorontalo #pahlawannasional #edukasisejarah
Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura): Pahlawan yang Memilih Melawan Daripada Mati Perlahan Latar Belakang Penindasan (Maret 1817): Belanda kembali berkuasa di Maluku setelah masa pendudukan Inggris. Kebijakan kolonial yang brutal segera diterapkan: Monopoli Rempah yang Mencekik: Rakyat Maluku dipaksa menjual rempah dengan harga sangat murah.tapi rakyat tidak mendapat apa-apa dari kekayaan rempah mereka sendiri. Kerja Paksa Tanpa Upah: Rakyat dipaksa bekerja untuk menghasilkan tanpa bayaran. Hasil kerja mereka dirampas untuk kepentingan kolonial. Wajib Militer Paksa: Pemuda Maluku dipaksa menjadi tentara dan dikirim ke Jawa. Bagi masyarakat Maluku, ini seperti hukuman buanganโmemisahkan mereka dari keluarga dan tanah air selamanya. Residen Van den Berg: Pejabat Belanda di Saparua ini terkenal sewenang-wenang. Makna Kemenangan: Keberhasilan merebut Benteng Duurstede membuktikan satu hal: ketika rakyat bersatu, bisa menang. Berita kemenangan menyebar ke seluruh Maluku, membangkitkan harapan bahwa perlawanan adalah mungkin. Ini baru awal dari perjuangan panjang rakyat Maluku melawan kolonialisme Belanda. Sumber: Wikipedia, Kompas, Ruangguru, Gramedia, Vredeburg.id, UNESCO, Historia.ID, Kumparan, detikNews, Paul Budde History, ResearchGate #ai #SejarahIndonesia #edukasisejarah
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.