ikmahr
Kita adalah generasi itu gais.. hehe Banyak yang belum dimasukin ya karena gak akan mungkin bisa masuk dalam 1 video, bantubtambahin di kolom komentar ya gais ๐๐๐๐ป
Ternyata Ini Penyebab Anak Bergerak Pelan Setiap Pagi Pernah nggak, pagi-pagi sudah siap berangkatโฆ tapi anak masih merapikan baju entah berapa kali, minum pelan seperti sedang menikmati sore, atau hanya menatap sandal sambil diam? Dari luar terlihat seperti โmengulur waktuโ, tapi sebenarnya tubuh kecil mereka sedang berusaha mengejar ritme yang belum terbentuk. Pagi hari bagi anak bukan soal โayo cepatโ, tapi soal bagaimana mereka memindahkan diri dari suasana aman ke kegiatan yang penuh aturan. Dan proses memindahkan hati itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Ada rasa kantuk, ada rasa ingin ditemani, ada rasa belum siap menghadapi lingkungan sekolah, atau kadang hanya butuh beberapa menit untuk merasa โutuhโ. Saat kita menekan, mereka bukan mempercepat, justru semakin bingung harus mulai dari mana. Bukan karena mereka tidak mau, tapi karena kemampuan mereka mengatur diri belum matang. Kalau kita mau jujur, yang anak butuhkan bukan suara keras, tapi transisi yang lebih ramah: sentuhan lembut, rutinitas yang jelas, dan suasana yang tidak membuat mereka merasa dikejar. Kadang kita hanya perlu mengubah caranya, bukan anaknya. Pagi yang damai dimulai dari orang tua yang memberi ruang, bukan hanya memberi perintah. Komen โCEKLISโ kami ada ceklis kegiatan menumbuhkan fitrah anak usia 0-14 tahun (Pastiikan sudah follow agar DM nya masuk) #ParentingFitrah #PengasuhanAnak #ParentingBumiHani #RitmePagiAnak #AnakSlowMoving #PsikologiAnak #ParentingLembut #MotherhoodReality #IkmaHanifahRestisari #BelajarJadiOrangTua #CintaYangMendidik #ParentingIndonesia
Jodoh bukan soal cepat atau lambat, tapi soal kesiapan hati dan waktu terbaik dari Allah. ๐ค Bulan Rajab adalah bulan mempersiapkan diri. Bulan membersihkan niat, meluruskan harap, dan menguatkan doa sebelum memasuki bulan-bulan penuh rahmat berikutnya. Jika hari ini masih sendiri, bukan berarti doa kita belum didengar. Bisa jadi Allah sedang menata hati, menyembuhkan luka, atau sedang menjauhkan kita dari jodoh yang belum pantas untuk jiwa kita. Maka ikhtiar jangan berhenti. Perbaiki diri, jaga adab, dan terus titipkan harapan lewat doa. Karena jodoh bukan hanya tentang bertemu, tapi tentang dipertemukan dengan cara yang baik dan diridhai. Semoga Rajab ini menjadi awal dikabulkannya doa-doa yang selama ini kita simpan dalam sujud. ๐คฒโจ Yuk komen โJODOHโ kaminada 30 doa ikhtuar jodohb (pastikan sudah follow agar DM nya masuk #IkhtiarJodoh #DoaJodoh #BulanRajab #HijrahHati MenjemputJodoh Taaruf DoaDalamSujud PercayaTakdi
BANGKOK PRIDE PARADE (Juni, 2025) โ video viralnya baru baru ini Anak-anak kita hidup di zaman visual. Apa yang mereka lihat hari ini, perlahan membentuk rasa normal di pikirannya. Fenomena visual seperti ombre cosplay mungkin dianggap hiburan bagi orang dewasa, dan biasa saja bagi mereka. Memang itu hanya penutup kepala tradisional orang arab, tapi identik dan dekat dengan muslim. Waullahuโalambishowab Namun bagi anak, itu adalah pesan nilai tentang identitas, gender, dan peran tubuh. Anak belum punya filter ideologi, yang ia miliki hanyalah kemampuan meniru. Karena itu, edukasi seksualitas pada anak bukan soal dewasa atau vulgar, melainkan tentang menjaga fitrah agar tidak bingung. Dalam konsep fitrah, anak lahir dengan identitas yang jelas. Tugas orang tua bukan menciptakan gender, melainkan menjaga agar fitrah itu tumbuh selaras dengan penciptaannya. Tahapan menjaganya: โ 0โ2 tahun: pengenalan identitas dasar melalui nama, perlakuan, dan peran ayahโibu. โ 3โ6 tahun: peneguhan peran gender lewat teladan, cerita, dan permainan yang sehat. โ 7โ10 tahun: penjagaan batas, aurat, dan tumbuhnya rasa malu yang sehat. โ 10โ14 tahun: penguatan jati diri dan tanggung jawab sesuai perubahan tubuh. โ Baligh ke atas: pendampingan tenang, bukan penghakiman. Menjaga gender dan seksualitas anak bukan mengekang, tetapi melindungi fitrah agar tidak kabur. Di zaman seperti ini, anak tidak butuh orang tua yang keras, tetapi orang tua yang hadir dan berani membimbing. Semoga Allah menjaga fitrah anak-anak kita ๐ค Teman teman jika ingin belajar mengenai fitrah seksualitas anak, komen โFITRAHโ kami ada ebook kegiatan menumbuhkan fitrah untuk anak usia 0โ14 tahun, salah satunya menjaga dan menumbuhkan fitrah seksualitas anak anak selaras dengan penciptaannya (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk) #EdukasiFitrah #FitrahSeksualitas #ParentingSadar #IslamicParenting AdabSebelumIlmu
Jangan Datang ke Sekolah Hanya untuk Ambil Rapot Mengambil rapot bukan hanya tentang angka. Ia adalah momen mendengar cerita anak lewat sudut pandang guru. Agar pertemuan dengan guru tidak berhenti di nilai dan ranking, ini 10 pertanyaan penting yang sebaiknya ditanyakan orang tua, beserta tujuannya: 1. โApakah anak saya mau belajar di kelas, Bu?โ Karena minat belajar adalah pondasi utama. Anak yang nilainya biasa tapi mau belajar, lebih mudah dibimbing daripada anak pintar yang sudah menyerah. 2. โApakah Ibu melihat keunggulan tertentu pada anak saya?โ Setiap anak punya kekuatan. Kadang bukan di pelajaran, tapi di sikap, kreativitas, atau kepemimpinan. 3. โAnak saya cenderung aktif atau lebih pendiam di kelas?โ Bukan untuk melabeli, tapi agar orang tua tahu cara mendampingi yang sesuai dengan karakter anak. 4. โBagaimana kemampuan bersosialisasinya? Apakah ia mudah berteman?โ Karena kecakapan sosial sama pentingnya dengan kecakapan akademik. 5. โApakah ada tugas yang sering ia abaikan atau tidak diselesaikan?โ Ini membantu orang tua mengevaluasi: apakah anak butuh dukungan,support, atau ia bertanggungjawab atas tugasnya atau tidak. 6. โBagaimana sikap anak saya kepada guru dan orang dewasa di sekolah?โ Adab dan sikap adalah bekal jangka panjang yang sering tak tertulis di rapot. 7. โApakah anak saya pernah menimbulkan masalah di kelas?โ Bukan untuk marah, tapi untuk memahami akar perilaku dan mencari solusi bersama. 8. โBagaimana sikapnya terhadap teman-temannya?โ Apakah ia empatik, mudah tersinggung, memimpin, atau justru sering mengalah, semuanya penting diketahui. 9. โPerubahan apa yang paling terlihat pada anak saya semester ini?โ Karena perkembangan anak tidak selalu linear, tapi selalu bermakna. 10. โTerima kasih Bu, sudah mendidik dan membersamai anak kami.โ Kalimat sederhana yang membuat guru merasa dihargai dan dilibatkan, bukan diadili. Rapot seharusnya menjadi jembatan komunikasi, bukan ruang penghakiman. Semoga pertanyaan-pertanyaan ini membantu orang tua lebih fokus pada proses belajar anak, bukan sekadar hasil akhirnya. Karena anak tidak tumbuh dari angka, tapi dari hubungan yang aman dan penuh penerimaan ๐ค
Belajar dari Poligami Rasulullah ๏ทบ Rame soal klarifikasi istri kedua.MSebelum ikut emosi, yuk belajar dari Rasulullah ๏ทบ. Pertanyaan yang sering muncul: โKenapa Nabi punya istri lebih dari satu? Apakah karena syahwat?โ Faktanya: ๐ Rasulullah ๏ทบ hidup monogami ยฑ25 tahun bersama Khadijah binti Khuwailid. ๐ Di usia muda, kuat, dan di budaya yang permisif, beliau tidak berpoligami. ๐ Poligami baru terjadi setelah Khadijah wafat dan di usia lanjut. Setiap pernikahan beliau punya tujuan spesifik: - Perlindungan janda & kaum lemah (Saudah, Zainab binti Khuzaimah, Ummu Salamah) - Pendidikan umat & ilmu (Aisyah) - Penguatan dakwah & persatuan (Hafshah, Juwairiyah, Shafiyyah, Ummu Habibah, Maimunah) - Penegakan hukum syariat (Zainab binti Jahsy) Kesimpulan: ๐ Poligami Nabi bukan karena nafsu, tapi amanah dakwah, sosial, dan hukum. ๐ Fokus beliau bukan jumlah istri, tapi akhlak, keadilan, dan tanggung jawab. Poligami boleh. Tapi tidak semua orang mampu meneladani bebannya. Yuk Komen โDOAโ kami ada 30 Doa rumah tangga, agar rumah tangga terhindar dari masalah dn diridai Allah (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk ya) #BelajarDariRasulullah #PoligamiDalamIslam #BelajarJadiPasangan #SirahNabawiyah
Tidak Apple to Apple, Tapi Paling Adil Hari ke-9 belajar jadi pasangan. Dalam Islam, laki-laki dan perempuan memang tidak diciptakan untuk peran yang sama. Bukan untuk dibandingkan, bukan untuk disamakan. Karena keadilan bukan soal setara, tapi sesuai fitrah. Suami memimpin karena memikul nafkah. Bukan status, tapi tanggung jawab. Lapang atau sempit, kewajiban menafkahi tidak pernah gugur. Ibu menyusui, ayah menafkahi, peran berbeda, amanah berbeda. Istri bekerja itu pilihan, bukan kewajiban. Nafkah bukan barter. Rumah bukan kantor. Istri bukan karyawan. Memang tidak apple to apple. Karena perempuan menanggung hamil, melahirkan, dan menyusui, beban yang tak bisa ditukar. Islam tidak menyamakan peran, tapi memuliakan fungsi. Belum siap menafkahi? Tunda menikah, yang keliru bukan istri di rumah, tapi memaksa keadilan Allah tunduk pada logika manusia. Yuk komen โSUAMIโ atau โISTRIโ kami ada ebook CARA MEMAHAMI SUAMI dan CARA MEMAHAMI ISTRI (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk) #BelajarJadiPasangan #FitrahPernikahan #NafkahSuami #KeadilanSyariat #islammemuliakanperan
Tidak Apple-to-Apple, Tapi Itulah Tanggung Jawab Suami Pernikahan memang tidak dirancang supaya semua terasa seimbang secara hitungan. Sejak awal, laki-laki yang menikah itu bukan sedang mencari pembagian tugas yang adil di atas kertas, tapi sedang menyatakan kesiapan memikul peran. Mencari nafkah bukan karena istri tidak mampu, dan bukan pula karena suami dimanfaatkan. Itu adalah bentuk kesadaran bahwa ada tanggung jawab yang sengaja diambil. Sama seperti ada peran lain di rumah yang tidak bisa ditukar, tidak bisa digantikan, dan sering kali tidak terlihat hasil kerjanya. Capek itu wajar. Tekanan hidup itu nyata. Tapi ketika memberi nafkah terasa seperti keterpaksaan, mungkin yang perlu ditata ulang bukan peran pasangan, melainkan cara kita memaknai pernikahan itu sendiri. Rumah tangga bukan tentang siapa lebih lelah atau siapa lebih banyak mengeluarkan uang. Rumah tangga adalah tentang siapa yang siap bertanggung jawab tanpa terus merasa dirugikan. Di situlah kedewasaan seorang suami diuji. yuk komen โPAHAMโ kami ada ebook CARA MEMAHAMI SUAMI dan CARA MEMAHAMI ISTRI (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk) #NgobrolinPernikahan #PeranSuami #SuamiMencariNafkah #BapakBapakBicara #RumahTanggaSadar
โจ Kenapa Anak Itu Dititipkan ke Kita? โจ Dalam Al-Qurโan, Allah memperlihatkan satu pola yang sama pada dua perempuan mulia. Bukan karena mereka merasa paling siap, tapi karena mereka paling berserah. Hannah binti Faqudh berharap seorang anak, namun Allah memberi amanah yang di luar bayangannya. Ia tetap menjaga niat, meski jalannya tidak sesuai rencana. Lalu ada Maryam, yang menerima amanah jauh lebih berat, ketika Allah menitipkan Isa kepadanya secara tiba-tiba. Tanpa persiapan. Tanpa perlindungan manusia. Hanya iman yang menjadi sandaran. Dari dua kisah ini, kita belajar satu hal penting: Allah tidak pernah keliru memilih ibu. Tidak pernah asal menitipkan anak. Anak yang hadir dalam hidup kita, dengan segala keunikannya, ujiannya, dan tantangannya, bisa jadi bukan karena kita paling mampu, tetapi karena kita yang paling dibutuhkan untuk membersamainya. Kalau hari ini lelah, kalau merasa belum pantas, ingatlahโฆ Allah tidak menitipkan amanah tanpa perhitungan. Dan setiap anak yang hadir, selalu membawa jalan tumbuh, bagi dirinya, dan bagi orang tuanya. Yuk komen โANAKโ kami ada ebook cara memahami anak, untuk membantu pengassuhan dirumah (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk) #ParentingIslami #AmanahAnak #BelajarJadiOrangTua #RefleksiIbu #PengasuhanDenganIman
BANGKOK PRIDE PARADE (Juni, 2025) โ video viralnya baru baru ini Anak-anak kita hidup di zaman visual. Apa yang mereka lihat hari ini, perlahan membentuk rasa normal di pikirannya. Fenomena visual seperti ombre cosplay mungkin dianggap hiburan bagi orang dewasa, dan biasa saja bagi mereka. Memang itu hanya penutup kepala tradisional orang arab, tapi identik dan dekat dengan muslim. Waullahuโalambishowab Namun bagi anak, itu adalah pesan nilai tentang identitas, gender, dan peran tubuh. Anak belum punya filter ideologi, yang ia miliki hanyalah kemampuan meniru. Karena itu, edukasi seksualitas pada anak bukan soal dewasa atau vulgar, melainkan tentang menjaga fitrah agar tidak bingung. Dalam konsep fitrah, anak lahir dengan identitas yang jelas. Tugas orang tua bukan menciptakan gender, melainkan menjaga agar fitrah itu tumbuh selaras dengan penciptaannya. Tahapan menjaganya: โ 0โ2 tahun: pengenalan identitas dasar melalui nama, perlakuan, dan peran ayahโibu. โ 3โ6 tahun: peneguhan peran gender lewat teladan, cerita, dan permainan yang sehat. โ 7โ10 tahun: penjagaan batas, aurat, dan tumbuhnya rasa malu yang sehat. โ 10โ14 tahun: penguatan jati diri dan tanggung jawab sesuai perubahan tubuh. โ Baligh ke atas: pendampingan tenang, bukan penghakiman. Menjaga gender dan seksualitas anak bukan mengekang, tetapi melindungi fitrah agar tidak kabur. Di zaman seperti ini, anak tidak butuh orang tua yang keras, tetapi orang tua yang hadir dan berani membimbing. Semoga Allah menjaga fitrah anak-anak kita ๐ค Teman teman jika ingin belajar mengenai fitrah seksualitas anak, komen โFITRAHโ kami ada ebook kegiatan menumbuhkan fitrah untuk anak usia 0โ14 tahun, salah satunya menjaga dan menumbuhkan fitrah seksualitas anak anak selaras dengan penciptaannya (Pastikan sudah follow agar DM nya masuk) #EdukasiFitrah #FitrahSeksualitas #ParentingSadar #IslamicParenting AdabSebelumIlmu
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.