jadipossible
โ 3 hal yang Raditya Dika ajarin tentang nulis kreatif (gue rangkum dari bukunya): (Source: โRahasia Menulis Kreatifโ & โMenulis Itu Bekerja Untuk Keabadianโ) 1) Temukan masalah. Radit bilang ide yang bagus itu bukan yang keren di kepala, tapi yang berangkat dari masalah nyata. Dia sengaja nyari keresahan sehari-hari yang orang lain juga rasain. โก๏ธ โKalau gak ada masalah, gak ada cerita.โ 2) Catat ide, jangan ngandelin mood. Dia selalu bawa notes. Katanya ide itu licin โ kalau gak ditangkap saat muncul, hilang. Dia bilang banyak penulis buntu bukan karena kurang inspirasi, tapi malas nyatet. 3) Tulis cepat, revisi belakangan. Dia sengaja bikin draf pertama jelek. Katanya menulis bagus itu hasil revisi, bukan wangsit. Yang penting aliran ide keluar dulu tanpa dihambat perfeksionisme. Intinya: kreatif itu bukan nunggu ilham, tapi nyiapin sistem. Gak cuma Radit, banyak penulis lain yang pakai prinsip mirip: โ๏ธ Ide = masalah โ๏ธ Simpan catatan โ๏ธ Eksekusi cepat ๐ Kalau lo ingin tahu kompilasi cara yang dipakai para ekspert + sistem yang gue pake sendiri selama ini buat bikin konten di IG, komen ๐ โAJARINโ Nanti gue kasih akses ke materi lengkapnya
Sekalinya dianggap jadi bisnis beneran ya managementnya juga harus beneran. Makanya belajar bukan cuma cara peliharanya gimana tapi cara mengatur bisnisnya gimana. Hanya sharing ๐ Note: Gambar pertama, AI Generated Content.
Mending apa ya? Disclaimer: Gambar 1-2 itu AI generated content. Rencananya mau dibikin gitu.
Sedap sekali ya beternak ayam ini. Follow @lohjinawiproject.id juga ya untuk ikutin progress brand bisnis kami. ๐
Progress food-estate bagian kandang ayam kampung petelur (non-batterry cage system). Bisa diisi 50-70an ayam. Jadi gak perlu lagi beli whey protein pabrikan yg mahal itu untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga. Gak sabar sama hasil jadinya ๐ช๐ Gambar 1: AI Generated Content. Itu adalah ekspektasi kandang yg kalo udah jadi.
Jadi total bikin kandangnya itu adalah...... Apa gak kemewahan? Menurutku malah ini cukupan aja. Dengan spek begini insyaallah; - Gak bau, - Ayam nyaman jadi kualitas telur juga baik, - Risiko kematian lebih minim, - Risiko terkena penyakit juga lebih minim. Kalo dihitung ke hpp pun, masih masuk kok. Margin keuntungan tergantung pasarnya aja. ๐ Semoga bermanfaat. ๐ช
Kami jual lebih tinggi bukan karena ego. Siapa pun yang mau mikir sebentar pasti paham, ayam yang dipelihara dengan baik, lingkungannya bersih, pakannya sehat, otomatis kualitas ayam dan telurnya juga beda. Di banyak penelitian peternakan juga disebutkan, kondisi lingkungan, pakan, dan manajemen kandang berpengaruh langsung ke kualitas hasil ternak. Pun sama dengan peternakan skala kecil rumahan ini. Aku gak pengin serve semua orang. Aku pengin serve orang yang peduli. Bagi yang belum familiar, ini namanya positioning. Sederhananya: bukan soal jual ke siapa aja, tapi jual ke orang yang tepat, dengan nilai yang memang relevan buat mereka. Kalau kamu mau belajar cara bangun positioning bisnis atau produkmu, klik link di bio profilku. Bayarnya seikhlasnya aja.
โBeternak ayam itu gak menjanjikan, kalah di pakan.โ Bener gak sih? Jawabanku: tergantung mainnya. Banyak orang gagal bukan karena ayamnya, tapi karena miss-management dan salah mindset. Skala rumahan itu bukan fase cari untung besar. Itu fase belajar sistem dan bangun trust. Kalau sistem rapi dan orang sudah percaya, baru ngomongin skala (investor, KUR, bank, dll). Hitungan kasar biar kebayang (konvensional): Asumsi: - 100 ekor ayam kampung petelur - Konsumsi pakan ยฑ90โ100 gr/ekor/hari - Total pakan ยฑ300 kg/bulan - Harga pakan ยฑRp500.000 / 50 kg Biaya pakan โ Rp3.000.000 / bulan Produksi realistis: - Produktivitas ยฑ60โ70% - ยฑ60 butir/hari โ 1.800 butir/bulan Harga telur kampung: - Rp2.500 โ Rp3.000 / butir Omzet โ Rp4,5 โ 5,4 juta / bulan Artinya: Masih ada sisa setelah pakan. Belum gede, tapi bukan rugi. Dan ini belum masuk: - penjualan langsung, - branding, - olahan, - atau sumber income lain di luar telur. Kesimpulanku: Yang bikin rugi itu bukan ternaknya, tapi main kecil dengan ekspektasi langsung besar. Skala rumahan itu sekolah bisnis. Untungnya bukan di uang dulu, tapi di sistem dan kepercayaan. Kalau sistem sudah jalan, uang tinggal ngikutin.
Kenapa kandang ayam perlu disiapkan dulu sebelum ayam masuk? Karena banyak penyakit ayam itu datangnya bukan dari ayamnya, tapi dari kandang yang belum siap. Di kandang ini aku pakai desinfektan alami, bukan buat steril total, tapi buat nekan bakteri & bau tanpa matiin kehidupan mikroba baik. Resepnya (ยฑ7 liter): Air 7 L Cuka 140 ml Rebusan sereh wangi 300 ml Garam 1 sdm Fungsinya singkat aja: Cuka โ nurunin pH, bakteri susah tumbuh. Sereh โ antibakteri ringan & gak disukai serangga. Garam โ bantu kontrol mikroba & bau. Di kandang ini aku juga pakai MB3, bukan buat bunuh mikroba, tapi biar mikroba baik tetap hidup dan bekerja ngurai sisa organik & nekan bau amonia. Ini bukan pengganti obat atau vaksin, tapi bagian dari pencegahan kandang. Kalo penasaran sama MB3 dan cara pakainya, cek link di bio yak!
Urusan sama sampah-sampah ini dulu sebelum jadi estetik. Sesuai peribahasa, bersusah-susah dahulu, bersenang-senang gak pernah kejadian. Itu... Itu peribahasa buat kalian yang sok pengen mengubah pacar lebih baik. Endingnya nyesel sendiri lo!
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.