Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
JAKARTA TERKINI Instagram Profile
jakarta.terkini

JAKARTA TERKINI

jakarta.terkini

badge Mega | Mass Pool
follower
Total Followers 2.2m
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Mega badge Mega | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

0.14% low Engagement rate
3.1k Avg. likes per post
93 Avg. comments per post
140.6k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

0.42% 0.34% 0.25% 0.17% 0.08% 0.00%
2026-05-23
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-27

Engagement Rate For Top 10 Posts

3.68% 2.94% 2.21% 1.47% 0.74% 0.00%
2026-03-23
2026-03-23
2026-03-23
2026-03-24
2026-03-25
2026-04-07
2026-04-10
2026-04-11
2026-04-11
2026-04-15
Date Posted
Content

Akhir-akhir ini kasus keker4san beg4l di jalanan Jakarta semakin sering kita lihat di media sosial. Bahkan tak jarang kasus-kasus ini juga terjadi saat siang hari atau bahkan saat jalanan masih ramai. Intinya selalu waspada dan jangan panik ketika kamu dipepet oleh orang yang mencurigakan saat berkendara sendirian di jalan yang sepi. Selalu waspada Jakartans..? Follow @jakarta.terkini agar tidak ketinggalan info menarik lainya. #JakartaTerkini

4.48% Engagement Rate
99.3k 2.8k
Content

Dua remaja menjadi korban aksi pembeg4lan yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gunung Sahari Raya, tepatnya di depan Halte Jembatan Merah, Kecamatan Senen, pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Saat kejadian, kedua korban tengah berboncengan melaju dari arah Senen menuju Ancol. Namun, di tengah perjalanan, mereka tiba-tiba dipepet oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari empat orang. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat dua orang pelaku membawa senj4ta t4jam. Di bawah anc4man tersebut, korban tidak dapat melakukan perlawanan. Para pelaku kemudian mengambil alih sepeda motor milik korban. Tak hanya kendaraan, dua unit ponsel milik korban juga turut dirampas. FoIIow @jakarta.terkini agar tidak ketinggalan info terkini di Jakarta! #JakartaTerkini

3.54% Engagement Rate
72.1k 8.6k
Content

Diduga terjadi aksi premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kali ini, sopir bajaj menjadi sasaran dugaan pemalakan dengan modus โ€œuang setoranโ€. Dalam unggahan akun tt/Itsremiaa pada Jumat (10/4/2026), terlihat pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir bajaj. โ€œSehari seratus ribu sih,โ€ ujar sopir bajaj dalam video tersebut. Sopir bajaj juga mengaku, jika tidak memberikan uang setoran, mereka kerap mendapat anc4man. Mulai dari diteriaki maling hingga pemukul4n. โ€œKalau nggak dikasih bisa diteriakin maling, tuh lihat ada yang pecahโ€ฆ ditonjok,โ€ lanjutnya. Meski merasa dirugikan, para sopir bajaj mengaku tidak bisa melawan. Pasalnya, lokasi tersebut merupakan tempat mereka mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari. Follow @jakarta.terkini agar tidak ketinggalan info terkini di Jakarta. #JakartaTerkini

3.68% Engagement Rate
72k 11.8k
Content

Dunia perkeretaapian Indonesia punya sejarah yang panjang, termasuk tragedi kelam yang merenggut nyawa. Selain insiden semalam (27/4), tiga peristiwa ini menjadi catatan penting betapa mahalnya harga sebuah keselamatan. Oleh karena itu, tragedi-tragedi ini dijadikan pengingar agar senantiasa tetap waspada sambil berharap agar sistem transportasi massal kita terus berbenah agar kejadian serupa tidak terulang. Kalau kamu gimana Jakartans? Mana dari peristiwa di atas yang paling membekas di ingatanmu? #JakartaTerkini

3.02% Engagement Rate
68.2k 570
Content

Warga di Jonggol, Bogor sempat dihebohkan dengan penampakan โ€œawan pelangiโ€ di langit. Fenomena ini dijelaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai hal yang wajar dalam optik atmosfer. Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan warna pelangi muncul karena cahaya matahari mengenai butir-butir air di udara, bisa dari sisa hujan atau hujan di wilayah lain. Bentuknya terlihat seperti โ€œawan pelangiโ€ karena sebagian pelangi tertutup awan tebal jenis towering cumulus, jadi tidak tampak utuh. BMKG menegaskan, fenomena ini bukan tanda bahaya, tapi menandakan adanya pertumbuhan awan yang bisa memicu hujan lokal di sekitar area tersebut. #JakartaTerkini

2.81% Engagement Rate
63.1k 964
Content

Akhir-akhir ini kasus keker4san beg4l di jalanan Jakarta semakin sering kita lihat di media sosial. Bahkan tak jarang kasus-kasus ini juga terjadi saat siang hari atau bahkan saat jalanan masih ramai. Intinya selalu waspada dan jangan panik ketika kamu dipepet oleh orang yang mencurigakan saat berkendara sendirian di jalan yang sepi. Selalu waspada Jakartans..? Follow @jakarta.terkini agar tidak ketinggalan info menarik lainya. #JakartaTerkini

4.48% Engagement Rate
99.3k 2.8k
Content

๐Ÿ“Œ GIMANA? KITA MAAPIN GAK NIH?! Assalamuโ€™alaikum, Gimana nih? Kita maapin gak ya?! Wassalamuโ€™alaikum

0.87% Engagement Rate
18.7k 1k
Content

Warga di Jonggol, Bogor sempat dihebohkan dengan penampakan โ€œawan pelangiโ€ di langit. Fenomena ini dijelaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai hal yang wajar dalam optik atmosfer. Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan warna pelangi muncul karena cahaya matahari mengenai butir-butir air di udara, bisa dari sisa hujan atau hujan di wilayah lain. Bentuknya terlihat seperti โ€œawan pelangiโ€ karena sebagian pelangi tertutup awan tebal jenis towering cumulus, jadi tidak tampak utuh. BMKG menegaskan, fenomena ini bukan tanda bahaya, tapi menandakan adanya pertumbuhan awan yang bisa memicu hujan lokal di sekitar area tersebut. #JakartaTerkini

2.81% Engagement Rate
63.1k 964
Content

Diduga mengalami rem blong, sebuah truk melaju tak terkendali saat melintas di turunan flyover Slipi dan akhirnya menabrak separator di sekitar Halte Slipi Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/4/2026) pagi. Peristiwa ini menuai perhatian warganet yang menyoroti kesigapan sopir truk. Dalam kondisi darurat, sopir terlihat membanting setir ke arah kanan sebelum memasuki persimpangan yang saat itu dipadati pengendara motor, diduga untuk meminimalisir risiko korban. #JakartaTerkini

2.01% Engagement Rate
42.9k 2.8k
Content

Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, mengumumkan bakal menutup palang perlintasan sebidang ilegal alias tidak resmi. KAI mencatat setidaknya ada 1.800 perlintasan liar yang tidak dikelola secara resmi. Penertiban akan dilakukan secara merata tanpa pandang bulu, termasuk perlintasan liar yang dikelola oleh oknum ormas, tegas Bobby. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membuat perlintasan liar. Selain membahayakan pengguna jalan, perlintasan liar juga mengganggu visibilitas masinis. #JakartaTerkini

2.32% Engagement Rate
49.8k 3.1k

Followers

Followers distribution

67.20% Male
32.80% Female

Followers location

Indonesia 87.30%
India 5.05%
Turkey 1.49%
Malaysia 0.61%
United States 0.44%
Nigeria 0.38%
Egypt 0.26%
Jakarta 30.2%
Bekasi 5.3%
Depok 3.3%
Bandung 3.0%
Bogor 2.2%
Yogyakarta 1.8%
Tangerang 1.6%
Surabaya 1.5%
South Tangerang 1.3%
Semarang 1.2%
Bandar Lampung 0.7%
Malang 0.6%
Palembang 0.6%
Medan 0.6%
Makassar 0.5%

Followers demographics

49.52% 32.49% 11.50% 4.54% 1.92% 0.02%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)
65-
(65-)

Follower types

38.56% mass_followers
10.47% suspicious
5.29% influencers
45.68% real


KOL that follows @jakarta.terkini

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

2.2M 2.2M 2.2M 2.1M 2.1M
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

4k 3.6k 3.2k 2.8k 2.4k 2k
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#jakartaterkini

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@jakarta_terkini @tiger_wongentertainment @damkar_poskalideres @filmsemuakanbaikbaiksaja @pmbunikom @unikom_official @_ahal_


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.