Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
JemberInfo Instagram Profile
jemberinfo_

JemberInfo

jemberinfo_

badge Micro | Mass Pool
follower
Total Followers 48.7k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Micro badge Micro | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

0.06% low Engagement rate
31 Avg. likes per post
0 Avg. comments per post
2.5k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

0.19% 0.15% 0.11% 0.08% 0.04% 0.00%
2026-04-01
2026-04-09
2026-04-12
2026-04-13
2026-04-14
2026-04-14
2026-04-14
2026-04-14
2026-04-15
2026-06-03

Engagement Rate For Top 10 Posts

1.28% 1.02% 0.77% 0.51% 0.26% 0.00%
2026-01-06
2026-01-27
2026-01-27
2026-02-03
2026-02-04
2026-02-04
2026-02-04
2026-02-13
2026-02-19
2026-03-04
Date Posted
Content

Dua pria di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember terlibat carok diduga dipicu perselisihan soal batas tanah. Akibat duel maut tersebut, satu orang tewas. Camat Kalisat Nuryadi menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Dua orang yang terlibat carok bernama Sumarsono (52) selaku korban dan lawannya adalah Buradi (68). โ€œDua-duanya adalah warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember. Dan mereka adalah saudara,โ€ kata Nuryadi, Senin (26/1/2026). Berdasarkan dari keterangan warga sekitar, lanjut Nuryadi, masalah itu bermula dari keduanya yang bersitegang urusan batas tanah. Pada Sabtu (24) malam, keduanya bersitegang dengan sama-sama membawa senjata tajam. โ€œNamun pada Sabtu malam Minggu, keduanya sempat dilerai. Kemudian, terjadi kesepakatan untuk menyelesaikan secara damai di kantor desa,โ€ ujarnya. โ€œTernyata tidak sampai ada perundingan saat itu, lalu pagi tadi ini mereka carok,โ€ tambahnya. Sementara itu, Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati menjelaskan, sekitar pukul 06.00 WIB, Sumarsono sedang menyapu halaman rumahnya. Kemudian, datanglah Buradi langsung membacok Sumarsono. โ€œBacokan pertama dengan menggunakan sabit mengenai punggung korban. Kemudian bacokan kedua sempat ditangkis oleh korban dengan tangannya, sehingga telapak tangan sebelah kanan Sumarsono mengalami luka bacok,โ€ ungkapnya. Setelah itu, korban sempat melarikan diri ke rumah Suharjo selaku ketua RW. Akan tetapi, Buradi tetap mengejarnya. Saat sampai di halaman rumah Suharjo, Suharjo juga sedang menyapu. Korban meminta tolong dengan cara memeluk Suharjo dari belakang,โ€ jelasnya. โ€œAkan tetapi, Buradi tetap melakukan pembacokan yang diarahkan ke Sumarsono. Akan tetapi bacokan Buradi ditangkis oleh Suharjo dengan menggunakan gagang sapu,โ€ imbuhnya. Sumarsono kemudian melarikan diri lagi ke sebelah rumah Suharjo. Namun, di waktu akan melarikan diri, Sumarsono terjatuh sehingga Buradi melakukan pembacokan di perutnya. Sumber : detik.com Foto : Beritajatim.com #jemberinfo #jember

1.28% Engagement Rate
601 23
Content

Tips agar tidak bayar Parkir lagi di Pantai Watu ulo - Papuma, Jember Jawa timur #repost vt : febriandony #jemberinfo #jember

1.24% Engagement Rate
534 71
Content

Pink boy ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… #repost vt : dudunk876 #jemberinfo #jember

1.09% Engagement Rate
467 62
Content

Kasus HIV di Kabupaten Jember, Jawa Timur dinyatakan turun pada 2025. Kendati demikian, angkanya tetap terbilang tinggi. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menunjukkan bahwa ada 700 kasus pada 2025, sementara tahun sebelumnya 800. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Jember, dokter Rita Wahyuningsih menyebut, meski turun penularan HIV masih terjadi pada berbagai kelompok masyarakat. Penemuan kasusnya hampir semua wilayah, pemicu penularan HIV bisa menyerang siapa saja,โ€ kata dia, Kamis (5/3/2026). Rita menjelaskan, kasus HIV ditemukan pada berbagai latar belakang, mulai dari ibu hamil hingga individu yang belum berkeluarga. Penularan juga ditemukan pada pengguna narkoba suntik yang menggunakan jarum secara tidak steril. โ€œAda banyak, ada ibu hamil berarti ditularkan oleh keluarga. Ada juga yang belum berkeluarga, dari populasi laki seks laki (LSL),โ€ terangnya Namun demikian, Rita menyebut temuan kasus baru paling banyak berasal dari kelompok laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan sesamanya atau yang kerap disebut dengan gay. โ€œKasus baru, temuannya paling banyak populasi LSL,โ€ sambungnya Pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Seperti melalui sosialisasi di sekolah-sekolah terkait kesehatan reproduksi dan perilaku berisiko. Menurutnya, remaja merupakan kelompok yang paling rentan lantaran dari pergaulan. โ€œTren sekarang penggunaan jarum suntik, tato, dan pergaulan bebasnya juga tidak bisa dikontrol,โ€ sebut Rita. Selain itu, deteksi dini juga dilakukan pada sejumlah kelompok rentan seperti ibu hamil, pekerja seks perempuan, maupun laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Bagi orang yang terpapar virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh tersebut, tambahnya, harus segera diobati. โ€œSebab sekali tertular HIV tidak ada potensi sembuh,โ€ pimgkasnya. Maka dari itu, Rita menegaskan pentingnya peningkatan edukasi, deteksi dini, serta pengobatan bagi penyintas untuk menekan penularan HIV di masyarakat. Sumber : surabaya.kompas.com #jemberinfo #jember

1.05% Engagement Rate
420 91
Content

Emang onok opo rek? #repost vt : pelajar.jember #jemberinfo #jember

0.76% Engagement Rate
332 39
Content

Kasus HIV di Kabupaten Jember, Jawa Timur dinyatakan turun pada 2025. Kendati demikian, angkanya tetap terbilang tinggi. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menunjukkan bahwa ada 700 kasus pada 2025, sementara tahun sebelumnya 800. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Jember, dokter Rita Wahyuningsih menyebut, meski turun penularan HIV masih terjadi pada berbagai kelompok masyarakat. Penemuan kasusnya hampir semua wilayah, pemicu penularan HIV bisa menyerang siapa saja,โ€ kata dia, Kamis (5/3/2026). Rita menjelaskan, kasus HIV ditemukan pada berbagai latar belakang, mulai dari ibu hamil hingga individu yang belum berkeluarga. Penularan juga ditemukan pada pengguna narkoba suntik yang menggunakan jarum secara tidak steril. โ€œAda banyak, ada ibu hamil berarti ditularkan oleh keluarga. Ada juga yang belum berkeluarga, dari populasi laki seks laki (LSL),โ€ terangnya Namun demikian, Rita menyebut temuan kasus baru paling banyak berasal dari kelompok laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan sesamanya atau yang kerap disebut dengan gay. โ€œKasus baru, temuannya paling banyak populasi LSL,โ€ sambungnya Pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Seperti melalui sosialisasi di sekolah-sekolah terkait kesehatan reproduksi dan perilaku berisiko. Menurutnya, remaja merupakan kelompok yang paling rentan lantaran dari pergaulan. โ€œTren sekarang penggunaan jarum suntik, tato, dan pergaulan bebasnya juga tidak bisa dikontrol,โ€ sebut Rita. Selain itu, deteksi dini juga dilakukan pada sejumlah kelompok rentan seperti ibu hamil, pekerja seks perempuan, maupun laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Bagi orang yang terpapar virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh tersebut, tambahnya, harus segera diobati. โ€œSebab sekali tertular HIV tidak ada potensi sembuh,โ€ pimgkasnya. Maka dari itu, Rita menegaskan pentingnya peningkatan edukasi, deteksi dini, serta pengobatan bagi penyintas untuk menekan penularan HIV di masyarakat. Sumber : surabaya.kompas.com #jemberinfo #jember

1.05% Engagement Rate
420 91
Content

Joh joh doh budal pom kabeh ki #repost vt : sltnfdli05 #jemberinfo #jember

0.5% Engagement Rate
226 20
Content

Dahlahhh emang inisiatipp warga kerajaan ini paling oyeee #repost vt : kaktuuyy #infounej #unej

0.21% Engagement Rate
96 8
Content

siapa yang pernah pengalaman kaya gini btw ini di masjid alhidayah belitung jember ya best. kalau kalian ga kebagian makanan pasti dikasih uang 10k buat beli makan wkwkwkw. untung ae bawa gorengan. #repost vt : apapunbarengmanila #jemberinfo #jember

0.16% Engagement Rate
77 1
Content

Detik-detik Rudal Hipersonik Iran Tembus Iron Dome dan Hantam Aset Miliaran Israel #jemberinfo #beritanasional

0.63% Engagement Rate
301 6

Followers

Followers distribution

76.66% Male
23.34% Female

Followers location

Indonesia 97.63%
Malaysia 1.10%
China 0.29%
Thailand 0.12%
Saudi Arabia 0.12%
Jember 39.5%
Surabaya 5.4%
Malang 2.5%
Jakarta 2.3%
Denpasar 2.3%
Yogyakarta 1.4%
Probolinggo 1.2%
Semarang 1.1%
Batu 1.0%
Bandung 0.9%
Kediri 0.6%
Bekasi 0.6%

Followers demographics

50.12% 27.91% 14.92% 4.14% 2.90%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)

Follower types

17.49% mass_followers
8.68% suspicious
1.97% influencers
71.86% real


KOL that follows @jemberinfo_

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

48.7K 47.3K 45.8K 44.4K 43K
2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06 2026-07

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06 2026-07

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#jemberinfo #jember #repost

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@infounej_ @jatim24update @jemberinfo_ @jawatimurpopuler @real_medkit @tugekmelali @sistersonwheelsbali


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.