mama_nacaa
Ada momen kecil yang kelihatannya biasaโฆ tapi diam-diam berat. Pamit kerja. Cium anak. Lalu pergi. Badan kita berangkat, tapi pikiranโฆ sering masih di rumah. Kepikiran: โdia tadi nyari aku nggak ya?โ โaku kurang hadir nggak ya?โ Dan yang bikin capekโฆ bukan cuma aktivitasnya. Tapi rasa bersalah yang ikut terus. Nggak semua dari kita benar-benar kuat. Ada yang kuatโฆ ada yang cuma belajar terlihat kuat. Kalau kamu lagi di fase ini, kamu nggak sendirian ๐ค ๐ Follow aku di sini, kita belajar pelan-pelan jadi ibu yang tetap hadirโฆ tanpa harus jadi sempurna
Anakku nggak nangis waktu aku pergi. Sudah lama. Dan aku pikir itu artinya aku berhasil. Dia nggak trauma. Dia baik-baik aja. Sampai suatu pagi dia nggak noleh waktu aku bilang dadah. Langsung balik main. Seperti aku nggak ada. Dan aku berdiri di depan pintu nggak bisa bergerak. Bukan karena dia kenapa-kenapa. Tapi karena aku baru sadar satu hal yang selama ini nggak pernah aku izinkan diri sendiri untuk dipikirkan: bukan dia yang kuat. dia hanya sudah tidak berharap aku ada. Dan itu lebih menyakitkan dari semua tantrum yang pernah dia lakukan. Aku nangis di jalan sendirian. Tapi kemudian aku pikir: dia nggak berhenti cinta. dia cuma belajar cara mencintai yang berbeda. Percaya bahwa aku pergi bukan berarti aku nggak kembali. Dan mungkin tanpa aku sadari itu hal terbaik yang pernah aku ajarkan ke dia. ๐ค Kalau anakmu juga sudah "terbiasa" ini bukan tanda kamu gagal. Follow @mamanaca_ untuk hal-hal yang biasanya nggak ada yang berani ceritain. #ibukerja #workingmom #momguilt #workingmomlife
Hari Arafah, aku nggak bisa fokus ibadahh. Aku di kantor. Di jalan. Di rumah dengan pikiran yang masih penuh kerjaan. Tapi ada satu doa dari doa dan tulisan indahnya @.ibumuslimproduktif ๐ค yang selalu aku ulang hari ini.. bukan doa agar aku jadi ibu yang sempurna. Tapi doa agar Allah yang jaga anakku, di semua celah yang nggak bisa aku isi. "Dan jika aku tak selalu berhasil menjadi ibu yang sempurna, jangan kurangi kasih sayang-Mu untuknya." Ini yang bikin aku nangis. Karena kita nggak akan pernah cukup dan mungkin itu bukan kegagalan. Itu alasan kita butuh Dia. Aamiin ya Rabbal 'Alamiin. ๐ค
Kalah dari siapa? Kita sering tanpa sadar melihat peran ibu dari sudut yang berbeda-beda. Ada yang bisa selalu hadir, ada yang harus berbagi waktu dengan pekerjaan, ada yang punya dukungan penuh di rumah, ada juga yang menjalani semuanya dengan caranya sendiri. Tapi ini bukan tentang siapa yang lebih baik, atau siapa yang lebih โbenarโ. Karena di balik setiap pilihan, selalu ada cerita, pertimbangan, dan perjuangan yang nggak terlihat. Menjadi ibu bukan perlombaan. Nggak ada yang harus dikalahkan. Kita hanya sedang menjalani peran yang sama, dengan kondisi yang berbeda. Dan semua ituโฆ sama-sama berarti ๐ค Kalau kamu juga lagi capek dijelasin โ follow ya. Di sini nggak ada perlombaan ๐ค
Pas aku pulang, dia lagi ketawa lepas sama neneknyaaโฆ Aku ikut senang. Tapi di hati, ada bagian kecil yang sempat berbisik, โAndai aku yang bikin dia ketawa selepas itu.โ Bukan cemburu. Cuma kadangโฆ aku juga pengen jadi orang yang pertama dia cari, yang pertama dia peluk, yang pertama dia ajak bercanda. Lalu aku muncul di depan pintu .. Dia nengok, senyumnya langsung melebar sambil lari nyamperin aku. Dan di detik itu, semua rasa yang tadi numpuk pelan-pelan luluh. Aku sadarโฆ Mungkin aku memang nggak ada di setiap tawanya. Tapi senyum kecilnya saat menyambut aku pulangโฆ itu sudah lebih dari cukup untuk mengobati rinduku seharian. Porsi kami berbeda. Nenek yg jaga punya tempatnya sendiri. Dan aku pun tetap punya tempat yang nggak bisa digantikan: ibunya. ๐ค Kalau kamu juga pernah pulang dan disambut senyum sekecil apa pun dari anakmu, peluk jauh ya. Kadang itu yang bikin kita kuat berangkat kerja lagi besok. Kalau cerita ini terasa seperti ceritamu juga, follow aku ya. Semoga halaman ini bisa jadi tempat pulang untuk hati yang sering merasa kurang.
Dulu setiap aku pamit, dia nangis. Aku ikut nangis di jalan menuju kantor. Sekarang dia cuma turun dari motor dan dadah ke mama nya. Nggak ada drama. Nggak ada tangisan. Aku bilang dalam hati, โWah, sekarang dia udah terbiasa ya.โ Tapi ada bagian kecil di hatiku yang justru kangen saat dia masih berat melepas aku. Sampai akhirnya aku belajar melihatnya dari sisi yang berbeda. Mungkin dia nggak berhenti nangis karena berhenti butuh aku. Mungkin dia berhenti nangis karena dia percayaโฆ Mama pasti pulang. Dan mungkin, itu juga bentuk cinta yang sedang tumbuh. ๐ค Kalau anakmu juga sekarang udah tenang setiap kamu pamit, kirim postingan ini ke ibu lain yang mungkin diam-diam merasakan hal yang sama. ๐ค Follow @mamanaca_ kalau kamu juga sedang belajar menjadi ibu bekerja, tanpa terus merasa kurang.
Pas aku pulang, dia lagi ketawa lepas sama neneknyaaโฆ Aku ikut senang. Tapi di hati, ada bagian kecil yang sempat berbisik, โAndai aku yang bikin dia ketawa selepas itu.โ Bukan cemburu. Cuma kadangโฆ aku juga pengen jadi orang yang pertama dia cari, yang pertama dia peluk, yang pertama dia ajak bercanda. Lalu aku muncul di depan pintu .. Dia nengok, senyumnya langsung melebar sambil lari nyamperin aku. Dan di detik itu, semua rasa yang tadi numpuk pelan-pelan luluh. Aku sadarโฆ Mungkin aku memang nggak ada di setiap tawanya. Tapi senyum kecilnya saat menyambut aku pulangโฆ itu sudah lebih dari cukup untuk mengobati rinduku seharian. Porsi kami berbeda. Nenek yg jaga punya tempatnya sendiri. Dan aku pun tetap punya tempat yang nggak bisa digantikan: ibunya. ๐ค Kalau kamu juga pernah pulang dan disambut senyum sekecil apa pun dari anakmu, peluk jauh ya. Kadang itu yang bikin kita kuat berangkat kerja lagi besok. Kalau cerita ini terasa seperti ceritamu juga, follow aku ya. Semoga halaman ini bisa jadi tempat pulang untuk hati yang sering merasa kurang.
Kamu nggak harus sempurna dulu untuk bisa berdoa. ๐พ Save ini untuk hari-hari yang berat. ๐ค Kirim ke satu ibu yang kamu tahu sedang butuh ini sekarang. ๐ฌ Komen โ๐คโ kalau hari ini kamu juga berdoa meski lelah. Follow @mamanaca_ untuk cerita yang biasanya cuma ada di kepala sendiri. #doaibu #ibubekerja #momguilt #workingmom #ibusholehah
Di kantor, orang nggak tahu: bahwa aku baru aja ngirim pesan ke neneknya tiga kali dalam satu jam. Bahwa kemarin malam, aku cuma 4 jam karena anaknya demam. Bahwa aku senyum di meeting sambil nahan nangis. Di rumah, orang nggak tahu: bahwa aku handle presentasi ke 20 orang tadi. Bahwa ada konflik tim yang aku selesaikan sendirian. Bahwa aku capek bukan karena males tapi karena sudah habis dari sebelum sampai rumah. Dan aku hidup di antara dua dunia itu. Dua tempat yang nggak sepenuhnya tahu siapa aku. Di kantor aku ibu yang โmencuriโ waktu untuk WA neneknya. Di rumah aku karyawan yang โterlalu capekโ untuk main. Tapi aku adalah dua-duanya. Sepenuhnya. Sekaligus. Dan itu berat dengan cara yang susah dijelaskan. Kalau kamu juga hidup di antara dua dunia ini kamu nggak harus pilih salah satu. Follow @mamanaca_ aku cerita dari tengah-tengahnya. #ibubekerja #workingmom #ibubekerja #ibukota
Anakku nggak nangis waktu aku pergi. Sudah lama. Dan aku pikir itu artinya aku berhasil. Dia nggak trauma. Dia baik-baik aja. Sampai suatu pagi dia nggak noleh waktu aku bilang dadah. Langsung balik main. Seperti aku nggak ada. Dan aku berdiri di depan pintu nggak bisa bergerak. Bukan karena dia kenapa-kenapa. Tapi karena aku baru sadar satu hal yang selama ini nggak pernah aku izinkan diri sendiri untuk dipikirkan: bukan dia yang kuat. dia hanya sudah tidak berharap aku ada. Dan itu lebih menyakitkan dari semua tantrum yang pernah dia lakukan. Aku nangis di jalan sendirian. Tapi kemudian aku pikir: dia nggak berhenti cinta. dia cuma belajar cara mencintai yang berbeda. Percaya bahwa aku pergi bukan berarti aku nggak kembali. Dan mungkin tanpa aku sadari itu hal terbaik yang pernah aku ajarkan ke dia. ๐ค Kalau anakmu juga sudah "terbiasa" ini bukan tanda kamu gagal. Follow @mamanaca_ untuk hal-hal yang biasanya nggak ada yang berani ceritain. #ibukerja #workingmom #momguilt #workingmomlife
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.