nowdots
Mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero), Luhur Budi Djatmiko, divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider 5 bulan kurungan dalam kasus korupsi pembelian lahan di Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, dengan kerugian negara mencapai Rp348,69 miliar. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Luhur terbukti melanggar UU Tindak Pidana Korupsi karena menyetujui proses pengadaan lahan tanpa kajian investasi memadai, termasuk dugaan rekayasa laporan penilaian dan persetujuan harga tanah yang dinilai tidak wajar. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman 5 tahun penjara serta uang pengganti ratusan miliar rupiah. Putusan ini kembali dibandingkan publik dengan kasus Nenek Asyani pada 2015. Warga Situbondo berusia 63 tahun itu divonis 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun 3 bulan dan denda Rp500 juta subsider 1 hari kurungan setelah dinyatakan bersalah melanggar UU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan terkait tuduhan pencurian tujuh batang kayu jati. Meski tidak harus menjalani hukuman badan karena masa percobaan, vonis bersalah tersebut memicu reaksi emosional di ruang sidang dan menjadi sorotan luas soal rasa keadilan dalam penegakan hukum. - #nowdots
Sebuah video viral memperlihatkan aksi prank tak biasa di Timur Tengah, di mana seorang pria sengaja memutar suara pesawat drone melalui speaker ke sebuah rumah. Suara yang terdengar begitu nyata itu langsung memicu kepanikan penghuni rumah, yang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri karena mengira ada drone yang terbang rendah dan berpotensi menyerang lingkungan mereka. Fenomena ini tak lepas dari situasi mencekam akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang membuat suara drone menjadi simbol ancaman nyata di kawasan tersebut. Bagi sebagian warga, bunyi tersebut bukan lagi sekadar teknologi, melainkan alarm bahaya yang memicu trauma dan refleks bertahan hidup, hingga prank sederhana pun bisa berubah menjadi momen penuh ketegangan. - #nowdots
Seorang pria bernama MI (56) di Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh pemilik kebun berinisial UA (41) karena dituduh mencuri dua buah labu siam. Peristiwa itu terjadi di depan rumah korban dan disaksikan langsung oleh adiknya, Cucum Suhenda (55). Menurutnya, tersangka memukul dan menendang korban secara membabi buta hingga MI mengalami luka di wajah dan kepala. Setelah penganiayaan itu, korban sempat muntah, mengeluh pusing, lalu pingsan sebelum akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian. Keluarga mengungkapkan dua labu siam yang dibawa korban rencananya akan dimasak untuk berbuka puasa bersama ibunya yang sudah berusia 99 tahun. MI sendiri hidup sederhana sebagai pekerja serabutan dan tinggal bersama ibunya serta anaknya yang masih SMP. Polisi kini telah menangkap UA dan menetapkannya sebagai tersangka penganiayaan, sementara keluarga korban menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian. - #nowdots
Komentator politik Amerika Serikat, Tucker Carlson, melontarkan pernyataan kontroversial dengan mengklaim bahwa otoritas Qatar dan Arab Saudi menangkap agen Mossad yang diduga merencanakan aksi pengeboman. Dalam siarannya, Carlson menyebut dugaan operasi tersebut bertujuan memicu kekacauan dan mendorong negara-negara Teluk terseret lebih jauh dalam konflik melawan Iran. Ia menilai negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sejatinya bukan ancaman bagi Amerika Serikat, melainkan sekutu strategis yang selama ini menjadi tuan rumah pangkalan militer AS. Carlson juga menggambarkan kawasan Teluk, termasuk Dubai, sebagai simbol stabilitas dan pusat ekonomi penting yang akan terdampak besar jika keamanan terganggu. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Qatar, Arab Saudi, maupun Israel terkait klaim penangkapan tersebut. Pernyataan itu pun memicu perdebatan luas di media sosial, menambah panas spekulasi di tengah kompleksitas rivalitas geopolitik yang terus berkembang di Timur Tengah. ๐น YouTube/TuckerCarlson - #nowdots
Sebuah momen tak biasa terjadi di kawasan Cikupa ketika seorang pengemudi yang sempat melawan arah justru menunjukkan sikap yang jarang ditemui di jalan raya. Berawal dari kebingungan menentukan rute, situasi yang biasanya memicu emosi ini berubah menjadi momen reflektif ketika sang pengemudi memilih berhenti alih-alih melanjutkan pelanggaran. Ia bahkan turun dari kendaraan dan secara terbuka mengakui kesalahannya di hadapan pengguna jalan lain. Dengan sikap sopan, ia meminta maaf atas tindakannya yang berpotensi membahayakan, menghadirkan contoh sederhana tentang tanggung jawab dan etika berkendara yang menuai simpati publik. - #nowdots
Pagi hari di KRL Commuter Line Jabodetabek, khususnya di gerbong wanita jalur hijau, kembali diwarnai kepadatan ekstrem di awal pekan. Sejak keberangkatan dari Stasiun Rawabuntu, penumpang sudah memadati gerbong, dan situasi semakin sesak saat kereta berhenti di Stasiun Sudimara hingga Jurang Mangu. Dalam kondisi berdesakan, terdengar penumpang yang hampir pingsan karena tidak mendapatkan tempat duduk di tengah banyaknya penumpang prioritas, hingga akhirnya mendapat bantuan petugas saat turun. Kepadatan terus berlanjut hingga Stasiun Pondok Ranji, di mana seorang ibu hamil kesulitan turun akibat situasi yang semakin tidak terkendali. Teriakan penumpang saling bersahutan meminta jalan, mencerminkan kerasnya perjuangan para pengguna KRL setiap pagi. Meski penuh tantangan, semangat para โpejuang commuterโ tetap terlihat dan bertahan di tengah sesak demi memulai hari dan mengejar aktivitas masing-masing. ๐น Instagram/me.mustika - #nowdots
Sebuah momen tak biasa terjadi di kawasan Cikupa ketika seorang pengemudi yang sempat melawan arah justru menunjukkan sikap yang jarang ditemui di jalan raya. Berawal dari kebingungan menentukan rute, situasi yang biasanya memicu emosi ini berubah menjadi momen reflektif ketika sang pengemudi memilih berhenti alih-alih melanjutkan pelanggaran. Ia bahkan turun dari kendaraan dan secara terbuka mengakui kesalahannya di hadapan pengguna jalan lain. Dengan sikap sopan, ia meminta maaf atas tindakannya yang berpotensi membahayakan, menghadirkan contoh sederhana tentang tanggung jawab dan etika berkendara yang menuai simpati publik. - #nowdots
Sebuah momen haru viral di TikTok dibagikan oleh pengguna @/kayeeeee116, yang memperlihatkan seorang wanita datang ke belakang lapas tempat ayahnya menjalani hukuman. Dengan mengenakan toga wisuda, ia berdiri dari luar area penjara, seolah ingin menunjukkan langsung kepada sang ayah bahwa dirinya telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan resmi lulus. Meski terpisah oleh tembok dan keadaan, momen sederhana itu justru terasa sangat emosional. Di saat banyak orang tua bisa hadir menyaksikan kelulusan anaknya, sang ayah hanya bisa melihat dari balik lapas. Namun, usaha sang anak untuk tetap berbagi kebahagiaan tersebut berhasil menyentuh hati banyak warganet yang ikut merasakan kehangatan dan perjuangan di balik kisah itu. - #nowdots
Sebuah video viral memperlihatkan aksi prank tak biasa di Timur Tengah, di mana seorang pria sengaja memutar suara pesawat drone melalui speaker ke sebuah rumah. Suara yang terdengar begitu nyata itu langsung memicu kepanikan penghuni rumah, yang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri karena mengira ada drone yang terbang rendah dan berpotensi menyerang lingkungan mereka. Fenomena ini tak lepas dari situasi mencekam akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang membuat suara drone menjadi simbol ancaman nyata di kawasan tersebut. Bagi sebagian warga, bunyi tersebut bukan lagi sekadar teknologi, melainkan alarm bahaya yang memicu trauma dan refleks bertahan hidup, hingga prank sederhana pun bisa berubah menjadi momen penuh ketegangan. - #nowdots
Perdebatan panas terjadi dalam sebuah diskusi publik yang membahas isu hak asasi manusia (HAM) dan kebebasan berpendapat dalam demokrasi. Menteri HAM Natalius Pigai terlibat adu argumen dengan Bivitri Susanti dan Deddy Sitorus ketika membahas pernyataan Pigai yang sebelumnya menyebut pihak yang tidak setuju dengan kebijakan negara sebaiknya keluar dari Indonesia. Pernyataan tersebut langsung dipertanyakan oleh lawan debatnya yang menilai bahwa dalam sistem demokrasi, perbedaan pendapat justru merupakan bagian penting dari hak asasi manusia. Situasi semakin memanas ketika Deddy menilai pernyataan Pigai tidak sejalan dengan prinsip HAM. Pigai pun tampak tersinggung dan menanggapi dengan nada tinggi, mempertanyakan mengapa dirinya seolah โdiajariโ soal HAM. Ia menegaskan bahwa dirinya telah lama berkecimpung dalam isu tersebut. Sementara itu, pihak lain dalam diskusi menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah dan ketidakpercayaan terhadap kebijakan tertentu tetap merupakan bagian dari kebebasan berpikir dalam demokrasi, selama tidak melanggar hukum. ๐น YouTube/Indonesia Lawyers Club - #nowdots
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.