pikiping
Entah kenapa kalau ketemu anak Tuli tuh gemes banget ๐ฅน How cute she is ๐ค salam kenal Jingga ๐ซถ๐ป๐ค #deaf #signlanguage
Paling curiga kalo dijalan tiba-tiba disuruh tanda tangan untuk ngasih sumbangan atau hal apapun itu, takutnya tanda tangan itu jadi bahan dia untuk โmerasโ duit kita, memaksa untuk kita memberikan sejumlah uang. Hati-hati ya gengs! ๐ค #deaf #deafcommunity #scam #scamalert
RIP Telinga โบ๏ธ #bahasaisyarat #bisindo
STOP MENGAJAR BAHASA ISYARAT! โ ๏ธ Tidak seharusnya orang dengar mengajarkan bahasa isyarat karena di Indonesia belum ada sertifikasi akademik atau program perguruan tinggi tentang bahasa isyarat untuk orang dengar. Solusi yang tepat adalah belajar bahasa isyarat langsung dari Tuli yang berpengalaman. Bahasa isyarat lebih dari sekadar gerakan tangan; ini adalah budaya dan identitas. Hormati dan pelajari dari penutur asli yang berpengalaman. . #deaf #Tuli #bahasaisyarat #signlanguage #bisindo
Share ke teman-temanmu yang belum tahu. Komen โ๐ฅ๐ฅโ jika kamu ngerasa ini bermanfaat ๐คโบ๏ธ . #bahasaisyarat #bisindo #signlanguage
Selamat Hari Raya Idulfitri 1446H dalam bahasa isyarat ๐ค๐ Mohon maaf lahir batin dari kami ๐๐๐ป Jangan lupa untuk habiskan opor ayam nya ๐โโ๏ธ๐จ . (((JANGAN DIGESER ๐คช))) . #bisindo #bahasaisyarat #idulfitri #beriuhpodcast #deaf
World Hearing Day = Jaga Pendengaran, Hormati Tuli World Hearing Day bukan tentang โmencegah ketulian,โ tetapi meningkatkan kesadaran akan kesehatan pendengaran dan akses yang setara. * Lindungi pendengaran dari suara bising * Periksa telinga secara rutin dan obati infeksi dengan tepat * Jangan paksa Tuli untuk โdiperbaikiโโpastikan akses bahasa dan budaya Ubah mindset, berdayakan diri, dan dukung hak setiap orang untuk mendapatkan informasi dan akses yang setara. #WorldHearingDay #DukungTuli #UbahMindset #JagaPendengaran [Deskripsi Gambar] Salindia 1: Hari Pendengaran Sedunia? Edukasi Kesehatan Pendengaran Tanpa Diskriminasi Salindia 2: Disclaimer. Konten ini mencerminkan pengalaman mayoritas komunitas Tuli yang menghadapi diskriminasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, di dunia dengar. Kurangnya penelitian tentang budaya Tuli dan penggunaan Bisindo mendorong kami untuk mengangkat isu-isu penting yang selama ini kurang mendapat perhatian. Salindia 3: Peringatan Penting. Jika Anda orang baik, tetapi belum: 1. Belajar Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) langsung dari instruktur Tuli. 2. Lancar berkomunikasi dengan pengguna Bisindo. 3. Memahami budaya Tuli, termasuk konsep audisme dan linguisisme. Siapkan mental Anda, karena topik ini sensitif dan dapat memicu kontroversi antara dua perspektif yang berbeda. Saran: 1. Cek pola pikir anda: Apakah siap menerima hal yang baru? 2. Jika tidak sependapat: Apakah Anda tetap menghargai perbedaan? 3. Jika YA, lanjut belajar. 4. Jika TIDAK, silakan istirahat, kembali kapan saja atau cukup doakan kesehatan komunitas Tuli. Jangan lupa SAVE! Salindia 4: Apa itu Hari Pendengaran Sedunia? Diperingati setiap tanggal 3 Maret. Tujuannya: 1. Menjaga kesehatan telinga. 2. Edukasi tentang perawatan telinga dan pemeriksaan rutin. 3. Edukasi bukan untuk menyembuhkan Tuli. Selanjutnya di komen pinned.
[Kenali, Pahami, Hindari Dinner Table Syndrome] . Hampir setiap hari, khususnya Tuli di Indonesia, seringkali Tuli mengalami Dinner Table Syndrome. Perasaan terisolasi, perasaan ditinggalkan, perasaan bertanya-tanya namun tidak dihiraukan --- semua perasaan itu pasti dirasakan oleh Tuli di lingkungan yang mana masih belum inklusif untuk Tuli karena banyak yang belum bisa berbahasa isyarat. . Di Indonesia, istilah Dinner Table Syndrome masih terdengar asing. Namun, FeminisThemis mencoba menyederhanakan istilah untuk #KitaBikinPaham sehingga kita bisa belajar lebih dalam mengenai Dinner Table Syndrome. . Yuk, #KitaBikinInklusif dan jangan sampai biarkan Tuli mengalami Dinner Table Syndrome ya. . #FeminisThemis #Tuli #BahasaIsyarat . Desain komik oleh komikus Tuli, Fauzan @kiroozan Penulis dan konsep oleh @felstarnissi
Paling curiga kalo dijalan tiba-tiba disuruh tanda tangan untuk ngasih sumbangan atau hal apapun itu, takutnya tanda tangan itu jadi bahan dia untuk โmerasโ duit kita, memaksa untuk kita memberikan sejumlah uang. Hati-hati ya gengs! ๐ค #deaf #deafcommunity #scam #scamalert
Share ke teman-temanmu yang belum tahu. Komen โ๐ฅ๐ฅโ jika kamu ngerasa ini bermanfaat ๐คโบ๏ธ . #bahasaisyarat #bisindo #signlanguage
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 5.312% | 2.61% | 2.47% | 2.53% | 2.60% |
| Above average | 4.91% | 1.86% | 1.74% | 1.53% | 1.94% |
| Average | 2.42% | 0.98% | 0.88% | 1.01% | 1.15% |
| Below average | 1.58% | 0.62% | 0.54% | 0.66% | 0.80% |
| Low | 1.06% | 0.39% | 0.32% | 0.44% | 0.57% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.