Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
TribunBengkulu.com Instagram Profile
tribun_bengkulu

TribunBengkulu.com

tribun_bengkulu

badge Micro | Mass Pool
follower
Total Followers 37.5k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Micro badge Micro | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Carousel Feed
RpXXXXXXX Instagram Story
RpXXXXXXX Photo Feed
RpXXXXXXX Reels
RpXXXXXXX Video Feed

Additional

RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Collaboration
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

0.1% low Engagement rate
37 Avg. likes per post
1 Avg. comments per post
4.5k Avg. reels view

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

0.45% 0.36% 0.27% 0.18% 0.09% 0.00%
2023-12-21
2026-05-13
2026-05-13
2026-05-13
2026-05-13
2026-05-14
2026-05-15
2026-05-15
2026-05-15
2026-05-16

Engagement Rate For Top 10 Posts

22.89% 18.31% 13.73% 9.16% 4.58% 0.00%
2023-12-21
2026-04-27
2026-04-28
2026-05-01
2026-05-04
2026-05-04
2026-05-04
2026-05-06
2026-05-07
2026-05-09
Date Posted
Content

Kondisi anak berinisial DA (4,5), korban dugaan penculikan di Desa Lubuk Belimbing 2, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif. Korban mengalami sejumlah luka akibat kekerasan fisik yang dilakukan pelaku saat berupaya membawanya kabur dalam peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu. Kasus tersebut sebelumnya melibatkan dua pelaku asal Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, yakni Firman Wahyudi (46) dan Sahada (60). Pelaku laki-laki meninggal dunia setelah diamuk massa, sementara pelaku perempuan saat ini diamankan pihak kepolisian. Korban Jalani Operasi, Alami Retak Kepala dan Pendarahan Otak Kepala Desa Lubuk Belimbing 2, Midarmini, mengatakan korban mengalami cedera serius pada bagian kepala akibat kekerasan saat kejadian. Saat kejadian, korban dibanting oleh pelaku dengan sangat keras dan diduga kepalanya menghantam beton. Pasca kejadian, korban telah menjalani tindakan operasi di RS Ar-Bunda Kota Lubuklinggau pada Kamis (30/1/2026). Saat ini, korban masih dirawat di RS Ar-Bunda dan terus mendapatkan penanganan medis lanjutan. โ€œKorban mengalami retak di kepala dan pendarahan di otak akibat dibanting oleh pelaku, sudah jalani operasi dan sampai sekarang masih di rumah sakit,โ€jelas Midarmini pada Jumat (1/5/2026). Biaya Pengobatan Capai Puluhan Juta Midarmini mengungkapkan, biaya operasi yang telah dijalani korban mencapai lebih dari Rp 30 juta. Jumlah tersebut belum termasuk biaya perawatan lanjutan serta kebutuhan obat-obatan. โ€œBiaya operasinya cukup besar, lebih dari Rp 30 juta. Belum termasuk biaya perawatan dan obat,โ€jelasnya. Ia menambahkan, kondisi ekonomi keluarga korban tergolong kurang mampu sehingga mengalami kesulitan dalam menanggung biaya pengobatan. Bahkan selama ini, biaya ditanggung secara bersama-sama dengan bantuan-bantuan dari desa serta warga lainnya. "Keluarganya kurang mampu pak, ini terkait biaya masih bingung pak,"lanjutnya. Harap Bantuan dan Perhatian Pemerintah Pihak keluarga berharap adanya bantuan dari berbagai pihak, baik dari dermawan maupun dukungan dari pemerintah daerah.

22.89% Engagement Rate
8.2k 327
Content

Peserta Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih Keluhkan Jawaban CAT Berubah Sendiri Seleksi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu dimulai sejak Minggu, 3 Mei 2026. Dalam seleksi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu, muncul sorotan dari peserta. Salah satu peserta seleksi, Candra (26), warga Kota Bengkulu, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan saat mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) pada gelombang pertama. Candra merupakan peserta gelombang pertama pada 3 Mei 2026 lalu. Can mengatakan, awal pelaksanaan tes berjalan seperti ujian CAT pada umumnya. Namun, dirinya mulai merasa ada hal janggal ketika mengerjakan soal. โ€œAwalnya biasa saja seperti tes CAT pada umumnya. Bedanya hanya materi terkait koperasi. Tapi mulai terasa janggal saat memilih jawaban,โ€ ungkap Can saat ditemui TribunBengkulu.com, Kamis (7/5/2026). Ia menjelaskan, setiap peserta diberikan tujuh bab soal dengan durasi berbeda. Untuk enam bab pertama, peserta hanya diberi waktu tujuh menit per bab, sedangkan bab ketujuh berdurasi 20 menit dengan materi khusus tentang Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, sistem pengerjaan cukup ketat karena peserta tidak bisa berpindah bab sebelum waktu habis. โ€œKalau bab pertama misalnya bahasa, tujuh menit itu tidak bisa pindah ke bab lain. Soalnya bisa lompat-lompat, tapi tetap dalam bab yang sama,โ€ tutur Candra. Kejanggalan mulai dirasakan ketika jawaban yang dipilih berubah sendiri setelah disimpan. โ€œMisalnya saya klik jawaban A, setelah disimpan dan dicek lagi malah berubah jadi D. Dicek lagi berubah lagi jadi C,โ€ papar Candra. Ia mengaku sempat melapor kepada pengawas ujian. Namun, jawaban yang diterima dinilai tidak memuaskan. โ€œPengawas hanya bilang โ€˜itu bisaโ€™. Menurut saya itu tidak masuk akal dan tidak memberi solusi,โ€ jelas Candra. Candra menyebut, dirinya tak mengetahui apakah peserta lain merasakan kejanggalan yang sama selama ujian berlangsung. Dirinya melihat banyak peserta disebut terus memeriksa ulang jawaban mereka karena khawatir pilihan berubah sendiri. Meski begitu, Candra menilai materi soal sebenarnya tidak terlalu sulit. Menurutnya, tantangan terbesar justru berada pada ke

6.42% Engagement Rate
2.2k 198
Content

Aksi peringatan Hari Buruh di Bengkulu berlangsung berbeda. Puluhan mahasiswa menggelar demo di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Senin sore, dengan iringan musik dari band lokal. Aksi yang diikuti organisasi seperti GMNI, GMKI, HMI, dan FMS ini tak hanya berisi orasi, tapi juga penampilan lagu bertema kritik sosial seperti โ€œOligarkiโ€ dan โ€œKorban Global Eliteโ€. Namun suasana memanas usai penampilan musik. Massa kemudian membakar ban bekas di depan kantor gubernur, sebelum akhirnya sebagian mahasiswa masuk untuk mencoba konsolidasi dengan pihak pemerintah. Dalam aksinya, mahasiswa membawa tujuh tuntutan utama. Mulai dari desakan penyediaan 50 ribu lapangan kerja, revisi gaji PPPK, hingga perluasan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja informal. Mereka juga meminta sanksi tegas bagi perusahaan yang melanggar, jaminan kontrak kerja yang adil, hingga transparansi slip gaji digital untuk mencegah eksploitasi upah. #bengkulu #demo #mayday #buruh

5.64% Engagement Rate
2k 38
Content

Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta kini menyeret nama seorang hakim. Rafid Ihsan Lubis, yang diketahui bertugas sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Tais, Seluma, Bengkulu, merupakan pembina yayasan yang menaungi daycare tersebut. Rafid juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Aresha Indonesia Center. Berdasarkan data AHU.go.id, ia memiliki kewenangan dalam pengangkatan dan pemberhentian pengurus serta pengawas yayasan. Dari penelusuran di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (Pddikti), Rafid Ihsan Lubis merupakan lulusan Sarjana Hukum dari Universitas Gadjah Mada pada tahun akademik 2019/2020. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa aktif program Magister Ilmu Hukum di Universitas Brawijaya Kampus Jakarta sejak 12 Februari 2024. Daycare Little Aresha yang berlokasi di Umbulharjo, Kota Yogyakarta, diduga menjadi tempat terjadinya praktik kekerasan terhadap anak-anak, sebagian besar berusia di bawah dua tahun. Dari keterangan para orang tua, anak-anak mengalami berbagai bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal. Kini polisi telah menetapkan 13 orang tersangka dalam kasus tersebut. Hingga saat ini, Rafid Ihsan Lubis belum menyampaikan klarifikasi terkait dugaan kekerasan anak di daycare tersebut. Pengakuan Tersangka Sementara itu, setelah para pelaku ditetapkan sebagai tersangka, mereka memberikan alasan kenapa tega mengikat kaki dan tangan anak-anak di daycare. Para pengasuh mengaku tidak ingin anak-anak tersebut saling mengganggu satu sama lain. Mereka juga menyebut keputusan untuk mengikat kaki dan tangan anak-anak itu bertujuan untuk mengurangi keributan di daycare. "Setelah didalami motifnya itu (kata pelaku) agar anak-anak itu tidak mengganggu temannya. Kedua, tidak membuat keributan sehingga kaki atau tangannya diikat ke pintu sehingga mereka tidak bebas pergi ke mana-mana," ujar Kombes Pol Eva Guna Pandia. Selain itu, para pengasuh juga mengaku tak mau repot mengurus anak orang lain.

4.57% Engagement Rate
1.4k 234
Content

Polisi menggerebek gudang produksi minyak goreng ilegal bermerek Minyakita di Kota Bengkulu. Dalam penggeledahan ini, aparat menyita lebih dari 108 ribu kemasan yang diduga merupakan hasil oplosan. Penggerebekan dilakukan di gudang milik BMP di kawasan Sawah Lebar. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan ratusan dus minyak goreng yang sudah siap edar, lengkap dengan label seolah-olah produk resmi. Modus yang digunakan terbilang rapi. Pelaku diduga mengemas ulang minyak goreng curah ke dalam kemasan Minyakita, lalu menambahkan label seperti SNI, izin edar, hingga label halal untuk meyakinkan konsumen. #bengkulu #kotabengkulu #minyakgoreng #minyakita

3.58% Engagement Rate
1.2k 67
Content

Kelompok remaja yang diduga terlibat aktivitas geng motor kembali diamankan jajaran Polres Rejang Lebong pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Mereka diamankan setelah warga melaporkan adanya aksi yang meresahkan masyarakat di kawasan Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup. Saat petugas melakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa oleh para remaja tersebut. #bengkulu #rejanglebong #geng

0.06% Engagement Rate
20 1
Content

Sempat Macet Panjang, Akses Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau Kembali Lancar Akses jalan lintas Curup-Lubuklinggau yang sebelumnya mengalami kemacetan panjang, kini kembali normal dan lancar pada Sabtu (16/5/2026) siang. Kemacetan terjadi setelah sebuah truk bermuatan pupuk dengan berat sekitar 35 ton mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Desa Taba Padang, Kecamatan Padang Ulak Tanding pada dinihari. Truk diesel trailer R20 dengan nomor polisi BE 182 AD tersebut terperosok ke sisi jalan hingga badan kendaraan menutupi sebagian badan jalan. Akibat kejadian itu, kendaraan dari arah Curup menuju Lubuklinggau maupun sebaliknya sempat tidak dapat melintas secara normal dan menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang di kedua sisi Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba mengatakan, setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Menurutnya, sistem buka tutup satu jalur diterapkan selama proses evakuasi berlangsung guna mengurangi kemacetan dan menjaga keamanan pengguna jalan. โ€œPersonel langsung melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi. Selama proses evakuasi dilakukan sistem buka tutup satu jalur agar kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian,โ€jelas Kapolsek kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Sabtu (16/5/2026). Proses evakuasi truk dilakukan menggunakan alat berat karena posisi kendaraan cukup sulit dipindahkan dan muatan yang dibawa cukup berat. Setelah beberapa jam proses penanganan dilakukan, truk akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Kapolsek memastikan saat ini arus lalu lintas di jalur lintas Curup-Lubuklinggau sudah kembali normal dan kendaraan sudah dapat melintas seperti biasa. โ€œProses evakuasi sudah selesai dilaksanakan dan akses jalan saat ini sudah kembali normal,โ€jelasnya. Pihak kepolisian juga tetap melakukan pemantauan di lokasi pasca kejadian untuk memastikan arus kendaraan berjalan aman dan lancar. Sementara itu, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri mengimbau, seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama saat melintas di jalur lintas yang memiliki medan cukup rawan. Pengendara tidak

0.09% Engagement Rate
33 0
Content

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP secara daring pada Sabtu, 16 Mei 2026. Dari total 1.061 titik koperasi yang diresmikan secara nasional, lima di antaranya berada di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Salah satu gerai yang ikut diresmikan berada di Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa. Peresmian di daerah tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan rasa syukur karena Bengkulu Tengah dapat menjadi bagian dari program nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa lima KDMP yang diresmikan merupakan desa yang sudah siap dari sisi lahan maupun bangunan operasional koperasi. Selain lima titik yang telah diresmikan, saat ini terdapat 58 titik KDMP di Bengkulu Tengah yang sudah dinyatakan siap dan akan diresmikan secara bertahap. Jumlah tersebut mencakup sekitar 45 persen dari total desa dan kelurahan di wilayah tersebut. #bengkulu #bengkulutengah #kdmp #koperasi

0.12% Engagement Rate
46 0
Content

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 titik Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih secara daring pada Sabtu, 16 Mei 2026. Peresmian tersebut turut diikuti jajaran Forkopimda Bengkulu di Koperasi Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu. Di Provinsi Bengkulu sendiri, pembangunan koperasi ditargetkan mencapai 1.506 titik desa dan kelurahan. Jumlah itu disesuaikan setelah beberapa desa dengan jumlah penduduk kurang dari 500 kepala keluarga digabungkan dalam satu koperasi. Kepala Staf Korem 041 Gamas, Kolonel Infanteri S. Sinabutar mengatakan, hingga saat ini pembangunan fisik yang telah selesai mencapai 224 gedung. Namun, koperasi tersebut belum sepenuhnya beroperasi karena proses pengiriman perlengkapan masih berlangsung. Nantinya, Koperasi Merah Putih akan menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, apotek, gerai pupuk, hingga kebutuhan pertanian. Selain itu, koperasi juga dirancang memiliki layanan kredit untuk membantu masyarakat desa. #bengkulu #koperasi #koperasimerahputih

0.08% Engagement Rate
24 5
Content

Sudah hampir enam tahun, warga Desa Penanding, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, terpaksa bertaruh nyawa demi beraktivitas sehari-hari. Jembatan utama yang menjadi penghubung antarwilayah rusak dan hanyut terbawa arus sungai, membuat masyarakat kini hanya mengandalkan jembatan terapung dari rakit bambu. Deretan bambu yang diikat dengan tali itu menjadi satu-satunya akses warga untuk menyeberangi sungai. Saat debit air rendah, masyarakat masih bisa melintas menggunakan rakit sederhana tersebut. Namun ketika sungai meluap, akses menuju sejumlah desa langsung terputus total. Kondisi ini tidak hanya dirasakan warga Desa Penanding, tetapi juga masyarakat dari Desa Pagar Gunung, Karang Nanding, Padang Siring hingga Kota Niur yang selama ini menggunakan jalur tersebut untuk menuju pusat pemerintahan Bengkulu Tengah. Anggota DPRD Bengkulu Tengah, Sahermanzah, menyebut jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Menurutnya, hingga kini belum ada realisasi pembangunan kembali karena keterbatasan anggaran daerah. Sementara itu, warga terpaksa membangun jembatan terapung secara swadaya. Bahkan setiap orang yang melintas harus membayar ongkos penyeberangan untuk biaya perawatan rakit bambu tersebut. Warga berharap pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat segera turun tangan membangun kembali jembatan permanen agar aktivitas masyarakat kembali normal. Sebab selama akses utama belum diperbaiki, petani dan warga sekitar harus terus menghadapi risiko serta biaya tambahan setiap hari hanya untuk menyeberangi sungai. #bengkulu #bengkulutengah #jembatanrusak

0.41% Engagement Rate
149 5

Followers

Followers distribution

49.45% Male
50.55% Female

Followers location

Indonesia 97.44%
Japan 0.34%
Malaysia 0.34%
Singapore 0.29%
Turkey 0.24%
Thailand 0.19%
Saudi Arabia 0.19%
Bengkulu 27.0%
Jakarta 8.0%
Bandung 2.9%
Palembang 2.5%
Medan 2.3%
Yogyakarta 2.2%
Surabaya 2.2%
Semarang 1.6%
Bekasi 1.5%
Bandar Lampung 1.4%
Denpasar 1.4%
Padang 1.3%
Makassar 1.1%
Bogor 1.0%
Jambi 1.0%
Tangerang 0.9%
Pekan Baru 0.9%
Malang 0.8%
Surakarta 0.8%
Depok 0.7%
South Tangerang 0.7%
Lubuklinggau 0.6%
Pontianak 0.6%

Followers demographics

35.92% 27.90% 18.06% 15.14% 2.98%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)

Follower types

13.43% mass_followers
9.05% suspicious
2.98% influencers
74.53% real


KOL that follows @tribun_bengkulu

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

37.4K 36.3K 35.1K 34K 32.8K
2025-11 2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2025-11 2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#bengkulu #bengkuluselatan #kotabengkulu #bengkulutengah #kepahiang #rejanglebong #bayi #kebakaran #koperasi #demo #astramotorbengkulu #iduladha #tiktokberita #guru #hondacbr250rr #bupatibenteng #waisak #nasaruddinumar #mrs2026 #koperasimerahputih #mutasi #haji2026 #pmi #kdmp #spmbbengkulu #kejaksaan #kppn #dprdbengkulu #danadesa #ukk


Benchmark Engagement Instagram
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.