bundakhaira30
Bantu support follow aku yaa... nanti aku back... yang amanah ajaaa... ga ga amanah nanti unfol minggir ajaa ๐๐ #beranda #affiliatepemula #support1k #bundakhaira๐ค
Sebagai pasangan suami istri dan juga ibu dan ayah. kami sepakat untuk menerapkan hal-hal tersebut dalam mendidik anak kita. dan Alhamdulillah hal hal ini cukup berdampak baik bagi kami dan juga Khaira sendiri. Bi'idznillah Khaira bisa dikatakan "cukup" disiplin dan "lebih" nalar dibandingkan teman-teman nya. Namun yang namanya pola asuh itu harus terus-menerus konsisten dilakukan ya parents. tidak bisa hanya sehari dua hari. semangatt mendidik anak ๐คโ๐ฅฐ ada yang mau menambahkan? tulis di kolom komentar ya.. #parenting #polaasuh #bundakhaira๐ค #mendidikanak #parents
Please banget udah ku bilang itu tidak baik jangan diulang ada lagi kejadian yang lain, sharing dong bun #sharing #toddlercore #parenting #tipsmendidikanak #bundakhaira๐ค
Anak Jadi celamitan itu emang banyak faktor nya ya bun.. kali ini aku buat dari sisi Orang tua dan Sisi si Anak. poin-poin untuk orang tua: ๐Ajari konsep kepemilikan: jelaskan kalau makanan/barang punya orang lain tidak boleh diambil tanpa izin. ๐Gunakan kalimat sederhana: โItu punya kakak, kalau mau minta izin dulu ya.โ ๐Berikan alternatif di rumah: siapkan makanan/cemilan sendiri, supaya anak tahu ia juga punya milik sendiri. ๐Tunjukkan contoh: orang tua pun harus minta izin bila ingin mencoba makanan atau barang anak. ๐Latih sabar & menunggu giliran: main bersama bisa jadi latihan, anak belajar menunggu tanpa langsung meminta milik orang lain. ๐ Tujuannya: Anak belajar menghargai hak orang lain, sekaligus merasa cukup dan aman dengan miliknya sendiri. Sedangkan beberapa alasan kenapa anak bisa jadi celamitan (suka minta milik orang lain, entah makanan atau barang): 1. Belum Paham Batas Kepemilikan Anak belum sepenuhnya mengerti perbedaan antara โpunyakuโ dan โpunya orang lainโ, sehingga merasa wajar meminta atau bahkan mengambil. 2. Rasa Ingin Tahu & Imitasi Anak melihat orang lain makan atau bermain sesuatu, lalu penasaran ingin mencoba juga. Kadang ini lebih karena ingin tahu, bukan karena benar-benar butuh. 3. Kurang Rasa Cukup Jika anak tidak terbiasa disediakan makanan/cemilan atau mainan pribadi, ia bisa mudah merasa ingin punya apa yang orang lain miliki. 4. Mencari Perhatian Kadang anak meminta milik orang lain sebagai cara mencari perhatian dari orang tua atau orang sekitar. 5. Belum Terlatih Menunda Keinginan Anak masih belajar mengontrol diri. Ia belum bisa menunda rasa ingin, jadi langsung meminta saat melihat sesuatu. 6. Lingkungan yang Membiasakan Jika orang tua atau keluarga sering membiarkan anak mengambil tanpa izin atau selalu menuruti permintaannya, anak akan terbiasa melakukan hal yang sama. ๐ Langkah Orang Tua Menghadapi Anak yang Celamitan 1. Jangan memarahi di depan orang lain Alihkan dengan lembut, lalu beri penjelasan setelahnya agar anak tidak malu dan tetap merasa dihargai. 2. Ajari konsep meminta izin Gunakan kalimat sederhana: โKalau mau punya orang lain, tanya dulu ya. Boleh atau tidak, itu hak pemiliknya.โ 3. Sediakan alternatif Selalu siapkan bekal, cemilan, atau mainan sederhana dari rumah agar anak merasa cukup dengan miliknya. 4. Berikan teladan nyata Tunjukkan bagaimana orang tua minta izin saat ingin mencoba milik anak atau orang lain. 5. Latih rasa sabar & menunda keinginan Biasakan anak menunggu giliran saat bermain bersama, sehingga belajar tidak selalu harus segera punya apa yang orang lain punya. 6. Penuhi kebutuhan perhatian Luangkan waktu berkualitas dengan anak, karena sering kali โcelamitanโ hanyalah cara mereka mencari perhatian. #parenting #anakbalita #keluarga #bundakhaira๐ค #fyp
bantu support 1k followers ya kakak semua.. #affiliate #affiliatepemula #affiliatemarketing #tiktokaffiliate #iburumahtangga
Please banget udah ku bilang itu tidak baik jangan diulang ada lagi kejadian yang lain, sharing dong bun #sharing #toddlercore #parenting #tipsmendidikanak #bundakhaira๐ค
Sebagai pasangan suami istri dan juga ibu dan ayah. kami sepakat untuk menerapkan hal-hal tersebut dalam mendidik anak kita. dan Alhamdulillah hal hal ini cukup berdampak baik bagi kami dan juga Khaira sendiri. Bi'idznillah Khaira bisa dikatakan "cukup" disiplin dan "lebih" nalar dibandingkan teman-teman nya. Namun yang namanya pola asuh itu harus terus-menerus konsisten dilakukan ya parents. tidak bisa hanya sehari dua hari. semangatt mendidik anak ๐คโ๐ฅฐ ada yang mau menambahkan? tulis di kolom komentar ya.. #parenting #polaasuh #bundakhaira๐ค #mendidikanak #parents
Beberapa hal mungkin kontroversi ataupun berbeda dengan "kebiasaan management keuangan" orang lain atau keluarga lain, bahkan orang tua kami sekalipun. Tapi ini lah kesepakatan yang aku dan suami buat dalam mengelola "anggaran keuangan" negara bagian Tajri Famili hehe #masukberanda #dailylife #fyp #suamiistri #bundakhaira๐ค
Anak Jadi celamitan itu emang banyak faktor nya ya bun.. kali ini aku buat dari sisi Orang tua dan Sisi si Anak. poin-poin untuk orang tua: ๐Ajari konsep kepemilikan: jelaskan kalau makanan/barang punya orang lain tidak boleh diambil tanpa izin. ๐Gunakan kalimat sederhana: โItu punya kakak, kalau mau minta izin dulu ya.โ ๐Berikan alternatif di rumah: siapkan makanan/cemilan sendiri, supaya anak tahu ia juga punya milik sendiri. ๐Tunjukkan contoh: orang tua pun harus minta izin bila ingin mencoba makanan atau barang anak. ๐Latih sabar & menunggu giliran: main bersama bisa jadi latihan, anak belajar menunggu tanpa langsung meminta milik orang lain. ๐ Tujuannya: Anak belajar menghargai hak orang lain, sekaligus merasa cukup dan aman dengan miliknya sendiri. Sedangkan beberapa alasan kenapa anak bisa jadi celamitan (suka minta milik orang lain, entah makanan atau barang): 1. Belum Paham Batas Kepemilikan Anak belum sepenuhnya mengerti perbedaan antara โpunyakuโ dan โpunya orang lainโ, sehingga merasa wajar meminta atau bahkan mengambil. 2. Rasa Ingin Tahu & Imitasi Anak melihat orang lain makan atau bermain sesuatu, lalu penasaran ingin mencoba juga. Kadang ini lebih karena ingin tahu, bukan karena benar-benar butuh. 3. Kurang Rasa Cukup Jika anak tidak terbiasa disediakan makanan/cemilan atau mainan pribadi, ia bisa mudah merasa ingin punya apa yang orang lain miliki. 4. Mencari Perhatian Kadang anak meminta milik orang lain sebagai cara mencari perhatian dari orang tua atau orang sekitar. 5. Belum Terlatih Menunda Keinginan Anak masih belajar mengontrol diri. Ia belum bisa menunda rasa ingin, jadi langsung meminta saat melihat sesuatu. 6. Lingkungan yang Membiasakan Jika orang tua atau keluarga sering membiarkan anak mengambil tanpa izin atau selalu menuruti permintaannya, anak akan terbiasa melakukan hal yang sama. ๐ Langkah Orang Tua Menghadapi Anak yang Celamitan 1. Jangan memarahi di depan orang lain Alihkan dengan lembut, lalu beri penjelasan setelahnya agar anak tidak malu dan tetap merasa dihargai. 2. Ajari konsep meminta izin Gunakan kalimat sederhana: โKalau mau punya orang lain, tanya dulu ya. Boleh atau tidak, itu hak pemiliknya.โ 3. Sediakan alternatif Selalu siapkan bekal, cemilan, atau mainan sederhana dari rumah agar anak merasa cukup dengan miliknya. 4. Berikan teladan nyata Tunjukkan bagaimana orang tua minta izin saat ingin mencoba milik anak atau orang lain. 5. Latih rasa sabar & menunda keinginan Biasakan anak menunggu giliran saat bermain bersama, sehingga belajar tidak selalu harus segera punya apa yang orang lain punya. 6. Penuhi kebutuhan perhatian Luangkan waktu berkualitas dengan anak, karena sering kali โcelamitanโ hanyalah cara mereka mencari perhatian. #parenting #anakbalita #keluarga #bundakhaira๐ค #fyp
gak percaya?? buruaann cek promo nya di lokasi yang ku sematkan!! #janjijiwa #promo #bundakhaira๐ค #fyp
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 3.75% | 3.44% | 3.3% | 3.19% | 2.78% |
| Above average | 2.71% | 2.24% | 2.09% | 2.19% | 2.06% |
| Average | 1.52% | 0.9% | 0.74% | 1.03% | 1.2% |
| Below average | 0.97% | 0.5% | 0.37% | 0.54% | 0.71% |
| Low | 0.58% | 0.24% | 0.14% | 0.21% | 0.35% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any Instagram account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.