dreamleaf.days
Pisang Dari Kebun Sendiri, Direbus Di Tungku Kayu, Dimakan Bertiga Di Teras Sebelum matahari benar-benar naik, Bapak sudah ada di kebun pisang. Parang di tangan, membaca tandan โ mana yang sudah waktunya. Di dapur, tungku sudah menyala. Ibu sudah duluan. Tidak ada yang meminta tolong. Tidak ada yang membagi tugas. Mereka hanya tahu apa yang perlu dilakukan โ dan melakukannya, seperti setiap pagi sebelumnya. Ketika pisang sudah matang dan asap dapur mulai tipis, mereka duduk bertiga di teras. Pisang rebus masih mengepul di piring. Enamel cup masih hangat. Tidak ada yang bilang apa-apa. Tidak perlu. Sarapan paling sederhana yang pernah ada โ dan entah kenapa, itu yang paling diingat. #pisangrebus #kebunpisang #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #tungkukayu #sarapan #pagihari #dapur #tenang #kenangan #indonesia
Hujan Rintik-rintik, Singkong Rebus, Teh Manis โ Sore Yang Tidak Perlu Lebih Dari Ini. Singkongnya dari kebun samping rumah. Tidak jauh โ cukup beberapa langkah, cukup dua tangan dan sedikit tenaga. Bapak yang cabut. Bagas yang kumpulkan, dengan serius, dengan tangan yang langsung kotor dari tanah. Di dapur, Ibu sudah siapkan tungku. Singkong dikupas, dicuci, dipotong, direbus. Gula merah dilelehkan pelan-pelan sampai jadi cairan gelap yang wangi. Kelapa diparut sampai halus dan moist. Ketika singkong matang dan hujan mulai turun โ bukan kebetulan, hanya begitulah sore itu berjalan โ mereka duduk di teras. Piring singkong di tengah. Teh manis di tangan masing-masing. Hujan rintik-rintik di luar, membuat kebun mengkilap dan udara berbau tanah basah. Tidak ada yang direncanakan. Tidak ada yang dipesan. Tidak ada yang istimewa โ kecuali bahwa mereka semua ada, di teras yang sama, di sore yang sama, dengan singkong yang sama. Dan itu ternyata adalah hal yang paling mahal. #singkongrebus #singkong #gulamereah #kelapaparut #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suarahujan #hujan #sorehari #dapur #teras #indonesia
Waktu Itu Aku Tidak Tahu Sedang Bahagia โ Yang Aku Tahu Hanya Serunya Memetik Jambu Bersama Bapak dan Nikmatnya Bumbu Rujak Buatan Ibu Jambu airnya dari pohon di kebun belakang. Bapak yang galah, Bagas yang angkut โ dengan serius, dengan baskom nyaris lebih besar dari badannya. Di dapur, Ibu sudah duluan. Cobek batu, gula merah, cabai rawit, asam jawa. Digiling pelan-pelan sampai jadi bumbu yang gelap dan wangi. Tidak ada yang dipesan. Tidak ada yang dibeli. Semua dari halaman sendiri, dari tangan sendiri. Ketika sore sudah keemasan dan sawah di belakang rumah menyala seperti ladang cahaya โ mereka duduk bertiga di teras. Rujak di tengah. Angin dari sawah pelan-pelan lewat. Bagas gigit satu potong. Matanya langsung melotot. Tetap minta tambah. Begitulah sore hari dulu. Sederhana, lengkap, tidak perlu lebih. #jambuair #rujak #buahkampung #masakkecil #kampunghalaman
Dari Kejar Ayam Sampai Sate Matang โ Kehidupan Sederhana Yang Menjadi Sebuah Kenangan Mahal Sebelum jadi sate, ayamnya harus ditangkap dulu. Pagi itu Bapak dan Bagas berkejaran dengan satu ekor ayam betina di halaman samping. Bapak tenang dan strategis. Bagas heboh โ lari ke segala arah, teriak-teriak, ayamnya selalu selangkah lebih cepat. Sampai akhirnya โ entah bagaimana โ Bagas berhasil menangkapnya sendiri. (Bapak yang diam-diam menggiring ayam ke sudut, tapi itu rahasia di antara kita.) Di dapur, Ibu mencuci dan memotong ayam jadi potongan-potongan kecil โ pas untuk sate. Bapak meraut tusukan bambu sendiri di halaman, dengan Bagas sebagai quality control yang sangat serius. Anglo dinyalakan. Ayam ditusuk. Sate mulai dibakar โ lemak menetes ke bara, CRACK kecil, asap naik tipis. Di dapur, Ibu uleg bumbu kacang dari nol โ kacang digoreng, digiling, dicampur kecap sampai pas. Lontong dibuka dari daun pisang. Ketika semua siap, mereka makan bersama di teras. Bapak bertanya santai: "Tadi, Gas... ayamnya lari ke mana emangnya?" Dan Bagas โ dengan seluruh tubuhnya โ menceritakan ulang kejar-kejaran tadi pagi. Lengkap dengan gerakan lari, efek suara, dan klimaks: "...aku bisa nangkep sendiri, Pak!" Bapak mengangguk serius: "Wah, hebat." Ibu, yang melihat semuanya dari jendela dapur tadi pagi, tidak bisa menahan tawa. Anglo masih mendingin di halaman. Keroncong dari radio tetangga melalui pagar bambu. Tidak ada yang lebih baik dari ini. #sateayam #sate #bumbukacang #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #kejarayam #hariMinggu #lontong #teras #tenang #indonesia
Sore Sederhana Di Teras โ Tempat Hal-Hal Kecil Seperti MakanTempe Goreng Diam-Diam Menjadi Kenangan Pagi itu, tukang sayur keliling lewat seperti biasa. Ibu memilih satu papan tempe segar yang masih padat dan harum. Di dapur, tempe itu diiris tipis-tipis โ SHK SHK SHK, rapi dan merata. Adonan tepung dibuat, dicampur kunyit, bawang putih, ketumbar, dan irisan daun bawang yang ditaburkan Bagas sendiri. Setiap potongan tempe dicelup penuh ke adonan, lalu digoreng dalam minyak panas sampai berwarna kuning keemasan dan garing di seluruh permukaannya. Sementara tempe goreng ditiriskan, sambal kecap dibuat โ bawang merah dan cabai rawit diulek kasar, dicampur kecap manis kental sampai mengkilap. Sore harinya, mereka makan bersama di teras yang menghadap pemandangan asri โ pohon pisang, pohon kelapa yang melambai pelan, dan sawah berundak jauh di kejauhan. Tempe goreng dimakan dengan tenang bertiga: Bapak punya piring kecil sambal kecap sendiri, Ibu mencocol langsung dari cobek di tengah, dan Bagas memilih makan tempe gorengnya polos saja, tanpa sambal sama sekali. Sambil mengunyah, Bagas berkomentar dengan nada sederhana dan polos khas anak kecil: "Enak juga ya tempenya, walaupun ga pakai sambal." Bapak dan Ibu hanya tersenyum geli mendengarnya, lalu lanjut makan dengan tenang. Sederhana, garing, dan hangat โ camilan klasik yang selalu pas untuk sore hari. #tempegoreng #temped #sambalkecap #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #gorengan #teras #tukangsayur #indonesia
Sore Sederhana Di Teras โ Tempat Hal-Hal Kecil Seperti MakanTempe Goreng Diam-Diam Menjadi Kenangan Pagi itu, tukang sayur keliling lewat seperti biasa. Ibu memilih satu papan tempe segar yang masih padat dan harum. Di dapur, tempe itu diiris tipis-tipis โ SHK SHK SHK, rapi dan merata. Adonan tepung dibuat, dicampur kunyit, bawang putih, ketumbar, dan irisan daun bawang yang ditaburkan Bagas sendiri. Setiap potongan tempe dicelup penuh ke adonan, lalu digoreng dalam minyak panas sampai berwarna kuning keemasan dan garing di seluruh permukaannya. Sementara tempe goreng ditiriskan, sambal kecap dibuat โ bawang merah dan cabai rawit diulek kasar, dicampur kecap manis kental sampai mengkilap. Sore harinya, mereka makan bersama di teras yang menghadap pemandangan asri โ pohon pisang, pohon kelapa yang melambai pelan, dan sawah berundak jauh di kejauhan. Tempe goreng dimakan dengan tenang bertiga: Bapak punya piring kecil sambal kecap sendiri, Ibu mencocol langsung dari cobek di tengah, dan Bagas memilih makan tempe gorengnya polos saja, tanpa sambal sama sekali. Sambil mengunyah, Bagas berkomentar dengan nada sederhana dan polos khas anak kecil: "Enak juga ya tempenya, walaupun ga pakai sambal." Bapak dan Ibu hanya tersenyum geli mendengarnya, lalu lanjut makan dengan tenang. Sederhana, garing, dan hangat โ camilan klasik yang selalu pas untuk sore hari. #tempegoreng #temped #sambalkecap #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #gorengan #teras #tukangsayur #indonesia
Ibu Menggoreng Pisang Tanduk, Bapak Menyeduh Teh Manis Panas, dan Kami Menikmatinya Bersama di Teras Belakang di Sore Hari yang Cerah. Sore itu, suara yang paling ditunggu Bagas akhirnya terdengar โ derit rem sepeda onthel dari kejauhan. Tukang pisang lewat. Pisang tanduk, besar-besar, di rak belakang sepeda yang sudah tua. Bagas lari ke jalan, manggil Ibu. Ibu keluar, pilih beberapa sisir pisang tanduk yang matang pas. Lalu pertanyaan yang sudah Bagas siapkan: "Bu... pisangnya digoreng yo, Bu? Yang krispi!" Ibu tidak pernah bilang tidak untuk pertanyaan itu. Di dapur, Ibu campur adonan tepung โ tepung terigu, sedikit tepung beras biar krispi, garam, vanili. Bagas kupas pisang satu per satu โ lidahnya menjulur saking seriusnya, tapi semakin lama semakin cepat. Pisang dicelup ke adonan, digoreng sampai keemasan, sampai kulitnya bertekstur dan renyah. Sementara itu, Bapak seduh teh manis โ air panas dituang ke teko tanah liat, uap naik, aroma teh tubruk dan gula menyebar. Bagas gelar tikar di halaman belakang โ penuh bunga bougainvillea, hibiscus, dan kembang sepatu โ menghadap hamparan sawah hijau yang luas. Sore itu, mereka duduk bertiga. Pisang goreng krispi, teh manis hangat, kelopak bunga yang jatuh pelan-pelan ke tikar, dan bangau yang terbang pelan di atas sawah. Tidak ada yang lebih sederhana dari ini. Dan tidak ada yang lebih lengkap. #pisanggoreng #pisangtanduk #gorengpisang #jajanankampung #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #tehmanis #sorehari #sawah #tukangpisang #indonesia
Dari Kejar Ayam Sampai Sate Matang โ Kehidupan Sederhana Yang Menjadi Sebuah Kenangan Mahal Sebelum jadi sate, ayamnya harus ditangkap dulu. Pagi itu Bapak dan Bagas berkejaran dengan satu ekor ayam betina di halaman samping. Bapak tenang dan strategis. Bagas heboh โ lari ke segala arah, teriak-teriak, ayamnya selalu selangkah lebih cepat. Sampai akhirnya โ entah bagaimana โ Bagas berhasil menangkapnya sendiri. (Bapak yang diam-diam menggiring ayam ke sudut, tapi itu rahasia di antara kita.) Di dapur, Ibu mencuci dan memotong ayam jadi potongan-potongan kecil โ pas untuk sate. Bapak meraut tusukan bambu sendiri di halaman, dengan Bagas sebagai quality control yang sangat serius. Anglo dinyalakan. Ayam ditusuk. Sate mulai dibakar โ lemak menetes ke bara, CRACK kecil, asap naik tipis. Di dapur, Ibu uleg bumbu kacang dari nol โ kacang digoreng, digiling, dicampur kecap sampai pas. Lontong dibuka dari daun pisang. Ketika semua siap, mereka makan bersama di teras. Bapak bertanya santai: "Tadi, Gas... ayamnya lari ke mana emangnya?" Dan Bagas โ dengan seluruh tubuhnya โ menceritakan ulang kejar-kejaran tadi pagi. Lengkap dengan gerakan lari, efek suara, dan klimaks: "...aku bisa nangkep sendiri, Pak!" Bapak mengangguk serius: "Wah, hebat." Ibu, yang melihat semuanya dari jendela dapur tadi pagi, tidak bisa menahan tawa. Anglo masih mendingin di halaman. Keroncong dari radio tetangga melalui pagar bambu. Tidak ada yang lebih baik dari ini. #sateayam #sate #bumbukacang #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #kejarayam #hariMinggu #lontong #teras #tenang #indonesia
Ikan Dari Kolam, Sambal Dari Cobek, Nasi Masih Mengepul โ Makan Siang Di Teras Belakang Rumah Yang Tidak ada Duanya Ikannya dari kolam sendiri โ kolam kecil di samping rumah yang sudah Bapak rawat sejak lama. Pagi itu, Bapak turun ke air dan Bagas berdiri di tepi dengan ember, seluruh tubuhnya sudah ikut bersemangat sebelum satu ikan pun tertangkap. Ketika jaring naik โ dengan gurame dan nila di dalamnya โ Bagas membuat suara yang sampai sekarang belum ada namanya. Di dapur, Ibu sudah menyiapkan wajan dan tungku. Ikan dibersihkan, dibumbui, digoreng sampai kulitnya keemasan dan renyah. Sambal terasi digiling di cobek batu sampai merah dan wangi. Nasi putih dimasak sampai pulen. Ketika semua siap, mereka membawanya ke teras belakang. Teras belakang yang menghadap kebun sendiri โ pohon pisang, pohon kelapa, pagar bambu, dan di pojok kiri: tepi kolam ikan tempat tadi pagi mereka panen. Bapak makan sambil menatap gunung dan berkata sesuatu yang rendah dan tenang. Ibu menjawab. Bagas menyela dengan mulut masih penuh โ menelan dulu, lalu mengulanginya โ dan mereka tertawa. Ikan goreng. Sambal terasi. Nasi panas. Teh manis. Di teras belakang rumah sendiri. Di depan kebun sendiri. Di tengah hari yang paling sederhana dan paling lengkap. Tidak ada kata untuk ini selain: cukup. Lebih dari cukup. #ikangoreng #ikannilagoreng #guramegoreng #sambalterasi #kolam #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #teras #makan #siang #indonesia
Ubi rebus kelapa parut. Teh manis hangat. Pagi yang tidak perlu diberi nama untuk terasa seperti segalanya. Sebelum matahari benar-benar naik, Bapak sudah di kebun. Bagas ikut โ matanya belum sepenuhnya terbuka, tapi kakinya sudah di tanah yang dingin dan basah embun. Ubi dicabut. Dibawa ke sumur. Dicuci sampai tanahnya pergi dan warna kulitnya muncul โ ungu-coklat kasar, penuh di tangan. Di dapur, Ibu sudah menyalakan tungku. Ubi direbus pelan-pelan sampai kulitnya membelah dan dagingnya jadi oranye-amber. Kelapa diparut sampai halus. Teh manis diseduh. Ketika semua siap โ dan Nining akhirnya muncul dari dalam rumah dengan satu pita di rambut โ mereka duduk di teras belakang. Di depan mereka: sungai kecil yang mengalir dan berkilau di pagi hari. Hamparan sawah hijau-emas yang masih bernapas dengan kabut. Dan di kejauhan, di lereng perbukitan yang hijau โ sebuah air terjun kecil, putih dan konstan, jatuh melalui pohon-pohon dan menangkap cahaya matahari pagi. Nining berhenti mengunyah sebentar untuk melihatnya. Tidak ada yang berkomentar. Semua sudah tahu. Ubi rebus kelapa parut. Teh manis hangat. Pagi yang tidak perlu diberi nama untuk terasa seperti segalanya. #ubirebus #ubijalar #kelapaparut #sarapandesa #masakkecil #kampunghalaman #desajawa #kehidupandesa #nostalgia #anak90an #slowlife #slowlifeindonesia #asmr #asmrindonesia #suaraalam #sawah #sungai #airterjun #pagihari #indonesia
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Hashtags frequently used by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 3.75% | 3.44% | 3.3% | 3.19% | 2.78% |
| Above average | 2.71% | 2.24% | 2.09% | 2.19% | 2.06% |
| Average | 1.52% | 0.9% | 0.74% | 1.03% | 1.2% |
| Below average | 0.97% | 0.5% | 0.37% | 0.54% | 0.71% |
| Low | 0.58% | 0.24% | 0.14% | 0.21% | 0.35% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any Instagram account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.