qia_152
"kak gak kasian apa itu anaknya masih kecil kok digembleng, dimarahin gitu?" aku jawab dengan yakin, jawabannya enggak. aku gak kasian. aku lebih kasian kalo nanti besar qia gak bisa apa-apa karena aku terlalu berlindung dibalik kata "kasian & trauma" lebih baik qia nangis sekarang, lebih baik aku kasih tau sekarang, lebih baik aku gembleng sekarang daripada saat masuk sekolah nanti dia jadi nangisan, serba gak paham, planga-plongo, gak bisa membela diri ketika dibully karena aku gak biasain latih percaya diri & fokusnya sejak dini. parenting setiap orang berbeda & pastinya yang terbaik buat si dedek. kalau dirasa parentingku terlalu keras, percayalah dunia diluar sana jauh lebih dahsyat kerasnya tidak memandang laki atau perempuan. perundungan, peramp*kan, & hal berbahaya lainnya terjadi diluar. lalu kita sebagai orangtua harus apa ? bekali ilmu bela diri agar tidak mudah dibully, bekali ilmu fokus agar tidak gampang terhipn*tis, bekali wawasan luas agar nyambung ketika ditanya gurunya, bekali akhlak yang baik agar tidak mudah menghakimi orang lain. tidak ada orangtua yang tidak ingin anaknya sukses tanpa kita, karena kita akan menua sebisa mungkin saat kita masih sanggup ajarkan, ajarkanlah apapun. karena anak kita akan menuai hasil dari apa yang kita ajarkan dengan ikhlas kepadanya.
caption here
"kok bisa gak pernah hangout sama temen walau cuma sebentar atau me-time kemana gitu ? gak jenuh ?" jenuh pasti tapi ketika aku memutuskan hamil aku udah komitmen untuk merawat & mengajarkan qia semuanya sendiri walaupun ternyata memang gak mudah. tapi percaya deh ketika menjalani semuanya dengan tulus tiba-tiba tuh kayak ada aja rejekinya yang gak pernah putus-putus untuk keluarga kecil kami. oh iya, qia suka banget pakai parfum dari @Dalin Indonesia soalnya wanginya soft & tahan seharian. ditambah wangi bayi banget jadi inget qia waktu masih newborn.
udah dikasih makan banyak, di hoek-hoek
mainan sekarang banyaknya adalah mainan yang sudah "jadi". namun aku lebih suka qia untuk lebih eksplor lagi wawasannya dengan bermain pasang puzzle, tebak- tebakan, berjalan kaki sambil nyeker, main basket, main kardus yang bisa dijadikan mobil-mobilan. agar imajinasi & kreatifitasnya selalu terasah setiap hari, yang tidak sekedar berpikir "hiburanku adalah mainan" melainkan qia akan berpikir "apa yaa yang bisa aku jadikan mainan hari ini ?" karena ketika terbiasa memiliki terlalu banyak mainan yang terjadi adalah anak jadi menunggu dihibur mainan, bukan mainin mainannya. qia punya mainan tapi bukan mainan yang menggunakan baterai, lampu-lampu kelap-kelip, dan yang otomatis bisa bergerak karena akan bisa menyebabkan overstimulasi. aku lebih suka belikan qia mainan yang kayu, tidak terlalu mencolok warnanya, dan lebih ke mainan yang meningkatkan daya tangkapnya. aku ingin menghidupkan kembali parenting jaman dulu yang bermain adalah dengan komunikasi 2 arah sambil bercerita, bermain masak-masakan, main congklak, berlari-larian di lapangan, bersepeda.
Aku tidak pernah menyesal menikah di usia 23 tahun, aku tidak pernah menyesal hamil di usia 28 tahun, aku tidak pernah menyesal punya qia di usia 29 tahun. aku tidak pernah merasa masa mudaku kurang, aku tidak pernah merasa masa bebasku kurang, aku tidak pernah merasa semenjak menikah kehidupanku terkekang. karena aku sudah ikhlaskan hatiku. sudah mantapkan hatiku. sudah yakinkan hatiku untuk hidup semata-mata mengabdi pada keluarga & mencari ridho Allah SWT atas gelarku sebagai IBU. Tidak ada rasaku ingin kembali & mengulang kehidupanku. Semua kehidupanku saat ini sudah cukup bagiku.
mainan sekarang banyaknya adalah mainan yang sudah "jadi". namun aku lebih suka qia untuk lebih eksplor lagi wawasannya dengan bermain pasang puzzle, tebak- tebakan, berjalan kaki sambil nyeker, main basket, main kardus yang bisa dijadikan mobil-mobilan. agar imajinasi & kreatifitasnya selalu terasah setiap hari, yang tidak sekedar berpikir "hiburanku adalah mainan" melainkan qia akan berpikir "apa yaa yang bisa aku jadikan mainan hari ini ?" karena ketika terbiasa memiliki terlalu banyak mainan yang terjadi adalah anak jadi menunggu dihibur mainan, bukan mainin mainannya. qia punya mainan tapi bukan mainan yang menggunakan baterai, lampu-lampu kelap-kelip, dan yang otomatis bisa bergerak karena akan bisa menyebabkan overstimulasi. aku lebih suka belikan qia mainan yang kayu, tidak terlalu mencolok warnanya, dan lebih ke mainan yang meningkatkan daya tangkapnya. aku ingin menghidupkan kembali parenting jaman dulu yang bermain adalah dengan komunikasi 2 arah sambil bercerita, bermain masak-masakan, main congklak, berlari-larian di lapangan, bersepeda.
"kak gak kasian apa itu anaknya masih kecil kok digembleng, dimarahin gitu?" aku jawab dengan yakin, jawabannya enggak. aku gak kasian. aku lebih kasian kalo nanti besar qia gak bisa apa-apa karena aku terlalu berlindung dibalik kata "kasian & trauma" lebih baik qia nangis sekarang, lebih baik aku kasih tau sekarang, lebih baik aku gembleng sekarang daripada saat masuk sekolah nanti dia jadi nangisan, serba gak paham, planga-plongo, gak bisa membela diri ketika dibully karena aku gak biasain latih percaya diri & fokusnya sejak dini. parenting setiap orang berbeda & pastinya yang terbaik buat si dedek. kalau dirasa parentingku terlalu keras, percayalah dunia diluar sana jauh lebih dahsyat kerasnya tidak memandang laki atau perempuan. perundungan, peramp*kan, & hal berbahaya lainnya terjadi diluar. lalu kita sebagai orangtua harus apa ? bekali ilmu bela diri agar tidak mudah dibully, bekali ilmu fokus agar tidak gampang terhipn*tis, bekali wawasan luas agar nyambung ketika ditanya gurunya, bekali akhlak yang baik agar tidak mudah menghakimi orang lain. tidak ada orangtua yang tidak ingin anaknya sukses tanpa kita, karena kita akan menua sebisa mungkin saat kita masih sanggup ajarkan, ajarkanlah apapun. karena anak kita akan menuai hasil dari apa yang kita ajarkan dengan ikhlas kepadanya.
"kok bisa gak pernah hangout sama temen walau cuma sebentar atau me-time kemana gitu ? gak jenuh ?" jenuh pasti tapi ketika aku memutuskan hamil aku udah komitmen untuk merawat & mengajarkan qia semuanya sendiri walaupun ternyata memang gak mudah. tapi percaya deh ketika menjalani semuanya dengan tulus tiba-tiba tuh kayak ada aja rejekinya yang gak pernah putus-putus untuk keluarga kecil kami. oh iya, qia suka banget pakai parfum dari @Dalin Indonesia soalnya wanginya soft & tahan seharian. ditambah wangi bayi banget jadi inget qia waktu masih newborn.
Membalas @drylq untuk semua ibu-ibu yang mulai menyerah dengan berat badannya anaknya. aku berpesan untuk jangan nyerah yaa! semangat! masih panjang perjalanan mereka kalau kita menyerah. qia daridulu langganan IGD setiap sebulan sekali masuk. karena ISK, alergi susu sapi, diare berulang sampai ada dar*h, dan sakit lainnya yang banyak sekali. tapi ketika aku yakin bahwa qia bisa kembali normal berat badannya. maka disitu Allah S. W. T pasti kasih jalan. semangat kakak-kakak online semuaaa.
Monthly trend of total Followers
Monthly trend of average likes per post
Accounts frequently mentioned by the KOL in their content
Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.
| Nano 1K-10K |
Micro 10K-50K |
Mid-tier 50K-100K |
Macro 100K-1M |
Mega 1M+ |
|
|---|---|---|---|---|---|
| High | 3.75% | 3.44% | 3.3% | 3.19% | 2.78% |
| Above average | 2.71% | 2.24% | 2.09% | 2.19% | 2.06% |
| Average | 1.52% | 0.9% | 0.74% | 1.03% | 1.2% |
| Below average | 0.97% | 0.5% | 0.37% | 0.54% | 0.71% |
| Low | 0.58% | 0.24% | 0.14% | 0.21% | 0.35% |
Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.
Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.
Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report
Check engagement rate for any Instagram account and get detailed analytics report
KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan
buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis.
Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan
YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.
Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL.
Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL
menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil,
sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.
Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk
TikTok, Instagram, dan YouTube,
yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang
lebih baik dalam kampanye pemasaran.
Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL
dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.
FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):
KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.
Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.
Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.
FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):
Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.
FREE TOOLS (Alat Gratis):
Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.
Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.
Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.
Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.
Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.
Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.
Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.
Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.
Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.
Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.