Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
KaosBuluk.Tax Tiktok Profile
sardjono.e

KaosBuluk.Tax

sardjono.e

badge Micro | Mass Pool
follower
Total Followers 37.5k
language
Language Spoken ID , Indonesia
account
Account Type KOL Micro badge Micro | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Rate Video
RpXXXXXXX Owning Content
RpXXXXXXX Boost Code Ads
RpXXXXXXX Yellow Cart
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

7.55% high Engagement rate
437 Avg. likes per post
11 Avg. comments per post
8.8k Avg. views

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

1.72% 1.38% 1.03% 0.69% 0.34% 0.00%
2026-06-06
2026-06-07
2026-06-08
2026-06-09
2026-06-10
2026-06-11
2026-06-13
2026-06-16
2026-06-17
2026-06-19

Engagement Rate For Top 10 Posts

628.02% 502.42% 376.81% 251.21% 125.60% 0.00%
2025-07-28
2025-08-04
2025-08-29
2025-09-08
2025-09-19
2025-09-26
2025-10-02
2025-10-14
2026-02-05
2026-03-06
Date Posted
Content

#serunyabelajar ๐Ÿš Akuntansi dalam Sepiring Nasi Goreng ๐Ÿณ ๐Ÿ’ธ Uang buat beli nasi goreng = Biaya Perolehan ๐Ÿฝ Nasi goreng di piring sebelum dimakan = Aset ๐Ÿ˜‹ Nasi goreng masuk perut = Beban (Aset yang dimanfaatkan) ๐Ÿ’ผ Beban ini dipakai buat menghasilkan pendapatan/Omset, karena saya bisa kerja salah satunya gara-gara makan nasi goreng ini. #KaosBulukTax #AccountingForEveryone #BelajarAkuntansi #NasiGoreng

628.02% Engagement Rate
230.7k 5.1k
Content

๐Ÿ“Œ KELUAR UANG = BEBAN? Belum Tentu! Banyak yang langsung catat beban, padahal itu masih aset! ๐Ÿ˜ฑ Saat Bayar ingat 2 hal : 1. Pra Bayar 2. Pasca Bayar โ—Perhatikan ini: Kalau Bayar Dulu, Pakai Belakangan (Pra Bayar) ๐Ÿ‘‰ itu Aset (Dibayar di Muka) Kalau Pakai Dulu, Baru Bayar (Pasca Bayar) ๐Ÿ‘‰ itu Beban (Bayar Setelah Pakai) Contoh klasik: ๐Ÿ“… 1 Juli, kamu bayar sewa ruko Rp50 juta untuk 5 TAHUN. Banyak yang langsung catat Beban Sewa 50jt ๐Ÿ˜… Padahal seharusnya: 1 Juli: Aset Sewa Ruko (D) 50jt Kas (K) 50jt 31 Des (Closing Tahunan): Beban Sewa Ruko (D) 5jt Aset Sewa Ruko (K) 5jt ๐Ÿ’ก Kenapa? Karena kamu baru โ€œmemakaiโ€ sewa 6 bulan. Sisanya masih jadi aset yang belum dipakai. Sebaliknya kalau kamu pakai dulu, misalnya air PAM ๐Ÿ’ง Beban Air (D) 500rb Kas (K) 500rb Udah pakai airnya, udah habis, ya langsung beban. ๐Ÿง  Ingat: "Pra Bayar itu Aset. Pasca Bayar itu Beban." Jangan sampai salah catat yaa! #KaosBuluk #AkuntansiForEveryone #BebanDibayarDimuka #CatatanAset #SewaRuko #AsetDuluBaruBeban #AccountingLogic

312.77% Engagement Rate
115.8k 1.6k
Content

#serunyabelajar ๐Ÿœ Mie Ayam dalam Semangkuk Akuntansi ๐Ÿ“š Belajar akuntansi manufaktur itu nggak harus ribetโ€ฆ apalagi kalau sambil makan ๐Ÿ˜† 1๏ธโƒฃ Mie mentah = Persediaan Bahan Baku 2๏ธโƒฃ Bumbu & topping = Persediaan Bahan Pembantu 3๏ธโƒฃ Mie di panci = Work in Process 4๏ธโƒฃ Mas yang masak = Biaya Tenaga Kerja Langsung 5๏ธโƒฃ Mie siap santap = Barang Jadi โœ… Mie Ayam ini pakai prinsip Just In Time โ€” persediaan habis pas 1 siklus jualan! ๐ŸคŒ๐Ÿ”ฅ ๐Ÿ’ฌ Tebak Factory Overhead-nya apa aja? ๐Ÿ˜ #MieAyam #Akuntansi #BelajarSambilNgakak #AkuntansiManufaktur

188.3% Engagement Rate
69.1k 1.6k
Content

Pahami Bagaimana Akuntansi Bekerja Mencatat Transaksi Bisnis. Kelompok Pencatatan Hanya ada 5 hal : 1. Aset 2. Utang 3. Modal 4. Pendapatan 5. Beban Perhatikan VT-nya sampai selesai Biar Paham! ๐Ÿ˜„ #BelajarAkuntansi #SiklusAkuntansi #Akuntansi #catat #EdukasiTikTok

164.18% Engagement Rate
60.7k 961
Content

๐ŸŽฏ Jurnal Penyesuaian Itu Logika, Bukan Hafalan! Jangan takut duluan sama Jurnal Penyesuaian ๐Ÿ˜… Karena ini murni logika sederhana, bukan rumus ajaib yang harus dihafal. Tujuannya cuma satu: โžก๏ธ mengakui beban dan pendapatan yang memang sudah terjadi, tapi belum dicatat atau belum dialokasikan sesuai prinsip akrual. ๐Ÿ’ก Biasanya yang disesuaikan adalah: 1๏ธโƒฃ Beban Dibayar Dimuka โ€” uang udah keluar, tapi manfaatnya belum dipakai. 2๏ธโƒฃ Persediaan Terjual (sistem periodik) โ€” untuk menyesuaikan stok akhir & harga pokok. 3๏ธโƒฃ Penyusutan Aset Tetap โ€” nilai aset berkurang karena dipakai. 4๏ธโƒฃ Pemakaian Perlengkapan โ€” perlengkapan yang sudah digunakan. 5๏ธโƒฃ Pendapatan Diterima di Muka โ€” uang udah diterima tapi jasa belum dikerjakan. 6๏ธโƒฃ Beban Belum Dibayar โ€” beban udah terjadi tapi belum dicatat karena belum dibayar. 7๏ธโƒฃ Pendapatan Belum Ditagih โ€” pekerjaan sudah selesai tapi belum dibuat tagihan. ๐Ÿ“š Intinya: > Jurnal Penyesuaian itu alat supaya laporan keuangan kita โ€œjujurโ€ โ€” mencatat apa yang sudah terjadi, bukan cuma apa yang sudah dibayar ๐Ÿ’ช #KaosBulukTax #AkuntansiItuMudah #BelajarAkuntansi #JurnalPenyesuaian #TikTokEdu

88.57% Engagement Rate
32.8k 465
Content

Laba Ditahan vs Laba Tahun Berjalan Masih banyak yang ketuker antara dua ini. Laba Tahun Berjalan โžก๏ธ Laba yang dihasilkan dalam 1 periode laporan keuangan yang sedang disajikan. Laba Ditahan โžก๏ธ Akumulasi laba dari tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagikan. Contoh sederhana: Perusahaan berdiri tahun 2021 dengan modal 100 juta, Tahun 2021 Laba 10 jt, 2022 Laba 30 jt, 2023 Laba 15 jt, maka penyajian di Neraca sebagai berikut: ๐Ÿ“Š 2021 Modal 100 jt Laba Ditahan 0 Laba Tahun Berjalan 10 jt Total Ekuitas 110 jt ๐Ÿ“Š 2022 Modal 100 jt Laba Ditahan 10 jt Laba Tahun Berjalan 30 jt Total Ekuitas 140 jt ๐Ÿ“Š 2023 Modal 100 jt Laba Ditahan 40 jt Laba Tahun Berjalan 15 jt Total Ekuitas 155 jt Jadi ingat ya: Laba Tahun Berjalan = laba periode yg laporannya sedang disajikan, Laba Ditahan = akumulasi laba periode sebelumnya Gampang kan? ๐Ÿค— #BelajarAkuntansi #Akuntansi #Laba #LabaDitahan #EdukasiTikTok

35.05% Engagement Rate
13.1k 63
Content

Pahami Bagaimana Akuntansi Bekerja Mencatat Transaksi Bisnis. Kelompok Pencatatan Hanya ada 5 hal : 1. Aset 2. Utang 3. Modal 4. Pendapatan 5. Beban Perhatikan VT-nya sampai selesai Biar Paham! ๐Ÿ˜„ #BelajarAkuntansi #SiklusAkuntansi #Akuntansi #catat #EdukasiTikTok

164.18% Engagement Rate
60.7k 961
Content

๐ŸŽฏ Jurnal Penyesuaian Itu Logika, Bukan Hafalan! Jangan takut duluan sama Jurnal Penyesuaian ๐Ÿ˜… Karena ini murni logika sederhana, bukan rumus ajaib yang harus dihafal. Tujuannya cuma satu: โžก๏ธ mengakui beban dan pendapatan yang memang sudah terjadi, tapi belum dicatat atau belum dialokasikan sesuai prinsip akrual. ๐Ÿ’ก Biasanya yang disesuaikan adalah: 1๏ธโƒฃ Beban Dibayar Dimuka โ€” uang udah keluar, tapi manfaatnya belum dipakai. 2๏ธโƒฃ Persediaan Terjual (sistem periodik) โ€” untuk menyesuaikan stok akhir & harga pokok. 3๏ธโƒฃ Penyusutan Aset Tetap โ€” nilai aset berkurang karena dipakai. 4๏ธโƒฃ Pemakaian Perlengkapan โ€” perlengkapan yang sudah digunakan. 5๏ธโƒฃ Pendapatan Diterima di Muka โ€” uang udah diterima tapi jasa belum dikerjakan. 6๏ธโƒฃ Beban Belum Dibayar โ€” beban udah terjadi tapi belum dicatat karena belum dibayar. 7๏ธโƒฃ Pendapatan Belum Ditagih โ€” pekerjaan sudah selesai tapi belum dibuat tagihan. ๐Ÿ“š Intinya: > Jurnal Penyesuaian itu alat supaya laporan keuangan kita โ€œjujurโ€ โ€” mencatat apa yang sudah terjadi, bukan cuma apa yang sudah dibayar ๐Ÿ’ช #KaosBulukTax #AkuntansiItuMudah #BelajarAkuntansi #JurnalPenyesuaian #TikTokEdu

88.57% Engagement Rate
32.8k 465
Content

๐Ÿ“Š 2 Penamaan Akun yang Bikin Banyak Orang Salah Tafsir! 1๏ธโƒฃ Beban Dibayar Dimuka (Prepaid Expenses) ๐Ÿ‘‰ Banyak yang kira ini langsung โ€œBebanโ€. Padahal bukan! Ini masih Aset. Contoh gampang: bayar sewa ruko 1 tahun di awal. Uangnya memang keluar, tapi hak pakai rukonya masih milik kita. Jadi selama belum dipakai โ†’ masih Aset. Baru jadi Beban kalau masa manfaatnya jalan. 2๏ธโƒฃ Pendapatan Diterima Dimuka (Advanced Income) ๐Ÿ‘‰ Sering dikira langsung โ€œOmsetโ€. Padahal ini Utang. Contoh: kita terima uang DP, tapi barang/jasanya belum kita kasih. Itu artinya kita punya kewajiban dulu. Baru jadi Omset kalau hak pembeli sudah kita serahkan (barang/jasa delivered). โœจ Jadi hati-hati, jangan salah tafsir. ๐Ÿ“Œ Prepaid Expense = Aset ๐Ÿ“Œ Advanced Income = Utang Kalau salah kaprah, bisa bikin laporan keuangan jadi ngaco ๐Ÿ˜… #BelajarAkuntansi #Akuntansi #TiktokEdu #KaosBulukTax #Sewa

70.84% Engagement Rate
26.1k 506
Content

๐ŸŽฎ Akuntansi dalam Mobile Legends ๐Ÿ˜‚๐Ÿ”ฅ Main ML itu bisa dianalogikan ke Akuntansi loh! 1๏ธโƒฃ Kalo tujuannya kembangin akun buat dijual ๐Ÿ‘‰ Pulsa, kuota, kopi, snack, bahkan penyusutan HP itu dicatat dulu sebagai Aset Produksi. ๐Ÿ‘‰ Nanti pas akun laku dijual, baru semua biaya itu jadi Beban, ketemu deh Laba / Rugi ๐Ÿ’ฐ 2๏ธโƒฃ Kalo tujuannya ikut turnamen cari hadiah ๐Ÿ‘‰ Semua pengeluaran langsung jadi Beban: pulsa, kuota, kopi, snack, sampe transport. ๐Ÿ‘‰ Hadiah turnamen? Ya itu Omzet kita ๐ŸŽ‰ Intinya: Akuntansi ada dimana-mana, bahkan di game ML ๐Ÿคฃ๐Ÿซฐ #BelajarAkuntansi #AkuntansiPemula #MobileLegends #Akuntansi #TiktokEdu

41.53% Engagement Rate
15k 598

Followers

Followers distribution

41.73% Male
58.27% Female

Followers location

Indonesia 99.11%
Taiwan 0.18%
United States 0.18%

Followers demographics

60.34% 23.70% 10.02% 5.15% 0.79%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)


KOL that follows @sardjono.e

Growth & Interest

Followers growth

Monthly trend of total Followers

37.5K 35.9K 34.3K 32.7K 31.1K
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06

Frequently used hashtags

Hashtags frequently used by the KOL in their content

#edukasitiktok #tiktokedu #pph #pajak #ppn #akuntansi #umkm #akuntansipajak #pp20 #laporspt #belajarpajak #coretax #ekualisasi #pphfinal #jurnal #edutok #aset #pajakmasukan #pengusahakenapajak #fasilitas #pasal21 #revenue #kerugian #fiskal #pkp #rekonsiliasi #cost #bebancadangan #listrik #jurnalumum

Frequently mentioned accounts

Accounts frequently mentioned by the KOL in their content

@sardjono_e @harfunnnn @anf_1427 @dilayulianap @wid_wid2 @tumpak_harian


Benchmark Engagement TikTok
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Youtube

Check engagement rate for any Youtube channel and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for Instagram

Check engagement rate for any Instagram account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.