Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Gita Wirjawan Youtube Profile
gwirjawan

Gita Wirjawan

gwirjawan

badge Mega | Mass Pool
follower
Total Subscribers 1.2m
language
Language Spoken ID , INDONESIA
account
Account Type KOL Mega badge Mega | Mass Pool

Rate Card

RpXXXXXXX Rate Video
RpXXXXXXX Short
RpXXXXXXX Owning Content
lock

Unlock to see KOL rate card

Tap "Show Rate Card" to get the latest updates!

Show Rate Card
disclaimer
Disclaimer:
This performance and rate card page is generated using our AI-powered calculations.


Performance

2.6% high Engagement rate
181 Avg. likes per post
3 Avg. comments per post
5.9k Avg. views

Engagement Rate For Last 10 Posts (Latest)

0.32% 0.26% 0.19% 0.13% 0.06% 0.00%
2026-05-13
2026-05-15
2026-05-16
2026-05-20
2026-05-27
2026-05-27
2026-05-29
2026-06-03
2026-06-04
2026-06-04

Engagement Rate For Top 10 Posts

6.62% 5.30% 3.97% 2.65% 1.32% 0.00%
2021-03-24
2021-06-16
2021-12-08
2022-02-16
2022-12-14
2023-03-14
2023-06-25
2025-04-16
2025-12-03
2026-02-09
Date Posted
Content

Buku yang saya tulis, โ€˜What It Takes: Southeast Asiaโ€™, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.id/ Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes --------------------- Bagaimana arah kebijakan dan lanskap ekonomi ke depan? Untuk pertama kalinya, Purbaya Yudhi Sadewa berbincang selama lebih dari 90 menit untuk membahas segala aspek yang penting untuk Anda pahami: mengapa uang beredar penting, bagaimana meningkatkan penanaman modal asing dan penerimaan pajak, hingga strategi mencapai target pertumbuhan 8%. Purbaya dan Gita juga menyentuh topik lainnya, termasuk dana pendidikan, desentralisasi ekonomi, serta peningkatan elektrifikasi. Terlebih lagi, Purbaya juga membahas beberapa hal personal seperti latar belakang pendidikan dan filsafat ekonomi beliau. Simak selengkapnya: 0:00:00 - Intro 0:02:10 - Enjinir yang menjadi ekonom 0:07:56 - Awal karir 0:09:26 - Landasan pemikiran kebijakan Purbaya 0:21:28 - Pertumbuhan 8% 0:31:22 - Dana pendidikan & beasiswa 0:48:25 - Produktivitas marginal 0:57:58 - Desentralisasi ekonomi 1:02:16 - Penerimaan pajak & ICOR 1:08:14 - Elektrifikasi 1:13:56 - Demokrasi 1:15:59 - Kereta cepat 1:20:51 - Filsafat ekonomi Purbaya 1:31:42 - Pesan untuk masyarakat #Endgame #GitaWirjawan #PurbayaSadewa --------------------- Episode lainnya yang mungkin Anda sukai: https://youtu.be/DTz5X5NVSdk?si=M_1xg4ufc2BA96TN https://youtu.be/S0GcAdhLKYE?si=5Dd3_iR7xof_yPmn https://youtu.be/A9jWMsM4-wU?si=6oQTmCAfsiL5cWO5 --------------------- Special thanks to our โ€˜Future Narratorsโ€™ channel members: Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Qunร”ยบรกan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Wahyu Jaka, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, auliaali05, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, Muhammad Naufal, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super โ€žBuupy Pubโ€ Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ayu Arman, Ilham R, Haju Ara Podcast, Meilisva AA Taniel, Flores Exotic Tours, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Maya, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, Muhammad Rizal Akbar, KP, Kawal Jakarta, vava vivi, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa

6.62% Engagement Rate
76.5k 4.2k
Content

Baca buku 'What It Takes: Southeastโ€™ sekarang di: https://sgpp.me/what-it-takes-yt atau melalui Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus --- Dr. Tirta Mandira Hudhi dan Gita Wirjawan berdialog tentang bagaimana pendidikan, ego, privilege, dan pengalaman hidup membentuk karakter serta kontribusi seseorang terhadap masyarakat. Percakapan ini menyingkap peran keluarga, sistem pendidikan, dan nilai kerja keras dalam membentuk generasi cerdas dan tangguhโ€”juga membahas realita dunia medis, tantangan menjadi anak tunggal, hingga pentingnya guru dan budaya membaca. Dr. Tirta adalah dokter, pengusaha, dan edukator publik yang dikenal karena kepemimpinannya di masa pandemi, inisiatif bisnis sosial, dan pendekatannya yang jujur serta reflektif terhadap isu-isu pendidikan, kesehatan, dan perubahan sosial. #Endgame #GitaWirjawan #drTirta #Edukasi #Kesehatan #Bisnis Catatan dan referensi tambahan episode ini: https://sgpp.me/eps218notes Dalam episode ini 0:00:00 - Intro 0:01:19 - Masa kecil dr. Tirta 0:08:57 - Fase berontak & titik balik 0:19:53 - Mengubur mimpi jadi dokter demi orang tua 0:25:29 - Yang membedakan orang pintar dan orang cerdas 0:34:44 - Cara meningkatkan IQ orang Indonesia 0:49:47 - Indonesia emas jika gurunya juga emas 1:00:04 - Gagal bedakan opini dengan fakta 1:09:40 - Bifurkasi isu mental Gen X dan Gen Z 1:19:36 - Cara hack tubuh sendiri 1:27:41 - Autokritik terhadap startup & CEO muda 1:33:05 - Cangkok talenta dari luar 1:47:18 - Harapan kita ada di pemimpin Gen X? 1:51:36 - Pesan untuk masing-masing generasi ------------ Episode lainnya yang mungkin Anda sukai: https://youtu.be/r_Px7xjtkWA?si=KKTx-LVl5AQrZXLv https://youtu.be/BSwlImumegY?si=q-DXxpWD_RPWueGv https://youtu.be/Io40wI5Abac?si=lGmw_fNE3H0_urpK ------------ Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kami https://endgame.id/ ------------ Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus

5.9% Engagement Rate
69.8k 2.1k
Content

Baca buku 'What It Takes: Southeastโ€™ sekarang di: https://sgpp.me/what-it-takes-yt atau melalui Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus ----------------- Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia, Rocky Gerung, menanggapi cita-cita 2045 (dan pentingnya mengembalikan akal sehat dan berpikir kritis bila kita benar-benar ingin mewujudkannnya), fenomena pendangkalan, dan apa jadinya jika kelancaran informasi justru berakibat pada ide yang semakin tersumbat. #Endgame #GitaWirjawan #RockyGerung ----------------- Jelajahi dan diskusikan lebih lanjut episode ini di https://endgame.id/ ------------------ Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus Bagian: 0:00:00 - Intro 0:02:30 - Mengapa tertarik HI 0:04:57 - Masa kecil Rocky 0:06:42 - Menjadi guru filsafat 0:10:14 - Pendidikan Indonesia 0:24:35 - AI, kemanusiaan, & kebijakan 0:29:10 - Kualitas guru 0:39:29 - Mental keterbukaan 0:43:52 - Agar orang mau jadi guru 0:46:28 - Budaya membaca 0:57:25 - Filsuf idola 1:03:21 - Relasi ilmu-agama 1:10:31 - Indonesia 2045 1:18:01 - Paradoks teknologi 1:25:05 - Oligarki & ketimpangan 1:34:36 - โ€œLakukan kontra-paradigmaโ€

5.25% Engagement Rate
56.6k 7.3k
Content

Baca buku 'What It Takes: Southeastโ€™ sekarang di: https://sgpp.me/what-it-takes-yt atau melalui Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus -------------------------- Ada suatu masa di mana sebuah peradaban Islam pernah menjadi kiblat dunia ilmiah (Baghdad abad ke-9). Di balik pendekatan humoris dan gaya baru berdakwahnya, Habib Ja'far seakan menyerukan misi ke generasi muda untuk membangun corak baru keislaman a la Indonesia yang inklusif dan punya kontribusi agung dan inovatif untuk masyarakat global. Husein Ja'far Al Hadar, yang dikenal sebagai Habib Ja'far atau "Habib Milenial," adalah seorang penulis muda Muslim, penceramah, dan pembuat konten berbasis dakwah. Sebagai penulis, ia telah menulis berbagai karya, termasuk buku terbarunya, "Tuhan Ada di Hatimu." Serial YouTube-nya yang viral berjudul "Pemuda Tersesat" menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan dari anak muda dari berbagai latar belakang agama, etnis, dan budaya dengan nada ringan dan sejuk. #Endgame #GitaWirjawan #HabibHuseinJafar -------------------------- Penanda Bab: 0:00 Intro 0:45 Asuhan Heterogen dan Rasional 16:56 Islam dan Sains: Sejarah & Tantangan 42:11 Efek Digitalisasi 59:12 Palestina dan Daya Tawar Indonesia 1:14:17 Humor dalam Dakwah 1:27:29 2045: Perbanyak Bicara Ide ---------------------------- Endgame adalah talkshow dan podcast terbaru yang mengajak kamu mengeksplor lebih jauh tentang sudut pandang tokoh-tokoh yang membentuk narasi hari ini dan masa depan. Sebuah kolaborasi antara SGPP Indonesia dan Visinema Pictures. Playlist episode "Endgame" lainnya: https://www.youtube.com/playlist?list=PL-hh_bKgnJ6Ei5kSajZ1I6ZdmLXhbMzOL Dengarkan juga di Spotify: https://open.spotify.com/show/72q1XjiuFViF2tx7IbQ5X5?si=B-l7hi7ET7uYmu6kbyhs7w Kunjungi dan subscribe: https://www.youtube.com/channel/UCu8fHdbHwJ1MFqf7Uz95aFw https://www.youtube.com/c/VisinemaPictures

4.88% Engagement Rate
52.1k 7.4k
Content

Temukan wawasan tentang masa depan Indonesia & Asia Tenggara dalam buku saya, Baca buku 'What It Takes: Southeastโ€™ sekarang di: https://sgpp.me/what-it-takes-yt atau melalui Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus --- Pakar neuroscience dr. Roslan Yusni Hasan, Sp.BS atau yang lebih dikenal dengan Ryu Hasan percaya salah satu kunci kebahagiaan adalah kemampuan mengendalikan emosi agar tidak terlalu sering membajak akal sehat. Tapi dari sudut pandang ilmu saraf, sejauh mana otak manusia modern, yang hakikatnya tidak jauh berbeda dengan otak para pendahulunya, punya kuasa atas semua keputusan-keputusan yang diambilnya? #Endgame #GitaWirjawan #RyuHasan ---------------------- Jelajahi dan diskusikan lebih lanjut episode ini di https://endgame.id/ ---------------------- Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus -------------------------- Loncat ke Pemikiran dr. Ryu Mengenai: 0:00:00 Intro 0:02:10 Childhood 0:11:36 Kecerdasan Emosi 0:19:17 Kecerdasan Sosial 0:26:10 Pentingnya Fiksi 0:33:03 Realita Intersubyektif 0:43:59 Makna Menjadi Manusia 0:59:10 Cara Berpikir Menghadapi Entropi 1:10:22 Kebijaksanaan 1:15:43 Menangani Depresi 1:24:34 Indonesia 2045 1:33:52 Keseimbangan Alam

3.57% Engagement Rate
41.3k 2.1k
Content

Get your copy of Gita Wirjawanโ€™s book, โ€œWhat It Takes: Southeast Asiaโ€, NOW: https://books.endgame.id/ Also available on Amazon: https://sgpp.me/amazon/ Leave your review here: www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------------------------------------------------ Is democracy the only path, or simply just a method? Many of us believe that democracy is the only pathโ€”if not the best pathโ€”to nation-building. Yet, drawing on his expertise in international relations and his experience as an English interpreter for senior Chinese leaders (including Deng Xiaoping), Dr. Zhang Weiwei tells a very different story from his homeland, a story that stands in sharp contrast to the historical experience of Western civilization: China. China's historical experience suggests that the large-scale development of a nation can be achieved while remaining deeply rooted in its own cultural spirit. From his account of how Deng Xiaoping set China on a path of transformation through a process of self-correction, to his critique of political paradigms that divide the world into the binary categories of "democracy" and "autocracy," Zhang invites us to consider the successes of alternative models of political and developmental order. There are parts of the world that have progressed, prospered, and come to terms with their own troubled histories without democracy serving as their vessel. Find out more about The China Academy: https://thechinaacademy.org/ @thinkersforum4149 Full topics: 0:00:00 - Intro 0:02:26 - Experiencing Cultural Revolution 0:09:18 - Deng Xiaoping's visionary thinking 0:15:15 - Chinaโ€™s development leapfrog 0:22:55 - STEM education history in China 0:29:29 - Competition and work culture 0:34:24 - China's modernization model 0:43:03 - 'Good' governance vs 'bad' governance 0:49:17 - Systemic Inertia & Democratic Reform 0:54:22 - Problems with the Western political model 1:02:34 - Is the West losing strength? 1:08:34 - Pluralism & the Global South 1:20:53 - Revamping Southeast Asia's human capital 1:26:20 - Collaborating for Development 1:31:11 - Are we in a "Thucydides Trap"? #Endgame #GitaWirjawan #ZhangWeiWei --------------------------------------------------------------------- You may like this episode: https://youtu.be/eRRMurnQnJU?si=RgN9cSLskrlET1hn https://youtu.be/iF9z1G-6i-Q?si=dIvW1Xq59tIRHoGI https://youtu.be/nrMvaUGBelw?si=tnaIyiQSVP7kTaT6

0.03% Engagement Rate
348 19
Content

Is democracy the only path, or simply just a method? Many of us believe that democracy is the only pathโ€”if not the best pathโ€”to nation-building. Yet, drawing on his expertise in international relations and his experience as an English interpreter for senior Chinese leaders (including Deng Xiaoping), Dr. Zhang Weiwei tells a very different story from his homeland, a story that stands in sharp contrast to the historical experience of Western civilization: China. China's historical experience suggests that the large-scale development of a nation can be achieved while remaining deeply rooted in its own cultural spirit. From his account of how Deng Xiaoping set China on a path of transformation through a process of self-correction, to his critique of political paradigms that divide the world into the binary categories of "democracy" and "autocracy," Zhang invites us to consider the successes of alternative models of political and developmental order. There are parts of the world that have progressed, prospered, and come to terms with their own troubled histories without democracy serving as their vessel.

0.01% Engagement Rate
83 3
Content

In June 2012, Andrew Ng (Stanford professor), Greg Corrado (researcher), and Jeff Dean (Googleโ€™s Chief Scientist) came to the public the creation of an artificial neural network, imitating the human brain. An attempt where this machine could learn and recognize patterns in data without having to be told on what to look at. Remarkably, the first thing that this machine recognize out of 10 million random things isโ€ฆ a cat! ๐Ÿฑ But the reason is actually pretty simple: itโ€™s because of how abundant there is the pictures and videos of cat all over the internet!

0% Engagement Rate
51 0
Content

Buku yang saya tulis, โ€˜What It Takes: Southeast Asiaโ€™, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.id Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes

0% Engagement Rate
43 0
Content

Get your copy of Gita Wirjawanโ€™s book, โ€œWhat It Takes: Southeast Asiaโ€, NOW: https://books.endgame.id/ Also available on Amazon: https://sgpp.me/amazon/ Leave your review here: www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------ Why do some Southeast Asian countries advance far more rapidly than others? Why do some continue to fall behind? Can this gap still be narrowed? Gita Wirjawan discusses wealth inequality and development disparities across Southeast Asia to better understand how each nation confronts its own history, challenges, and economic choices. Behind the narratives of economic growth, foreign investment, and ASEAN integration, there remain major gaps in development, income, education, infrastructure, and quality of life throughout the region. No country is too large to learn. And no country is too small to teach. More in this episode: 0:00:00 - Intro 0:00:08 - SEAโ€™s โ€œmetabolismโ€ 0:06:36 - What Southeast Asia can show to the world 0:21:38 - The cause of inequality 0:25:03 - Southeast Asian education 0:30:20 - From periphery to global consciousness 0:54:34 - Self-agency 0:54:33 - Economy or education? 0:57:44 - โ€œOne ASEANโ€? 1:08:48 - What should we do? 1:09:51 - Leaders for teachers 1:11:10 - Increasing value chain through curriculum 1:11:23 - What it takes? #Endgame #GitaWirjawan #SoutheastAsia ------------------ You might also like: https://youtu.be/onmWF_TdaiU?si=K6DeKW_VwkUpSb4db https://youtu.be/_A6x_21ojD0?si=x6fnItAh0K-wqiSy https://youtu.be/AKNVomZuKoo?si=mFTbpnU57X_MC84P

0.04% Engagement Rate
455 19

Subscribers

Subscribers distribution

72.81% Male
27.20% Female

Subscribers location

Indonesia 93.96%
United States 2.15%
United Kingdom 0.56%
Malaysia 0.49%
Australia 0.35%
0.28%
India 0.28%

Subscribers demographics

63.19% 16.34% 13.78% 5.65% 1.02% 0.02%
Child/Kid
(13-17)
Teen/Teenager
(18-24)
Young Adult
(25-34)
Adult
(35-44)
Middle-aged
(45-64)
65-
(65-)


KOL that follows @gwirjawan

Growth & Interest

Subscribers growth

Monthly trend of total Subscribers

1.2M 1.2M 1.1M 1.1M 1.1M
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06

Likes growth

Monthly trend of average likes per post

1000 800 600 400 200 0
2025-12 2026-01 2026-02 2026-03 2026-04 2026-05 2026-06


Benchmark Engagement YouTube
Berdasarkan Tier KOL

Kenali tipe KOL dari Nano hingga Mega dan manfaatkan data engagement rate kami untuk memilih influencer yang tepat.


kol

Bagaimana Tool Kerja Ini Bekerja?

Engagement rate didapatkan dari perhitungan rata-rata Likes, Comments, Share dibagi dengan jumlah followers kemudian dikali 100. Semakin tinggi engagement rate yang Anda miliki semakin baik nilai Anda.

Kenali Lebih Detail Kebutuhan KOL Anda

Sudah tahu tentang KOL atau influencer level mulai dari Nano, Micro, Mid-Tier, Macro dan Mega ? Gunakan benchmark akurat kami untuk mengenal lebih jauh bagaimana benefit mengetahui engagement rate bisa membantu kita memilih KOL apa yang akan kita pakai.

Avg. Instagram Engagement
Rate - 2025

0
0.2%
0.4%
0.6%
0.8%
0.66%
All post types
0.66%
0.59%
Photo post
0.59%
0.68%
Video post
0.68%
0.77%
Carousel post
0.77%

Check engagement rates for other platforms

Engagement rate calculator for Instagram

Check engagement rate for any Instagram account and get detailed analytics report

kol

Engagement rate calculator for TikTok

Check engagement rate for any TikTok account and get detailed analytics report

kol

Got Questions?

Apa itu KOL.ID? โˆ’

KOL.ID adalah platform teknologi pemasaran pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kolaborasi antara Key Opinion Leaders (KOL) dan bisnis. Platform ini menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan pemasaran di Instagram, TikTok, dan YouTube, semuanya terintegrasi dalam satu tempat.

Salah satu fitur utama KOL.ID adalah pembuatan dan pengecekan rate card otomatis bagi para KOL. Dengan menggunakan data real-time dari berbagai platform media sosial, KOL.ID membantu KOL menentukan harga layanan mereka secara akurat dan adil, sehingga mereka dapat fokus pada kreativitas dan peningkatan engagement rate.

Selain itu, KOL.ID menawarkan berbagai alat analisis, seperti kalkulator engagement rate untuk TikTok, Instagram, dan YouTube, yang membantu KOL dan bisnis memahami performa akun media sosial dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kampanye pemasaran.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, KOL.ID menjadi platform yang andal bagi KOL dan bisnis dalam menjalankan kampanye pemasaran yang efektif dan efisien.

Apa saja fitur yang disediakan oleh KOL.ID? +

FOR BRAND (Untuk Agency/Brand/Bisnis):

  1. KOL Ranking: Fitur pencarian KOL yang sesuai dengan kebutuhan brand atau bisnis.

  2. Cek Rate Card KOL: Tools untuk bisnis mengevaluasi rate card KOL berdasarkan data dari TikTok, Instagram & YouTube.

  3. Campaign Report: Laporan terperinci untuk mendapatkan data performa (Like, Comment, Share, Views & Save) terkait performa kampanye pemasaran bersama KOL hanya menggunakan Link Posting.

FOR KOL (Untuk Key Opinion Leader):

  1. Buat Rate Card: Alat untuk membantu KOL membuat rate card berdasarkan performa mereka di TikTok, Instagram & YouTube.

FREE TOOLS (Alat Gratis):

  1. Buat MoU KOL: Membuat memorandum of understanding (MoU) antara KOL dan bisnis secara otomatis.

  2. Cek ER KOL TikTok: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di TikTok.

  3. Cek ER KOL Instagram: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di Instagram.

  4. Cek ER KOL YouTube: Alat untuk menghitung engagement rate KOL di YouTube.

  5. Download Video TikTok: Fitur untuk mengunduh video dari TikTok.

  6. Download Video Instagram: Fitur untuk mengunduh video dari Instagram.

  7. Download Video YouTube: Fitur untuk mengunduh video dari YouTube.

  8. Kamus KOL: Panduan istilah-istilah penting terkait dunia KOL.

  9. Extension Chrome: Extension yang memungkinkan untuk melihat analisa KOL dengan mudah hanya dengan membuka profil Instagram & TikTok.

Semua fitur ini menunjukkan bahwa KOL.ID adalah platform yang lengkap untuk mendukung kebutuhan KOL dan merek/bisnis dalam membangun strategi pemasaran digital.