Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Affiliate Marketing › 10 Brand Tas Lokal Paling Terkenal di Indonesia

10 Brand Tas Lokal Paling Terkenal di Indonesia

Hero image of a city skyline at night

Industri kerajinan Indonesia, yang mencakup produk berbasis kulit dan tekstil seperti tas, terus menunjukkan pertumbuhan yang positif di pasar ekspor. Kementerian Perindustrian mencatat nilai ekspor industri kerajinan tembus Rp2,97 triliun sepanjang kuartal I 2026, tumbuh 4,08% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini sejalan dengan makin banyaknya brand tas lokal yang berhasil membangun reputasi kuat, bahkan bersaing dengan brand internasional dari sisi kualitas maupun desain. Sebagian di antaranya lahir dari modal kecil, namun kini mampu menembus pasar mancanegara. Menarik bukan?

Rekomendasi Brand Tas Lokal Paling Terkenal di Indonesia

Berikut sepuluh brand tas lokal yang konsisten dikenal luas, lengkap dengan cerita dan keunikan di balik masing-masing brand.

1. Eiger

Eiger didirikan oleh Ronny Lukito pada 1993 di Bandung, berawal dari bisnis pembuatan tas milik orang tuanya yang sudah berjalan sejak 1976. Brand ini fokus pada perlengkapan outdoor dan tas petualangan, mulai dari ransel, perlengkapan kemah, hingga peralatan survival.

Di bawah naungan PT Eigerindo MPI, Eiger kini menjadi induk dari beberapa brand tas lainnya dan berhasil melebarkan sayap ke pasar Asia Tenggara. Positioningnya yang kuat di segmen adventure membuat Eiger identik dengan gaya hidup aktif dan dekat dengan alam.

 

2. Exsport

Exsport berdiri sejak 1979 di Bandung, juga didirikan oleh Ronny Lukito, dan awalnya berfokus pada tas sekolah sebelum berkembang ke berbagai jenis tas carry lainnya. Brand ini kini memposisikan diri sebagai tas perempuan yang menonjolkan keunikan tiap individu.

Pada Juli 2021, Exsport menghadirkan campaign nostalgia bertajuk Explorer's Sunny Season yang menghidupkan kembali desain ransel RR01 tahun 1979 dengan sebelas pilihan warna. Rebranding ini menjadi yang kedelapan sejak brand berdiri, menandakan bagaimana Exsport terus beradaptasi tanpa kehilangan akar sejarahnya.

Baca juga: 10 Influencer Streetwear Paling Populer di Indonesia

 

3. Consina

Consina dirintis oleh Disyon Toba pada 1994 di Jakarta dengan modal awal sekitar Rp50 ribu, sebelum resmi berbadan hukum sebagai PT Consina Segara Alam pada 2001. Brand ini mengusung tagline The Outdoor Lifestyle dan fokus pada perlengkapan petualangan seperti ransel, jaket, hingga sleeping bag.

Perjalanan Consina cukup inspiratif, dimulai dari produksi rumahan memanfaatkan sisa kain pabrik garmen. Kini brand ini sudah mengoperasikan 160 mesin jahit dengan 200 karyawan, sekaligus membuktikan bahwa usaha kecil bisa tumbuh menjadi pemain besar di industri outdoor lokal.

 

4. Arei

Arei Outdoorgear didirikan oleh Billy Andrias pada 2005 di Bandung, awalnya berfokus pada ransel dan tas outdoor sebelum meluas ke apparel, sepatu, dan perlengkapan camping. Brand ini memposisikan diri di persimpangan antara technical gear dan gaya hidup adventure yang lebih santai.

Salah satu keunikan Arei adalah garansi seumur hidup untuk produk tasnya, mencerminkan akar brand sebagai produsen tas berkualitas tinggi. Pada 2025, Arei membuka flagship store di Cihampelas, Bandung, yang menggabungkan konsep retail dengan aktivitas komunitas seperti panjat tebing indoor.

 

5. Elizabeth

Elizabeth adalah salah satu brand tas lokal tertua di Indonesia, berdiri sejak awal 1960-an di Bandung dan sudah bertahan lebih dari enam dekade. Brand ini bermula dari usaha kecil di sebuah gang sempit sebelum berkembang menjadi salah satu nama besar di industri tas fesyen nasional.

Untuk merayakan perjalanan panjangnya, Elizabeth menghadirkan koleksi bertema sepeda kumbang, ikon nostalgia yang identik dengan era 1960-an. Konsistensi mempertahankan kualitas selama puluhan tahun menjadikan Elizabeth sebagai salah satu simbol brand lokal yang mampu bertahan di lintas generasi.

 

6. Palomino

Palomino berdiri sejak 1993 di Jakarta di bawah PT Menara Sigma, dan sudah beroperasi lebih dari tiga dekade sebagai produsen tas lokal. Produknya mencakup tote bag, handbag, sling bag, ransel, hingga shoulder bag untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Konsistensi Palomino bertahan selama puluhan tahun di tengah persaingan pasar tas menunjukkan bagaimana fokus pada kualitas produk dan layanan pelanggan bisa menjaga loyalitas konsumen dalam jangka panjang.

 

7. Bagteria

Bagteria didirikan oleh Nancy Go pada 2000 dan dikenal lewat tas tangan handmade dengan ornamen mewah, mulai dari kristal Swarovski hingga kulit ostrich. Positioning brand ini berada di segmen eksklusif dan limited edition dengan material premium.

Nama Bagteria melejit setelah selebriti dunia seperti Paris Hilton terlihat membawa tas produksinya, disusul sejumlah sosialita dan publik figur internasional lainnya. Brand ini bahkan lebih dulu ekspansi ke Hong Kong, Milan, hingga Amerika sebelum membuka butik pertamanya di Indonesia pada 2008.

 

8. Jims Honey

Jims Honey didirikan oleh Hanny Zeng sekitar 2014 di Jakarta, menawarkan tas, dompet, jam tangan, hingga pakaian dengan harga terjangkau namun tetap mengikuti tren. Brand ini dikenal lewat variasi model yang luas dan pembaruan koleksi yang cukup cepat.

Salah satu nilai yang diusung Jims Honey adalah komitmen pada material ramah lingkungan, dengan hampir separuh produknya menggunakan bahan daur ulang. Fokus keberlanjutan ini menjadi pembeda di tengah banyaknya brand tas lokal yang bersaing di kelas harga serupa.

 

9. The Little Things She Needs

The Little Things She Needs, atau akrab disingkat TLTSN, didirikan oleh Jaclyn Halim di Jakarta dan awalnya dikenal lewat produk flat shoes sebelum meluas ke tas dan aksesori wanita. Brand ini menyasar konsumen muda yang mencari produk fashionable dengan harga bersahabat.

Estetika visual dan branding TLTSN yang matang membuatnya kerap dikira sebagai brand luar negeri, padahal sepenuhnya lokal. Koleksinya diperbarui setiap enam sampai sembilan bulan mengikuti tren warna dan desain yang sedang diminati pasar.

 

10. Merché

Merché didirikan oleh Tari Puji Lestari pada 2017 di Bandung, mengusung konsep affordable luxury lewat tote bag, ransel, sling bag, hingga phone bag berbahan faux leather dan nilon. Brand ini berhasil bertransformasi dari pemain regional Bandung-Jakarta menjadi salah satu nama besar kategori tas lokal secara nasional.

Merché aktif menggandeng figur publik dan brand lain lewat berbagai kolaborasi, salah satunya bersama Nagita Slavina lewat lini merché x NASL. Strategi kolaborasi semacam ini turut memperluas jangkauan brand ke basis penggemar yang lebih luas.

Dari sepuluh brand di atas, terlihat bahwa tas lokal Indonesia punya kekuatan yang beragam, mulai dari sejarah panjang, kualitas material, sampai keberanian berkolaborasi dengan figur publik. Kombinasi inilah yang membuat masing-masing brand memiliki basis konsumennya sendiri.

 

Salah satu kolaborasi terbaru yang menarik perhatian datang dari Elizabeth. Pada Mei 2026, brand yang sudah berusia lebih dari enam dekade ini merilis koleksi eksklusif bersama content creator fashion Bella Clarissa, terdiri dari tiga lini tas bernama ;N LUMINA, ;N AURA, dan ;N SONA yang masing-masing mewakili karakter perempuan berbeda. 

@elizabethbag Clear and composed. Dipakai di berbagai peran, tetap terasa pas kan?? Elizabeth curated by @BECE #Elizabeth #BellaClarissa #ElizabethCuratedByBC ♬ original sound - Elizabeth Official Store

Langkah ini memperlihatkan bagaimana brand legendaris dapat menjangkau audiens muda lewat KOL yang punya selera gaya kuat dan basis pengikut besar di TikTok.

Siapkan Campaign Produk Anda Bersama KOL yang Tepat di KOL.ID!

Sebelum menggandeng kreator untuk campaign produk fashion, pastikan Anda sudah membandingkan performa dan harganya lebih dulu. Lewat fitur cek rate card di KOL.ID, Anda dapat menilai kewajaran tarif kreator berdasarkan data real time, lalu menyaring kandidat melalui ranking KOL Instagram, TikTok, dan YouTube. Mulai cek rate card sekarang dan temukan KOL yang paling sesuai dengan karakter brand Anda di KOL.ID!

Jadikan kami sumber pilihanmu di Google

Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.

Tambahkan KOL.ID sebagai sumber pilihan di Google