Hampir setiap bulan, ada brand skincare baru yang muncul di marketplace, lengkap dengan klaim bahan aktif dan kemasan yang dirancang untuk menarik perhatian konsumen. Fenomena ini sejalan dengan pertumbuhan industri skincare dalam negeri yang terus bertambah.
Menteri Perindustrian, merujuk data BPOM, mencatat jumlah industri skincare di Indonesia meningkat dari 1.292 pada 2024 menjadi lebih dari 1.500 pada akhir 2025. Sekitar 90% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Bertambahnya jumlah produsen membuat pilihan produk skincare di pasaran semakin beragam.
Kondisi ini turut membuka peluang bagi lebih banyak konsumen untuk membeli dan mencoba produk skincare sesuai kebutuhan serta preferensi mereka. Namun, brand skincare apa saja yang paling terkenal? Simak penjelasannya berikut ini.
Daftar Brand Skincare Paling Terkenal di Indonesia
Berikut sepuluh brand skincare yang paling dikenal konsumen Indonesia.
1. Wardah

Wardah adalah brand skincare yang paling terkenal di Indonesia sejak lama. Brand ini pertama kali merilis produk skincarenya pada 1995 di bawah Paragon Technology and Innovation, Selain itu, Wardah juga telah dikenal lama sebagai pelopor skincare halal nasional dengan berbagai produk skincare seperti Lightening, Crystal Secret, hingga rangkaian Derma untuk kebutuhan kulit yang lebih spesifik.
Wardah juga terus memperkuat kedekatan dengan konsumen melalui berbagai aktivitas, salah satunya Wardah Skinverse. Melalui program ini, Wardah mengajak pengunjung memahami konsep skin longevity dengan mengenali kebiasaan sehari-hari melalui pendekatan Move, Eat, Rest serta pentingnya menjaga kesehatan kulit dari berbagai aspek lifestyle.
2. Garnier

Garnier, brand di bawah grup L'Oréal, termasuk nama global yang paling terkenal di kalangan konsumen Indonesia. Top Brand Index 2026 bahkan menempatkannya di urutan teratas dalam kategori pelembap dan masker wajah. Beberapa produk andalannya ialah Bright Complete dengan vitamin C, Sakura Glow, Micellar Water, serta koleksi sheet mask.
Selain itu, Garnier sering mendekati audiens muda dengan pendekatan yang jarang dilirik brand skincare lainnya, yaitu menjadi skincare partner resmi MPL Indonesia Season 17 lengkap dengan booth #GarnierGameFace. Langkah ini memperluas jangkauan brand ke komunitas gamer.
3. Pond's

Pond's dari Unilever membangun citranya lewat riset, terutama melalui Pond's Skin Institute yang sudah meneliti mikrobioma kulit sejak 2007. Produk unggulannya terbagi berdasarkan berbagai kebutuhan, yaitu Bright Miracle untuk kulit cerah, Age Miracle untuk tanda penuaan, dan Hydra Miracle untuk hidrasi.
Pendekatan berbasis sains itu terlihat pada Pond's Ultra Light Biome Gel, yang diperkenalkan sebagai biome gel pertama di Indonesia dengan kandungan prebiotik dan Cera-Hyamino untuk memperkuat skin barrier. Pond's juga menyediakan fitur AI Skin Expert di situs resminya untuk membantu konsumen membaca kondisi kulit.
4. SK-II

SK-II adalah brand premium asal Jepang yang berada di bawah Procter & Gamble sejak 1991. Brand ini berasal dari pekerja pembuat sake yang tangannya tetap halus, hingga lahirlah bahan fermentasi ragi bernama PITERA yang menjadi inti Facial Treatment Essence.
Sepanjang 2026, SK-II cukup agresif di Indonesia. Brand ini membuka boutique store pertamanya di Plaza Indonesia dengan konsep World of PITERA, meluncurkan kolaborasi edisi terbatas dengan karakter CRYBABY dari Pop Mart pada Juli, lalu menghadirkan MINA TWICE selaku global brand ambassador saat merayakan peluncuran Facial Treatment Serum pada September.
5. Whitelab

Whitelab didirikan Jessica Lin pada Maret 2020 dan berada di bawah Deca Group. Brand ini lahir dari pengamatan bahwa pasar skincare kala itu didominasi produk impor, sehingga Whitelab memosisikan diri sebagai skincare lokal berkualitas dengan harga terjangkau, terutama pada produk serumnya.
Nama Whitelab makin ramai dibicarakan pada Oktober 2024, ketika serum niacinamide-nya dinyatakan sesuai klaim lewat uji laboratorium yang dibagikan Dokter Detektif di tengah maraknya isu overclaim. Sebelumnya, Whitelab juga bekerja sama dengan Oh Sehun dari EXO sebagai brand ambassador pada 2022.
6. Avoskin

Avoskin lahir di Yogyakarta pada 2014 yang dipimpin Anugrah Pakerti. Brand ini mengusung konsep green and clean beauty yang memadukan bahan alami dengan bahan aktif, lewat lini seperti Miraculous Refining dan Your Skin Bae yang menyasar Gen Z.
Komitmen keberlanjutan menjadi pembeda yang paling sering diangkat. Pada Desember 2024, Avoskin membuka Sanctuary Store di Mall Taman Anggrek yang dibangun dari material daur ulang dan menerima pengembalian kemasan kosong. Campaign #MulaiDariMejaRias juga mengajak konsumen mengurangi sampah kecantikan.
Baca juga: 10 Influencer Skincare Paling Populer di Indonesia
7. Hanasui

Hanasui adalah brand lokal milik PT Eka Jaya Internasional yang dikenal lewat rangkaian Power Serum dengan harga terjangkau. Reputasinya ikut terangkat pada akhir 2024, ketika sejumlah produknya disebut lolos uji klaim di tengah gelombang pembahasan overclaim di TikTok.
Langkah terbesarnya datang pada Juni 2026, saat tujuh varian Power Serum resmi diekspor ke Jepang dan dipasarkan melalui ritel Don Quijote dan AEON. Sebelumnya, Hanasui sudah hadir di Malaysia dan Singapura sejak 2023.
8. Emina

Emina adalah brand dari Paragon yang sejak awal dirancang untuk remaja dan Gen Z, dengan pesan Authentic Beauty. Lini andalannya, Bright Stuff, diperbarui pada 2024 dengan formula Oxybiome, niacinamide, dan ekstrak summer plum.
Emina cenderung membangun kedekatan lewat pengalaman, bukan sekadar iklan. Pada November 2025, brand ini menghadirkan Emina Beauty Co-Lab, ruang interaktif tempat pengunjung bisa merancang formula dan kemasan produk sendiri.
9. NIVEA

NIVEA lahir pada 1911 dari perusahaan Beiersdorf di Hamburg, Jerman, dan namanya diambil dari kata Latin niveus yang berarti seputih salju. Kaleng biru NIVEA Creme yang dipakai sejak 1925 masih mudah dikenali hingga sekarang.
Di Indonesia, NIVEA tidak hanya mengandalkan produk klasiknya. Pada 2023, brand ini menghadirkan serum NIVEA Luminous630 yang sebelumnya laris di Eropa untuk membantu menyamarkan noda hitam. Nama NIVEA juga masih kuat di kalangan remaja, terlihat dari posisinya di tiga besar Top Brand for Teens kategori pelembap wajah 2026.
10. Hada Labo

Hada Labo adalah brand asal Jepang milik Rohto Pharmaceutical yang diluncurkan pada 2004 dengan filosofi skincare sederhana tanpa bahan tambahan yang tidak perlu. Brand ini dikenal lewat produk berbasis hyaluronic acid, dengan lini Gokujyun untuk hidrasi, Shirojyun untuk mencerahkan, dan Gokujyun Alpha untuk antipenuaan.
Formula yang lembut membuat Hada Labo sering direkomendasikan untuk pemula dan pemilik kulit sensitif. Konsistensi ini terlihat dari posisinya yang masih masuk jajaran sepuluh pelembap wajah terlaris di Shopee pada awal 2026.
Dari sepuluh brand skincare di atas, terlihat bahwa kepercayaan konsumen tidak hanya dibangun melalui popularitas, tetapi juga melalui kredibilitas klaim yang disampaikan. Dalam industri skincare, pembuktian klaim dengan dukungan ahli, termasuk dokter spesialis kulit, menjadi penting agar konsumen mendapatkan informasi yang tepat dan tidak sekadar janji marketing. Ketika klaim produk disampaikan secara bertanggung jawab dan memiliki dasar yang jelas, brand trust pun dapat tumbuh.
Salah satu contohnya terlihat dalam rangkaian acara Wardah Skinverse. Wardah bekerja sama dengan dr. Conny Melly Rosdiana, Sp.D.V.E., FINSDV, untuk memberikan perspektif medis mengenai kesehatan kulit. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana keterlibatan tenaga medis dapat membantu brand membangun komunikasi yang lebih kredibel sekaligus meningkatkan pemahaman konsumen tentang perawatan kulit.
View this post on Instagram
Siapkan Campaign Produk Anda Bersama KOL yang Tepat di KOL.ID!
Kepercayaan konsumen terhadap brand skincare tidak hanya dibangun melalui popularitas, tetapi juga kredibilitas informasi yang disampaikan. Karena itu, memilih KOL yang tepat menjadi langkah penting untuk memperkuat kepercayaan audiens terhadap produk Anda.
Melalui fitur cek rate card di KOL.ID, Anda dapat membandingkan tarif kreator berdasarkan data real time, lalu menemukan kandidat potensial melalui ranking KOL Instagram, TikTok, dan YouTube. Temukan kreator yang sesuai dengan karakter brand dan kebutuhan campaign Anda bersama KOL.ID!
Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.