Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Influencer Marketing › 10 Influencer Investasi Terbaik di Indonesia

10 Influencer Investasi Terbaik di Indonesia

Hero image of a city skyline at night

Basis investor pasar modal Indonesia tumbuh sangat pesat sepanjang 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia dan KSEI per 7 Agustus 2026, jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 30,27 juta, naik dari 20,35 juta SID pada akhir 2025. 

Artinya, hampir 10 juta investor baru masuk ke pasar modal hanya dalam tujuh setengah bulan. Jumlah investor saham juga meningkat dari sekitar 8,60 juta menjadi 10,05 juta SID. Secara keseluruhan, jumlah investor pasar modal sudah tumbuh 48,78% secara year to date.

Namun, pertumbuhan jumlah investor tersebut tidak serta-merta berarti jumlah aset yang ditempatkan ikut naik dengan besaran yang sama. OJK menjelaskan bahwa investor baru banyak berasal dari kelompok usia muda dengan modal awal yang relatif terbatas. 

Nilai aset juga ikut tertekan oleh koreksi kapitalisasi pasar. Dengan kondisi ini, jumlah orang yang membutuhkan informasi dan panduan investasi tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan jumlah dana yang mereka tempatkan.

Komposisi investor juga menunjukkan dominasi individu. Data KSEI menunjukkan bahwa per Juni 2026, sekitar 99,80% investor pasar modal merupakan investor ritel atau individu, sedangkan 99,84% merupakan investor dalam negeri. Dari sisi wilayah, sekitar 64,44% investor berada di Pulau Jawa berdasarkan data per 7 Agustus 2026.

Dengan jumlah investor individu yang begitu besar dan banyak di antaranya masih pemula, influencer investasi punya ruang yang cukup besar untuk memengaruhi cara audiens memahami dan mengambil keputusan investasi. 

Baca juga: 10 Influencer Saham Paling Populer di Indonesia

Influencer Investasi Terpopuler di Indonesia

Berikut adalah beberapa influencer investasi di Indonesia yang dapat menjadi referensi bagi brand maupun audiens yang ingin menemukan influencer dengan fokus pada edukasi, analisis, dan pembahasan seputar investasi.

1. Leon Hartono

Leon Hartono adalah pendiri The Overpost, channel edukasi finansial yang mengusung misi meningkatkan literasi keuangan Indonesia. Channel YouTube-nya tercatat memiliki sekitar 814 ribu subscriber.

Cakupan bahasannya juga luas. Biasanya ia membahas kategori topik seputar financial seperti ekonomi, bisnis, keuangan pribadi, dan investasi dalam format monolog maupun podcast bersama narasumber relevan. Untuk kategori investasi, salah satu kekuatannya adalah membahas keputusan investasi dengan melihat kondisi makro terlebih dahulu, bukan sekadar memberikan rekomendasi secara terpisah.

 

2. Bennix

Bennix adalah kreator edukasi investasi yang dikenal berani membedah kinerja emiten besar secara terbuka lewat channel pribadinya. Channel YouTube-nya sendiri tercatat telah memiliki sekitar 1,2 juta subscriber.

Kontennya sering kali membahas analisis fundamental dan pengalaman pribadinya di pasar, dan bukan pada prediksi harga jangka pendek. Selain itu, Bennix juga kerap berani mengulas isu yang jarang dibahas oleh influencer investasi lainnya, sehingga membuat kontennya sering menjadi bahan diskusi di komunitas investor Indonesia.

 

3. Samuel Christ

Samuel Christ adalah kreator sekaligus penulis best seller yang membangun beberapa lini bisnis sendiri. Akun Instagram-nya telah memiliki sekitar 1 juta followers.

Kontennya banyak membahas alasan di balik pemilihan sebuah aset, termasuk pembedahan perusahaan global yang ia investasikan. Gaya bercerita yang ringan membuat isi kontennya menjangkau audiens yang biasanya menghindari konten investasi, sehingga ia sering dipakai untuk campaign pada tahap awareness.

 

4. Anthony Sudarsono

Anthony Sudarsono berfokus pada investasi properti, terutama pembangunan dan pengelolaan kos serta vila. Akun TikTok-nya telah memiliki sekitar 808,4 ribu followers, dengan sekitar 259 ribu followers di Instagram.

Ia rutin membagikan hitungan modal investasi, kesalahan yang pernah ia buat, sampai cara menjaga cashflow saat proyeksi investasi meleset dari rencana. Fokus pada properti ini memberikan sudut pandang yang berbeda dari daftar yang lebih banyak membahas saham dan aset digital, sehingga cukup relevan untuk brand di sektor pembiayaan dan konstruksi.

 

5. Theresa Learns

Theresa membahas topik teknologi dan finansial sekaligus melalui kontennya, termasuk lewat podcast yang ia jalankan sendiri. Akun Instagram-nya memiliki sekitar 280 ribu followers.

Kontennya banyak membahas produk investasi sekaligus teknologi yang digunakan untuk mengaksesnya, mulai dari aplikasi sekuritas hingga aset digital. Kombinasi kedua topik ini membuat kontennya cukup dekat dengan audiens muda yang tidak hanya melihat produknya, tetapi juga mempertimbangkan platform yang digunakan sebelum berinvestasi.

 

6. Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan adalah value investor yang sudah aktif di pasar modal sejak 2008 dan mengantongi lisensi Penasihat Investasi dari OJK. Akun Instagram-nya telah memiliki sekitar 246 ribu followers per Agustus 2026.

Ia dikenal teliti membedah laporan keuangan emiten untuk menakar nilai wajar sebuah saham. Status berizin dan diawasi OJK menjadi pembeda penting, terutama bagi brand keuangan yang punya ketentuan kepatuhan ketat dalam memilih partner.

 

7. Ryan Filbert

Ryan Filbert adalah praktisi investasi dan penulis puluhan buku keuangan yang pernah mendapat penghargaan sebagai tokoh inspiratif pasar modal. Akun Instagram-nya memiliki 129 ribu followers per Agustus 2026.

Cakupannya luas, mulai dari saham, reksa dana, properti, sampai aset digital, dengan penekanan pada perbedaan cara kerja trading dan investasi. Bio akunnya secara terbuka menyatakan tidak menerima endorse, sehingga kredibilitasnya sebagai influencer investasi tidak dapat diragukan.

 

8. Aliyah Natasya

Aliyah Natasya adalah financial planner bersertifikat CFP dan IFP yang juga menjabat Wakil Direktur di Value E-Magazine. Akun Instagram-nya telah memiliki sekitar 110 ribu followers.

Fokus kontennya adalah mendorong perempuan mulai berinvestasi dengan pemahaman yang benar, bukan sekadar ikut tren. Ia juga ikut mendirikan komunitas edukasi financial bagi pengusaha, sehingga jangkauannya melewati batas konten dan masuk ke pendampingan langsung.

 

9. Teguh Hidayat

Teguh Hidayat dikenal dengan julukan the value investor berkat konsistensinya menerapkan analisis fundamental sejak awal 2010-an. Akun Instagram-nya kini telah memiliki sekitar 97 ribu followers.

Ia juga telah menerbitkan buku analisis saham pilihan secara berkala dan menjabat Direktur di Avere Investama. Prinsipnya yang menempatkan kesabaran sebagai sumber keuntungan menjadikan kontennya rujukan bagi audiens yang berorientasi untuk investasi dalam jangka waktu panjang.

 

10. Kefas Evander

Kefas Evander mulai berinvestasi saham sejak 2014 dan kini banyak membahas aset kripto lewat kelas onchain yang ia bangun sendiri. Akun Instagram-nya memiliki sekitar 41 ribu followers, dengan sekitar 19,3 ribu followers di TikTok.

Kontennya banyak membahas analisis fundamental emiten dan pengalaman nyata selama berinvestasi, termasuk ketika mengalami kerugian. Meski jumlah followers-nya paling kecil dalam daftar ini, audiensnya cukup spesifik dan memang datang untuk belajar. Karakter audiens seperti ini bisa menjadi peluang yang menarik untuk produk edukasi.

Dari sepuluh nama di atas, terlihat bahwa kategori influencer investasi di Indonesia cukup beragam dan tidak hanya berfokus pada saham. Ada kreator yang membahas properti, aset digital, hingga instrumen investasi lainnya, dengan karakter audiens yang juga berbeda-beda.

 

Buat dan Cek Rate Card Influencer Investasi di KOL.ID!

Bagi brand, kredibilitas kreator sama pentingnya dengan jangkauan audiens. Setelah menemukan influencer yang rekam jejaknya sesuai, langkah berikutnya adalah memastikan biaya kerja samanya juga sepadan dengan performanya.

Brand dapat melakukan cek rate card di KOL.ID untuk menilai kewajaran harga berdasarkan data real time, sekaligus membandingkan kandidat lewat fitur ranking KOL Instagram, TikTok, dan YouTube. Selain itu, kalau Anda adalah seorang KOL, Anda dapat membuat rate card resmi yang menghitung engagement dan performa akun secara transparan. Yuk, buat dan cek rate card Anda sekarang di KOL.ID!