Intermittent Fasting (IF) adalah strategi pengaturan pola makan yang berfokus pada kapan seseorang makan, bukan hanya pada jenis makanan yang dikonsumsi. Metode ini mengatur siklus antara periode makan dan periode puasa secara bergantian dalam jangka waktu tertentu. Berbeda dengan diet konvensional yang menitikberatkan pada pembatasan makanan tertentu, IF lebih menekankan pengaturan jendela waktu makan agar tubuh memiliki waktu cukup untuk beristirahat dari proses pencernaan.
.jpg)
Pendekatan IF semakin populer karena dianggap praktis dan relatif mudah diikuti oleh banyak orang. Beberapa penelitian ilmiah juga menunjukkan manfaat kesehatan dari metode ini. Salah satunya adalah studi komprehensif tahun 2025 yang dipublikasikan di jurnal PubMed. Studi tersebut menemukan bahwa intermittent fasting secara konsisten dikaitkan dengan penurunan berat badan yang signifikan secara klinis, peningkatan sensitivitas insulin, penurunan tekanan darah, serta perbaikan profil lipid.
Selain itu, intermittent fasting juga diketahui dapat memicu proses autophagy, yaitu mekanisme alami sel untuk membersihkan komponen yang rusak dan memperbarui dirinya sendiri. Proses ini dipercaya berperan dalam menjaga kesehatan sel serta berpotensi memperlambat proses penuaan.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pola makan ini, berbagai influencer atau Key Opinion Leader (KOL) di social media aktif membagikan edukasi mengenai intermittent fasting. Konten yang dibagikan membantu Anda memahami cara menjalankan IF dengan lebih tepat dan sesuai kondisi kesehatan tubuh.
10 KOL Intermittent Fasting
Di Indonesia, terdapat sejumlah influencer atau KOL intermittent fasting populer yang aktif membagikan edukasi dan tips melalui berbagai platform social media. Berikut beberapa di antaranya.
1. Ade Rai

Ade Rai merupakan salah satu figur publik yang sering mengedukasi masyarakat tentang manfaat puasa dari perspektif kesehatan dan lifestyle. Ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik.
Ade Rai juga menekankan bahwa puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Menurutnya, waktu yang baik untuk berolahraga saat berpuasa adalah sekitar 30 hingga 60 menit sebelum berbuka. Pada waktu tersebut tubuh biasanya sudah mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Melalui akun Instagramnya yang memiliki sekitar 1,2 juta followers, ia rutin membagikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan kebugaran.
2. Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier dikenal luas sebagai tokoh yang mempopulerkan metode puasa bernama OCD atau Obsessive Corbuzier's Diet. Metode ini memiliki konsep yang mirip dengan intermittent fasting karena mengatur jendela waktu makan dan puasa.
Dalam metode OCD, terdapat aturan khusus yang menekankan pengaturan waktu makan untuk membantu pembakaran lemak dan meningkatkan hormon pertumbuhan manusia atau HGH. Melalui berbagai konten di social media, Deddy Corbuzier menjelaskan prinsip dasar metode tersebut kepada masyarakat. Akun Instagramnya saat ini memiliki sekitar 13 juta followers.
3. Ashanty

Ashanty bukanlah KOL yang secara khusus fokus pada edukasi intermittent fasting. Namun ia pernah membagikan pengalamannya menjalankan metode IF dan prolonged fasting sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatannya. Ashanty diketahui menjalani puasa selama 24 hingga 36 jam dengan mengurangi asupan karbohidrat serta tetap melakukan olahraga angkat beban. Pada April 2025, ia juga pernah menjalankan puasa selama beberapa hari dengan hanya mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari, air garam sebagai sumber sodium, serta teh atau kopi tanpa gula dan kalori. Melalui Instagram dengan lebih dari 33 juta followers, pengalamannya menarik perhatian banyak orang.
4. Andien Aisyah

Andien Aisyah dikenal sering membagikan edukasi mengenai lifestyle sehat. Ia juga menjelaskan perbedaan antara puasa Ramadan yang bersifat ibadah dengan intermittent fasting yang merupakan strategi pengaturan pola makan. Dalam beberapa kontennya, Andien membagikan pengalamannya menjalankan puasa selama 24 hingga 36 jam. Ia menyebut bahwa puasa 36 jam dapat membantu meningkatkan kejernihan mental dan mengurangi brain fog. Selain itu, ia juga berbagi tips tetap melakukan latihan di gym saat menjalankan puasa panjang agar massa otot tetap terjaga.
Baca juga: 6 KOL di Bidang Kesehatan, Punya Konten Informatif dan Edukatif!
5. Dien Limano

Dien Limano adalah pendiri komunitas diet GGL atau Gak Gendut Lagi. Ia dikenal dengan pendekatan diet yang realistis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui konten social medianya, Dien Limano sering mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam mitos diet yang ekstrem, termasuk saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Ia juga menekankan bahwa mengonsumsi makanan manis saat berbuka tetap diperbolehkan selama dilakukan dengan moderasi. Salah satu konten khasnya adalah Motivation Walk, yaitu aktivitas jalan kaki santai untuk membantu membakar kalori dan menjaga kebugaran. Akun Instagramnya memiliki lebih dari 1 juta followers.
6. Shiely Venessa

Shiely Venessa dikenal sebagai Weight Loss Expert dan Certified Coach yang aktif membagikan konten mengenai penurunan berat badan melalui intermittent fasting. Pendekatan yang ia gunakan cenderung praktis dan berbasis data. Ia menjelaskan bahwa setelah tubuh berpuasa selama sekitar 12 jam, cadangan glikogen akan mulai menurun sehingga tubuh mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi. Melalui akun Instagramnya dengan lebih dari 109 ribu followers, Shiely Venessa sering membagikan tips menjalankan IF tanpa perlu melakukan perhitungan kalori yang rumit.
7. Juliana Yasaputra

Juliana Yasaputra merupakan kreator konten kesehatan yang fokus pada edukasi mengenai lifestyle sehat dan pengaturan pola makan melalui intermittent fasting. Ia sering membagikan panduan sederhana bagi Anda yang ingin mulai menjalankan IF atau mempertahankan konsistensi dalam jangka panjang. Juliana juga menekankan pentingnya memilih makanan padat nutrisi seperti protein tanpa lemak, ikan, telur, serta kacang-kacangan untuk menjaga energi selama puasa. Di Instagram, ia memiliki lebih dari 109 ribu followers.
8. Veronica Suka Seputra

Veronica Suka Seputra dikenal sebagai Certified Intermittent Fasting Coach yang fokus memberikan edukasi IF khusus bagi perempuan. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan metode puasa dengan kondisi hormonal wanita. Dalam kontennya, Veronica menjelaskan bahwa perempuan sebaiknya mengatur waktu puasa panjang dengan mempertimbangkan siklus biologis. Misalnya, ia menyarankan untuk menghentikan puasa panjang sekitar satu minggu sebelum menstruasi untuk menghindari gangguan hormon. Akun Instagramnya memiliki lebih dari 77 ribu followers.
9. Novecilia

Novecilia yang dikenal dengan sebutan Cici Diet IF sering membagikan edukasi mengenai kombinasi puasa Ramadan dengan prinsip intermittent fasting. Ia memberikan berbagai tips bagi pemula agar tubuh dapat beradaptasi dengan pola makan baru saat menjalankan puasa. Salah satu topik yang sering ia bahas adalah pentingnya memilih bahan makanan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan protein selama puasa. Misalnya dengan memastikan produk olahan seperti sosis benar-benar mengandung daging asli. Akun Instagramnya memiliki lebih dari 30 ribu followers.
10. Nosi Allorerung

Nosi Allorerung sering membagikan panduan menjalankan intermittent fasting yang mempertimbangkan kondisi hormon wanita. Ia mengingatkan bahwa perempuan tidak selalu dapat menerapkan pola puasa yang sama dengan pria. Dalam beberapa kontennya, Nosi menyarankan untuk mengurangi intensitas puasa pada fase tertentu dalam siklus menstruasi, seperti fase luteal yang berlangsung sekitar hari ke-16 hingga ke-28. Pada periode tersebut ia menganjurkan fokus pada nutrisi tinggi protein dan pengaturan jeda makan yang lebih fleksibel. Akun Instagramnya memiliki lebih dari 57 ribu followers.
Cek Rate Card Influencer & KOL dengan Mudah di KOL.ID!
Bagi Anda yang tertarik bekerja sama dengan KOL intermittent fasting, Anda dapat mengecek rate card mereka melalui KOL.ID. KOL.ID juga memiliki fitur ranking di social media seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Dengan mengetahui rate card, Anda dapat menentukan strategi kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan campaign brand Anda. Segera cek rate card KOL yang relevan untuk kebutuhan kampanye Anda melalui KOL.ID.