TikTok saat ini telah berkembang pesat menjadi platform social media yang tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga sebagai channel marketing yang efektif, hal itu berkat TikTok Affiliate Program. Program ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mendapatkan penghasilan dengan mempromosikan produk melalui video TikTok.

Pada tahun lalu, sekitar 3,14 juta orang di Indonesia telah bergabung sebagai affiliator TikTok. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat pada tahun 2026, seiring dengan peluncuran fitur baru dari TikTok yang memungkinkan para affiliator berkolaborasi langsung dengan brand. Inovasi ini membuka peluang yang lebih besar untuk meraih penghasilan tambahan melalui platform tersebut.
Melalui program afiliasi TikTok, content creator berkesempatan mendapatkan komisi setiap kali produk yang mereka promosikan dibeli melalui tautan afiliasi yang dibagikan. Ini menjadi solusi menarik bagi siapa pun yang ingin menghasilkan pendapatan dari aktivitas digital mereka.
Jika Anda tertarik untuk memulai karier di dunia affiliate marketing melalui TikTok, simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui cara daftar dan beberapa tips penting!
Cara Daftar TikTok Affiliate
Sebelum mendaftar, pastikan akun TikTok Anda memenuhi persyaratan dasar untuk mengikuti program affiliate. Beberapa persyaratan umumnya meliputi:
- Anda sudah berusia minimal 18 tahun
- Akun TikTok memiliki setidaknya 600 pengikut.
- Anda pernah mengupload konten di TikTok dalam 28 hari terakhir.
Persyaratan dasar ini dapat digunakan untuk mendaftar TikTok Affiliate dan memudahkan Anda dalam meraih keuntungan dari TikTok Affiliate ke depannya. Setelah memenuhi persyaratan, ada beberapa langkah yang perlu Anda ikuti. Langkah ini cukup mudah diterapkan oleh para content creator yang aktif di platform TikTok. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar TikTok Affiliate.
1. Buka Aplikasi TikTok

Untuk memulai proses pendaftaran sebagai affiliator TikTok, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuka aplikasi TikTok di smartphone Anda. Pastikan aplikasi telah diperbarui ke versi terbaru agar seluruh fitur terbaru, termasuk TikTok Shop dan program afiliasi, tersedia sepenuhnya.
Setelah aplikasi terbuka, perhatikan navigasi utama yang terdapat di bagian bawah layar. Pilih ikon "Profile" yang terletak di pojok kanan bawah. Ikon ini akan membawa Anda ke halaman profil pribadi, di mana Anda dapat mengelola informasi akun, konten, serta mengakses fitur monetisasi seperti afiliasi.
Langkah ini merupakan langkah awal untuk mengaktifkan dan mengelola program afiliasi TikTok, termasuk menghubungkan akun Anda dengan katalog produk, melihat performa afiliasi, dan memantau komisi dari setiap penjualan yang berhasil.
2. Pilih TikTok Studio

Setelah Anda berhasil masuk ke halaman Profil, langkah selanjutnya adalah mengakses menu TikTok Studio yang berada di bagian "Creation & Business Tools". Menu ini merupakan pusat kontrol bagi para kreator maupun affiliator untuk mengelola konten, memantau performa, serta mengakses fitur monetisasi, termasuk program afiliasi.
Untuk menemukan menu ini, pertama Anda bisa klik ikon tiga garis atau ikon pengaturan di sudut kanan atas halaman profil Anda. Lalu, pada tampilan yang muncul, scroll ke bawah hingga menemukan bagian Creation & Business Tools.
Melalui TikTok Studio, Anda dapat mengatur informasi akun kreator, memantau statistik konten, serta mengelola fitur-fitur bisnis termasuk fitur afiliasi TikTok. Pastikan Anda telah beralih ke akun bisnis atau kreator agar dapat mengakses menu ini secara penuh
3. Join TikTok Shop for Creator

Di sini, Anda akan diminta untuk menghubungkan akun TikTok Anda dengan sistem affiliate dari TikTok, terdapat dua jenis opsi untuk menjadi affiliator, yaitu bergabung dengan program afiliasi TikTok secara langsung atau melalui mitra pihak ketiga yang sudah bekerja sama dengan TikTok.
Sebagai langkah awal, Anda dapat mencoba bergabung dengan program afiliasi TikTok secara langsung terlebih dahulu. Untuk itu, setelah masuk ke menu TikTok Studio, cari bagian Monetization dan pilih menu TikTok Shop for Creator.
Setelah memenuhi semua persyaratan dan menyetujui Ketentuan Penggunaan TikTok Shop untuk Kreator dan Kebijakan Privasi TikTok Shop untuk Kreator, fitur TikTok Affiliate di akun TikTok Anda sudah dapat diakses.
4. Bagikan Tautan dan Tambahkan Keranjang
Setelah mendaftar, TikTok akan memberikan panduan untuk membantu Anda memaksimalkan penggunaan fitur TikTok Affiliate. Anda dapat mulai menghasilkan uang meskipun dengan jumlah pengikut yang masih sedikit melalui produk yang dibeli dari tautan afiliasi Anda.
Jika sudah memiliki lebih dari 600 pengikut, Anda dapat menampilkan 'keranjang kuning' di setiap konten yang diupload sehingga memudahkan Anda mendapatkan lebih banyak interaksi dan penghasilan dari program afiliasi tersebut.
Baca juga: Cara Menghitung ROI di GMV Max TikTok Shop
Tips untuk Affiliate Pemula
Jika Anda baru memulai perjalanan sebagai affiliate TikTok, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda sukses dalam program ini:
1. Pilih Produk yang Relevan dengan Audiens
Salah satu kunci sukses dalam TikTok Affiliate adalah memilih produk yang relevan dengan audiens Anda. Jika Anda memiliki audiens yang tertarik pada niche beauty atau kecantikan, pilihlah produk-produk kecantikan.
@heylulaa LAPORRRT KETUA INI CAKEP AMATTTT ???
♬ suara asli - M3 Kurir Ghoib? - M3 Kurir Gen Z
KOL di atas terlihat sangat niche dalam industri kecantikan, khususnya dalam konten makeup untuk kulit berwarna sawo matang. Dengan audiens yang cenderung mencari produk kecantikan, produk afiliasi yang paling relevan untuk KOL ini adalah make up yang cocok dikenakan untuk kulit berwarna gelap hingga medium.
2. Buat Konten yang Kreatif dan Menarik
Konten yang menarik dan kreatif adalah hal yang sangat penting di TikTok. Jangan hanya sekadar mempromosikan produk secara langsung, tetapi coba untuk membuat konten yang menghibur atau informatif yang tetap relevan dengan produk yang Anda promosikan. Misalnya, jika Anda mempromosikan alat kecantikan, buat tutorial atau review produk secara menyeluruh agar audiens merasa mendapatkan nilai lebih.
@dictionarei es krim g2g kali ini dimuka ya bukan dimakan wkakwkak
♬ original sound - Reizuka Ari
KOL di bidang skincare ini berhasil membangun audiensnya lewat konten afiliasi produk skincare dengan gaya pemasaran yang kreatif dan unik. Contohnya, video sederhana yang menunjukkan dirinya tengah makan es krim ini ternyata menyelipkan promosi masker mugwort di akhir video. Kreator mengaitkan es krim yang menenangkan mood dengan manfaat masker mugwort yang dapat menenangkan kulit sehingga menghasilkan engagement yang tinggi.
3. Berinteraksi dengan Followers Anda

Interaksi seperti contoh di atas dapat meningkatkan kepercayaan audiens terhadap kreator sehingga membuat audiens lebih mudah membuat keputusan dalam membeli produk. Dengan menjawab komentar, kreator juga dapat memberikan penjelasan tambahan terkait produk afiliasi dan meningkatkan engagement di TikTok.
Engagement yang tinggi dapat membantu meningkatkan visibilitas konten Anda. Pastikan untuk selalu berinteraksi dengan followrs Anda melalui komentar dan pesan pribadi. Interaksi ini akan membantu membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens dan meningkatkan kemungkinan audiens dalam membeli produk yang Anda promosikan.
4. Perhatikan Waktu Posting

Waktu posting yang tepat di TikTok dapat memengaruhi engagement rate dan visibilitas konten. Berdasarkan studi dari RecurPost, hari kerja (Senin hingga Kamis) cenderung memberikan performa lebih baik dibandingkan akhir pekan. Pada hari Senin, waktu terbaik untuk memposting adalah pukul 06.00 dan 22.00. Selasa efektif di pukul 09.00 dan 19.00, sementara Rabu disarankan pukul 09.00 dan 16.00. Untuk hari Kamis, jam terbaik adalah pukul 07.00 dan 21.00.
Adapun pada Jumat, waktu upload yang ideal adalah pukul 04.00 dan 09.00. Meskipun akhir pekan umumnya mengalami penurunan engagement, Sabtu dan Minggu tetap bisa dimaksimalkan dengan memposting masing-masing pada pukul 07.00 & 16.00 (Sabtu) serta pukul 08.00 & 15.00 (Minggu).

Apabila mengacu data dari SproutSocial, Jam FYP TikTok yang bisa menjari referensi posting juga bisa disesuaikan dengan kategori (niche) konten. Misalnya, untuk konten Consumer Goods, disarankan memposting pada hari Selasa pukul 15.00–17.00 atau Rabu pukul 15.00. Sementara itu, konten di bidang Hospitality lebih efektif diupload pada hari Kamis pukul 14.00 dan Jumat pukul 09.00.
Untuk kategori Media, waktu terbaik adalah Selasa pagi pukul 05.00–09.00, Rabu pukul 06.00–08.00, dan Jumat pukul 09.00. Bagi organisasi nirlaba, waktu yang direkomendasikan adalah Selasa pukul 15.00–17.00. Untuk konten kuliner dari sektor Restoran, hasil terbaik biasanya tercapai saat posting dilakukan pada hari Senin pukul 12.00 dan 15.00, serta Selasa pukul 14.00–17.00. Konten pendidikan lebih efektif diposting pada Rabu pukul 07.00, sedangkan niche Travel & Tourism cocok dipublikasikan pada Rabu sore antara pukul 15.00–17.00.
Secara umum, waktu yang paling strategis untuk memposting di TikTok terbagi dalam tiga rentang waktu, yaitu pagi hari (pukul 06.00–09.00), siang hari (pukul 10.00–14.00), dan malam hari (pukul 19.00–21.00). Ketiga waktu ini dianggap efektif karena mencerminkan momen ketika audiens biasanya lebih aktif menggunakan smartphone.
TikTok Affiliate menawarkan peluang yang menarik bagi content creator untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan mempromosikan produk yang mereka sukai. Dengan mengikuti langkah-langkah pendaftaran yang telah dijelaskan dan menerapkan beberapa tips untuk pemula, Anda dapat mulai menghasilkan uang melalui program afiliasi ini.
Jika Anda tertarik untuk bekerja sama dengan influencer atau kreator TikTok dalam bidang affiliate marketing, Anda dapat memanfaatkan KOL.ID untuk memeriksa rate card influencer yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bahkan, KOL.ID menyediakan list ranking KOL TikTok, Instagram, dan YouTube sebagai bahan referensi Anda menemukan affiliate yang tepat untuk diajak bekerjasama. Dengan memanfaatkan KOL.ID, Anda dapat dengan lebih mudah merencanakan kolaborasi yang efektif dan meningkatkan jangkauan konten affiliate.