Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Social Media › 3 Fitur Baru Instagram yang Bikin Kolaborasi Brand dan KOL Makin Gampang!

3 Fitur Baru Instagram yang Bikin Kolaborasi Brand dan KOL Makin Gampang!

Hero image of a city skyline at night

Instagram kembali menghadirkan sejumlah update yang menarik perhatian brand dan kreator. Beberapa fitur baru ini bahkan menyasar hal-hal yang selama ini cukup merepotkan ketika brand bekerja sama dengan KOL, mulai dari menampilkan konten kolaborasi, menyusun moment highlight, hingga melihat performa kontennya. 

Bagi brand dan KOL, update ini membuka lebih banyak cara untuk mengelola konten sekaligus memahami respons audiens. Artinya, perubahan yang hadir bukan hanya soal fitur baru, tetapi juga bagaimana Instagram membuat proses kolaborasi dan pengukuran performa konten menjadi lebih fleksibel.

Mau tau apa saja? Simak penjelasan fitur terbaru Instagram di bawah ini!

Fitur Baru Instagram untuk Kolaborasi Brand dan KOL

Dari sekian banyak update yang dirilis, ada tiga fitur baru Instagram yang paling terasa dampaknya pada kolaborasi antara brand dan kreator. Ketiganya menyentuh hal yang berbeda, namun sama-sama membuat proses kerja sama jadi lebih ringkas.

1. Tagged Post Bisa Masuk Grid Profil

Fitur pertama diumumkan oleh Adam Mosseri pada 10 September 2026 sebagai bagian dari update Instagram. Kini Anda dapat menambahkan post yang menandai akun Anda langsung ke grid profil utama, tanpa perlu melakukan repost. post tersebut akan tampil rapi di profil, lengkap dengan ikon penanda dan notifikasi yang dikirim ke pemilik konten asli.

Bagi brand, fitur ini menjadi cara paling dekat untuk memajang konten dari kreator di profil resmi. Konten hasil kolaborasi atau user generated content bisa Anda tampilkan tanpa harus mengunggah ulang. Namun ada satu hal yang perlu dicermati, yaitu jika akun yang melakukan post merupakan akun privat, maka post hanya terlihat oleh orang yang mengikuti kedua akun. Oleh karena itu, kalau mau coba fitur ini, jangan lupa untuk ubah jenis akun ke publik, ya!

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Adam Mosseri (@mosseri)

2. Caption Berbeda di Tiap Slide Carousel

Fitur baru Instagram berikutnya adalah update dari format carousel yang selama ini populer untuk konten edukasi, edukasi, atau highlight post. Kini Anda dapat menulis caption berbeda untuk setiap slide dalam satu post. Pembaca pun akan melihat keterangan yang berganti setiap kali mereka menggeser layar.

Sebelumnya, seluruh narasi harus dipadatkan dalam satu caption. Dengan update ini, sebuah carousel yang menjelaskan lima langkah atau lima produk dapat menampilkan satu keterangan per slide secara bergantian. Bagi brand dan KOL, format ini membuat pesan campaign lebih mudah dipahami karena penjelasannya lebih sesuai dengan masing-masing konteks slide, sehingga potensi engagement pun cenderung ikut naik.

Fitur ini juga sudah diperkenalkan secara resmi beberapa waktu silam. Sayangnya, masih banyak creator yang belum eksplor fitur baru ini. Agar lebih mudah dipahami, cek post dari akun creator guide resmi dari Instagram berikut:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Instagram’s @Creators (@creators)

3. Audience Insights di Edits yang Bisa Diekspor

Fitur ketiga hadir lewat update besar aplikasi Edits pada 19 Agustus 2026. Bagian analitiknya kini dapat membandingkan sampai tiga reels sekaligus, dilengkapi bagian Audience yang menampilkan lokasi, minat, dan jam aktif pengikut Anda. Yang membuatnya penting, seluruh data ini dapat Anda ekspor menjadi berkas PDF.

Kini, kreator punya data audiens dalam format PDF yang bisa langsung dibagikan kepada brand saat menawarkan kerja sama. Bagi brand, data ini membantu melihat profil audiens seorang content creator dan menilai apakah sesuai dengan target campaign. Sementara bagi KOL, data tersebut bisa menjadi bukti pendukung saat menawarkan kerja sama karena performa dan karakteristik audiens dapat ditunjukkan dengan data yang lebih jelas.

Kalau mau tahu bagaimana caranya, cek informasi di bawah ini:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Adam Mosseri (@mosseri)

Manfaatkan Fitur Baru dengan Rate Card yang Terukur di KOL.ID

Ketiga fitur ini membuka lebih banyak peluang bagi brand dan KOL untuk membangun kolaborasi yang lebih efektif. Mulai dari menampilkan konten kolaborasi hingga memanfaatkan data audiens, Instagram kini memberikan lebih banyak tools untuk membantu brand memilih kreator yang tepat dan mengoptimalkan kerja sama berdasarkan data resmi. 

Momentum ini bisa Anda maksimalkan lewat KOL.ID. Bagi brand dan agency, fitur Cek Rate Card dan Ranking KOL di Instagram, TikTok, maupun YouTube memudahkan Anda menilai kewajaran harga dan performa sebelum berkolaborasi. Sementara bagi kreator, KOL.ID membantu Anda menyusun rate card berdasarkan data engagement yang akurat. Yuk, cek rate card dan mulai kolaborasi yang lebih terukur sekarang juga, hanya di KOL.ID!

Jadikan kami sumber pilihanmu di Google

Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.

Tambahkan KOL.ID sebagai sumber pilihan di Google