Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Affiliate Marketing › 10 Sepatu Running Terbaik untuk Segala Medan

10 Sepatu Running Terbaik untuk Segala Medan

Hero image of a city skyline at night

Hampir setiap akhir pekan kini ada saja jalan protokol yang ditutup untuk event running. Bahkan kini, lari sudah berubah menjadi lifestyle, lengkap dengan komunitas, jersey seragam, dan perburuan sepatu running terbaik untuk tipe event favorit.

Salah satu contoh event lari terbuka untuk umum adalah Bank Jateng Borobudur Marathon yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Magelang. Edisi 2026 digelar pada 15 November dengan tema Decade of Legacy dan menyediakan kategori 10K, half marathon, hingga full marathon.

Sementara itu, contoh event lari dari brand datang dari Pocari Sweat Run yang diselenggarakan oleh brand minuman isotonik Pocari Sweat. Edisi 2026 digelar di Lombok dan Bandung dengan pilihan jarak mulai dari 4,3K, 10K, hingga half marathon, dan acaranya dikemas layaknya festival lari lengkap dengan konsep wisata olahraga.

Bagi Anda yang lebih menyukai medan alam, ada pula event trail run seperti Bromo Tengger Semeru 100 (BTS100) yang digelar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Edisi 2026 berlangsung pada 7 sampai 8 November dengan enam kategori, mulai dari 8K hingga 170K, sehingga pelari pemula yang baru mencoba trail pun dapat ikut meramaikan lintasan berpadang savana dan pasir vulkanik tersebut. 

Siap ikut event lari berikutnya?

Rekomendasi Sepatu Running Terbaik untuk Road, Trail, dan Hybrid

Kalau sudah siap, jangan lupa untuk cek sepatu yang akan dikenakan saat ikut event running, mari simak sepuluh rekomendasi model sepatu running di bawah ini.

1. Nike Pegasus 42

Pegasus adalah lini sepatu lari Nike yang paling lama bertahan sejak 1982. Generasi ke 42 memadukan busa ReactX dengan unit Air Zoom melengkung sepanjang telapak, ditambah struktur pegas di area jari yang membuat pijakan lebih empuk tanpa menambah tinggi sol.

Medan idealnya adalah jalan aspal, mulai dari easy run harian sampai persiapan half marathon. Reputasinya sebagai sepatu workhorse membuat Pegasus sering direkomendasikan bagi pelari yang baru bergabung dengan komunitas.

 

2. adidas Adizero Evo SL

Adizero Evo SL cepat populer di kalangan pelari urban karena memakai busa Lightstrike Pro, material yang sebelumnya identik dengan sepatu balap adidas, lalu dipadukan dengan penstabil di bagian tengah kaki. Hasilnya adalah sepatu serbaguna yang dapat dipakai untuk interval, tempo, long run, hingga easy run di jalan raya.

Popularitasnya ikut terdorong ulasan dr. Tirta pada 2025 yang menyebutnya sepatu all-rounder, meski busanya cenderung lebih cepat aus di aspal kasar. Untuk musim hujan, tersedia varian Evo SL ATR dengan outsole Continental bergerigi untuk trotoar basah, jalur taman, dan kerikil halus.

 

Baca juga: 10 Sepatu Lokal Paling Populer di Indonesia

3. ASICS Novablast 5

Novablast 5 menjadi salah satu daily trainer ASICS yang paling banyak dibicarakan berkat midsole FF Blast Max yang lebih empuk dan lebih ringan dibanding generasi sebelumnya. Upper yang lebih lega di area jari membuatnya nyaman untuk sesi santai maupun jarak jauh di jalan aspal.

Nama ASICS sendiri berasal dari semboyan Latin Anima Sana In Corpore Sano, yaitu jiwa yang sehat dalam tubuh yang kuat. Semangat ini dibawa kanal resmi ASICS Indonesia lewat tagar SoundMindSoundBody yang mengaitkan lari dengan kesehatan mental.

 

4. New Balance Fresh Foam X 1080 v14

Fresh Foam X 1080 v14 dirancang untuk pelari yang mengutamakan kenyamanan, terutama saat easy run, recovery run, dan long run akhir pekan di jalan aspal. Generasi terbarunya menaikkan dinding samping midsole sehingga pijakan terasa lebih stabil, meski bobotnya ikut sedikit bertambah.

Di Indonesia, New Balance lebih dulu akrab di mata anak muda lewat sneakers gaya hidup seperti seri 574 yang sempat menjadi ikon gaya skena. Lini 1080 kemudian menjadi jembatan bagi penggemar New Balance yang mulai serius berlari, karena tampilannya tetap rapi di luar sesi latihan.

 

5. 910 Nineten Geist Ekiden Elite X

Brand lokal 910 Nineten meresmikan Geist Ekiden Elite X pada Februari 2026 di Jakarta sebagai supershoe untuk lomba jarak jauh di jalan raya. Sepatu ini memakai busa SkyFoam, pelat karbon, dan upper Matryx asal Prancis, serta tercatat dalam daftar sepatu yang disetujui World Athletics untuk kompetisi.

Langkah 910 tidak berhenti di pasar dalam negeri. Brand ini tampil di pameran The Running Event di San Antonio, Amerika Serikat, pada Desember 2025, lalu menyiapkan debut sepatu trail di UTMB Mont-Blanc, Prancis, pada Agustus 2026.

 

6. Ortuseight Hyperglide 4.0

Ortuseight, brand olahraga lokal di bawah PT Vita Nova Atletik, merilis Hyperglide 4.0 dalam peluncuran koleksi Running Spring 2026 pada Oktober 2025. Sepatu non karbon ini memakai teknologi CoreBlade berbahan TPU berbentuk Y, ditujukan untuk latihan harian sekaligus lomba di jalan aspal bagi pelari yang bersiap naik kelas ke sepatu berpelat karbon.

Lini Hyperglide sudah lama punya penggemar setia, bahkan sempat dijuluki sepatu badak oleh sebagian content creator lari di TikTok karena dianggap tangguh dipakai berulang kali. 

 

7. HOKA Challenger 8

Challenger 8 adalah sepatu hybrid road to trail untuk rute lari yang berganti dari aspal ke jalan tanah atau kerikil dalam satu sesi. Generasi kedelapan ini punya bantalan lebih tebal dan lug lebih dalam, sehingga cengkeramannya lebih baik di kerikil lepas.

HOKA juga aktif mendekati komunitas lari Indonesia. Lewat MAP Aktif, HOKA menjadi official footwear partner Maybank Marathon 2025 di Gianyar, Bali, dengan membekali pacer dan pelatih, serta mempopulerkan campaign Together We Fly Higher.

 

8. On Cloudsurfer Trail 2

On, brand asal Zurich, Swiss, dikenal lewat desain sol CloudTec yang berongga dan mudah dikenali. Cloudsurfer Trail 2 membawa teknologi CloudTec Phase yang memberi sensasi menggelinding dari tumit ke jari, dengan upper yang kini lebih mengunci kaki dibanding generasi pertamanya.

Medan idealnya adalah jalur campuran yang relatif rata seperti jogging track taman dan kerikil halus, bukan single track yang terjal. Tampilannya yang rapi membuat sepatu ini juga cocok untuk aktivitas kasual misalnya jika Anda suka lari pagi sebelum aktivitas harian dimulai.

 

9. Saucony Peregrine 15

Peregrine 15 adalah sepatu trail serbaguna untuk medan teknis, mulai dari tanah gembur, jalur berbatu, hingga tanjakan di perbukitan. Outsole PWRTRAC generasi terbarunya kini menutup penuh bagian tumit dengan lug berbentuk chevron yang diberi guratan tambahan agar cengkeramannya lebih stabil.

Selain itu, Saucony menambahkan pelindung batu di bagian depan dan lapisan pelindung melingkar di upper untuk melewati akar pohon dan batu tajam. Semangat komunitas brand ini tercermin lewat tagar RunAsOne yang dipakai di berbagai channel resminya.

 

10. Salomon Speedcross 6

Speedcross 6 adalah pilihan klasik untuk trail berlumpur dan tanah lunak, medan yang sering ditemui pelari trail di Indonesia saat musim hujan. Lug Contagrip berbentuk panah yang disusun berlawanan arah membantu membuang lumpur, sementara sistem Quicklace memudahkan pengencangan tali hanya dengan satu tarikan. 

Salomon, brand yang lahir di Annecy, Prancis, pada 1947, juga menarik perhatian di luar jalur trail lewat tren gorpcore dan gaya skena. Salomon lalu membuka concept store di Bandung dan Jakarta. Menariknya, Speedcross juga ikut membuat campaign seru untuk merayakan dua dekade lewat edisi khusus 20 Years.

 

*Disclaimer: Seluruh foto sepatu dalam artikel ini diambil dari website dan retail resmi masing-masing brand.

Sekarang-sekarang ini lari terasa sudah menjadi bagian dari lifestyle. Hal ini juga terlihat dari dunia kreator, di mana KOL pelari bahkan sudah ada yang mencapai tier Mega, seperti Rolan Sihombing dengan lebih dari 5 juta followers di TikTok.

Salah satu seri kontennya yang paling viral adalah ketika ia menantang pelari yang ditemuinya untuk mengalahkan rekornya sendiri atau menyelesaikan tantangan yang diberikan. Jika berhasil, Rolan akan menghadiahkan sepatu impian pelari tersebut. Konten seperti ini terbukti menarik perhatian audiens karena ada aksi nyata, cerita perjuangan, dan hadiah yang terasa dekat dengan komunitas lari.

@rolansihombing_

Kapan yaa saya dapat sponsor sepatu buat support pelari Indonesia ??

♬ suara asli - Rolan sihombing
 

Bagi brand sepatu, mengeksplorasi kreator seperti ini dapat menjadi bentuk collaboration yang menarik untuk dicoba. Penasaran bagaimana Rolan melakukannya? Cek video di bawah ini, ya!

Siapkan Campaign Produk Anda Bersama KOL yang Tepat di KOL.ID!

Konten seperti seri tantangan Rolan menunjukkan bahwa kreator pelari dapat menjadi mitra yang kuat bagi brand sepatu dan perlengkapan olahraga. Sebelum menggandeng mereka, cek rate card di KOL.ID untuk melihat tarif kreator berdasarkan data real time, lalu saring kandidat dari komunitas lari dan olahraga melalui ranking KOL Instagram, TikTok, dan YouTube. Mulai cek rate card sekarang dan temukan KOL pelari yang paling sesuai dengan karakter brand Anda di KOL.ID!

Jadikan kami sumber pilihanmu di Google

Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.

Tambahkan KOL.ID sebagai sumber pilihan di Google