Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Affiliate Marketing › 10 Sepatu Sneakers Pria Paling Populer Saat Ini

10 Sepatu Sneakers Pria Paling Populer Saat Ini

Hero image of a city skyline at night

Sepatu merupakan fashion item yang trend-nya terus berkembang dari waktu ke waktu. Sekitar tahun 2016, misalnya, Yeezy sempat menjadi salah satu sneakers paling populer dan banyak diburu oleh penggemar fashion. Namun, trend sneakers kini tidak lagi berpusat pada satu model saja. Beragam siluet, mulai dari sneakers retro, sepatu bergaya klasik, hingga model kasual, memiliki daya tarik tersendiri dan tetap diminati untuk melengkapi berbagai outfit.

Lantas, apa saja sneakers pria yang masih trend dan layak dipertimbangkan? Simak daftarnya berikut ini.

Baca juga: 10 Sepatu Running Terbaik untuk Segala Medan

Rekomendasi Sepatu Sneakers Pria Paling Populer Saat Ini

Berikut sepuluh sepatu sneakers pria yang paling sering dibicarakan, lengkap dengan lini ikonik dan cerita yang membuatnya ramai.

1. Nike Air Force 1

Air Force 1 dirancang Bruce Kilgore pada 1982 dan menjadi sepatu basket pertama yang memakai teknologi Air dari Nike. Versi low top putih bersih menjadi sering paling dikenal dan mudah di-mix and match dengan outfit apa pun.

Di Harlem, New York, Amerika Serikat, sepatu ini dijuluki Uptowns, lalu makin lekat dengan budaya hip hop lewat lagu Air Force Ones dari Nelly pada 2002. Kolaborasi bersama Virgil Abloh dan Travis Scott pada 2017 membuat sepatu ini tetap menarik dan terus diburu oleh banyak kolektor.

 

2. Adidas Samba

Samba yang lahir pada 1949 ini awalnya diciptakan sebagai sepatu latihan sepak bola rancangan Adolf Dassler untuk lapangan keras. Namun, kombinasi suede, kulit, dan gum sole yang kontras kini menjadi tampilan retro favorit yang bikin penampilan pemakainya jadi makin kalcer!

Popularitasnya naik lagi lewat kolaborasi dengan Gucci pada 2022, Wales Bonner, dan Pharrell Williams lewat lini Humanrace pada 2023. Padahal, sepatu ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

 

3. New Balance 574

New Balance 574 diperkenalkan pada 1988 oleh desainer Steven Smith sebagai versi lebih terjangkau dari seri 500 untuk medan kasar. Midsole ENCAP dan warna abu-abu yang sederhana membuatnya sering dianggap paling mewakili karakter New Balance.

Siluetnya yang netral cocok untuk gaya santai sehari-hari, dan model ini sudah hadir dalam varian golf, platform, hingga skateboarding. Ragam tersebut membuat New Balance tetap dilirik pembeli sepatu sneakers pria dengan berbagai selera.

 

4. Converse Chuck Taylor

Chuck Taylor All Star berakar dari sepatu basket Converse tahun 1917 dan memakai nama pemain Chuck Taylor setelah redesain pada 1922. Versi Chuck 70 sejak 2013 meniru konstruksi sepatu basket akhir 1960-an.

Sepatu kanvas ini lama dekat dengan skena musik, termasuk edisi khusus untuk The Ramones, The Clash, dan Nirvana. Kedekatan itu membuatnya terasa seperti sepatu para musisi, bukan sekadar sepatu olahraga. Jadi, cocok banget, nih, buat yang suka banget sama outfit grunge ala band-band tersebut.

 

5. Vans Old Skool

Vans berdiri di Anaheim, California, pada 1966, dan Old Skool hadir pada 1970-an dengan garis samping yang khas. Sepatu ini tetap lekat dengan skateboard, sejalan dengan semboyan Off The Wall yang dipakai Vans sejak 1976.

Nama Vans melonjak pada 1982 ketika Sean Penn memakai slip-on kotak-kotak dalam film Fast Times at Ridgemont High. Dukungan Vans pada festival musik Warped Tour ikut menguatkan citra anak muda yang santai. Di Indonesia sendiri, Vans menjadi salah satu sepatu yang tidak pernah kehilangan pamornya. Kurang lebih, sama seperti Converse.

 

6. Puma Suede

Puma Suede dirilis pada 1968 sebagai sneakers pertama berbahan suede, yang saat itu masih dianggap bahan mewah. Siluet sederhana dengan formstrip di sisi membuatnya tampil rapi tanpa terasa kaku.

Pada 1980-an, Suede naik daun bersama budaya breakdance karena banyak kelompok b-boy memakainya untuk bergerak lincah. Kaitan dengan skena jalanan ini membuatnya tetap relevan di kalangan pencinta streetwear.

 

7. Asics Gel-Kayano

Asics, yang namanya berasal dari frasa Latin anima sana in corpore sano, membawa sepatu lari seperti Gel-Kayano dan Gel-1130 ke ranah gaya harian lewat lini SportStyle. Siluet retro runner dengan midsole tebal cocok bagi pria yang menyukai tampilan teknis namun tetap santai.

Brand asal Jepang ini juga ikut tampil di Foot Locker Day 2026 di M Bloc Space, Jakarta, pada 16 sampai 18 Oktober 2026, bersama Nike, adidas, dan New Balance. Kehadiran di acara bertema sneakers semacam ini menjaga posisinya di mata pencinta sepatu sneakers pria.

 

8. Compass Gazelle

Compass merupakan brand sepatu lokal Indonesia yang telah berdiri sejak 1998 dengan sneakers kanvas bergaya retro, dan Gazelle menjadi salah satu siluet yang paling dikenal. Lini lain seperti Retrograde, Velocity, dan Tribune melengkapi pilihan bagi pria yang mencari sepatu dengan karakter lokal.

Compass rutin merilis kolaborasi, misalnya bersama eye_C pada Juli 2026, REUDE pada Mei 2026, dan MANKIND pada Februari 2026. Rilisan terbatas seperti ini umumnya memancing penggemar sneakers share hasil “war-nya” di social media.

 

9. Ventela Public

Ventela adalah brand vulcanized shoes dari Bandung yang diperkenalkan William Ventela pada 2017, dengan pabrik yang sudah ia miliki sejak 1989. Seri Back to 70's dan Public (P'76) adalah salah satu sepatunya yang memiliki kanvas tebal dengan insole berbahan Ultralite Foam.

Ventela juga dikenal lewat kolaborasi bersama figur publik, seperti All Is Well bersama Gading Marten dan Leaving A Legacy bersama Chicco Jerikho. Sepatu ini dipasarkan lewat reseller independen dan marketplace, jadi unggahan pengguna ikut berperan besar dalam membangun reputasinya.

 

10. Onitsuka Tiger Mexico 66

Onitsuka Tiger berdiri pada 1949 di Kobe dan dihidupkan kembali sebagai brand fashion pada 2002. Mexico 66, dengan pola silang di sisi sepatu, berasal dari lini Mexico yang diperkenalkan pada 1966.

Sorotan global datang ketika Uma Thurman mengenakan sepatu Onitsuka Tiger kuning hitam dalam Kill Bill: Volume 1 pada 2003. Sejak 2017, koleksinya juga tampil di Milan Fashion Week, menegaskan posisinya di dunia fashion.

 

Banyak orang menganggap sepatu sebagai fashion item yang bisa menggambarkan karakter pemakainya. Bahkan, belakangan muncul istilah sepatu red flag di social media untuk menyebut model sepatu yang dianggap mencerminkan tipe kepribadian tertentu.

Trend konten sneakers pun makin beragam. Kreator tidak hanya membuat unboxing dan review on feet, tetapi juga membahas tipe orang yang memakai sepatu tertentu, memilih sepatu paling red flag, hingga membongkar sepatu secara langsung. Iya, benar-benar dibongkar!

Fenomena ini membuka peluang bagi brand fashion, terutama brand sneakers, untuk ikut masuk ke percakapan melalui campaign yang kreatif. Produk tidak harus selalu muncul dalam konten promosi konvensional. Brand juga bisa mendapatkan mention ketika kreator mengulas, membandingkan, atau mengeksplorasi sepatu dengan cara yang unik.

Bagaimana, unik banget, kan?

Baca juga: 10 Sepatu Lokal Paling Populer di Indonesia

Maksimalkan Campaign Sneakers Bersama KOL yang Tepat di KOL.ID!

Sebelum mengajak kreator berkolaborasi, pastikan Anda sudah mengecek rate card dan membandingkan kreator yang sesuai dengan karakter brand. Dengan begitu, perencanaan budget dan proses negosiasi campaign bisa berjalan lebih terarah.

Lewat fitur cek rate card di KOL.ID, Anda dapat melihat rate card kreator berdasarkan data real time, lalu membandingkannya melalui ranking KOL Instagram, TikTok, dan YouTube. Mulai cek rate card sekarang dan temukan KOL fashion pria dan lifestyle yang paling sesuai dengan karakter brand Anda di KOL.ID!

Jadikan kami sumber pilihanmu di Google

Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.

Tambahkan KOL.ID sebagai sumber pilihan di Google