Setiap pagi, antrean kecil di depan gerobak, sepeda listrik, atau motor penjual kopi keliling mudah ditemukan di sepanjang jalan besar hingga sekitar gerbang kampus. Dalam waktu singkat, pelanggan cukup memesan, membayar dengan QRIS, lalu melanjutkan perjalanan dengan segelas es kopi di tangan.
Kebiasaan tersebut sejalan dengan hasil survei Jakpat pada April 2026 yang menunjukkan bahwa kopi menjadi minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, dengan persentase 72%.
Menariknya, waktu konsumsi kopi paling banyak berada pada pukul 06.00 hingga 09.00, dengan persentase 38%. Rentang waktu tersebut bertepatan dengan jam berangkat kerja dan kuliah, ketika kebutuhan terhadap minuman yang praktis dan mudah diperoleh juga meningkat.
Kondisi ini membantu menjelaskan mengapa kopi keliling mudah menemukan pasarnya. Konsep tersebut menawarkan dua solusi yang sangat dibutuhkan bagi konsumen di tengah mobilitas pagi hari, yaitu harga yang relatif terjangkau dan waktu tunggu yang singkat.
Baca juga: 10 KOL Barista Populer di Social Media
Rekomendasi Kopi Keliling Paling Populer di Indonesia
Berikut sepuluh brand kopi keliling yang aktif menjangkau konsumen lewat gerobak dan sepeda listrik.
1. Jago Coffee

Jago Coffee atau yang akrab disebut sebagai Kopi Jago merupakan salah satu pelopor kopi keliling modern di Jakarta. Brand yang didirikan Yoshua Tanu ini memposisikan diri sebagai Cafe on Wheels, dengan gerobak listrik yang dioperasikan barista terlatih bernama Jagoan dan biji arabika yang dibeli langsung dari petani Indonesia.
Pada Februari 2026, Jago meraih pendanaan Seri B yang dipimpin Beenext untuk memperluas jaringan gerobaknya. Di luar urusan kop, Jago rajin membangun community building, mulai dari kolaborasi bersama Oatside pada 2025 hingga membuat “Jago Lari 2026”, yang merupakan event lari santai berkonsep silent disco di BSD dengan DJ yang tampil dari atas gerobak Jago.
2. Kopi Sejuta Jiwa

Kopi Sejuta Jiwa adalah lini kopi keliling milik JIWA Group, induk usaha Kopi Janji Jiwa. Berawal dari proyek percontohan pada 2023, lini ini kini diposisikan sebagai salah satu pilar bisnis grup, berdampingan dengan Janji Jiwa dan Janji Jiwa Culture.
Armada sepeda listriknya mudah ditemui di Jabodetabek hingga Surabaya. Selain menjual kopi, Sejuta Jiwa membuka skema kemitraan bagi pelaku UMKM dan merekrut rider yang sekaligus bertugas sebagai barista, sehingga jangkauannya cenderung cepat meluas ke kawasan padat pekerja.
3. Haus! Keliling (Huling)

Haus! yang dikenal lewat minuman kekinian berharga terjangkau juga punya lini keliling resmi bernama Huling, singkatan dari Haus Keliling. Unitnya berupa sepeda listrik yang beroperasi di Jakarta Barat, Tangerang, Depok, dan Bekasi, dengan menu yang mencakup kopi di samping seri teh dan cokelat andalannya.
Berbeda dari banyak brand kopi keliling lainnya, Haus! mengembangkan Huling secara mandiri tanpa skema waralaba. CEO sekaligus co-founder Gufron Syarif menyebut ekspansi gerai dan Huling adalah dua fokus utama perusahaan.
4. Calf Coffee

Calf Coffee & Milkbar lebih dulu dikenal sebagai kedai kopi, lalu mulai ikut ke skena barista keliling sejak pertengahan 2023. Gerobak birunya yang bertuliskan Waktunya Ngopi Hemat kerap terlihat di kawasan Sudirman, Blok M, hingga Tendean, sementara sebagian armadanya memakai bajaj untuk menjangkau jarak yang lebih jauh.
Calf sengaja mengambil posisi sebagai kopi keliling premium. Pendirinya, Danang, menegaskan bahwa kualitas minuman di gerobak dibuat sama dengan di gerai dan brand ini tidak ingin ikut perang harga. Banyak review dari berbagai media atau content creator kuliner pun menilai kopi susunya creamy dengan manis yang seimbang.
5. Sekian Kopi

Sekian Kopi hadir dengan tagline Mobile Coffee dan racikan kopi susu dari campuran biji arabika dan robusta. Banyak dari reviewer menilai rasa kopinya cenderung lebih kuat dibanding brand kopi gerobakan lainnya, dengan manis dan creamy yang tidak berlebihan.
Selain dari segi rasa, Sekian Kopi juga memiliki keunggulan lain pada armadanya. Sepeda listrik mitra dilengkapi rem cakram hidrolik, ban antibocor, dan rak kargo, sehingga lebih siap untuk berpindah titik beberapa kali dalam sehari. Brand yang dibuat seorang konsultan F&B ini juga memberi keleluasaan bagi mitra yang ingin berjualan dengan merek sendiri.
6. Kala Coffee

Kala Coffee menyebut dirinya waralaba kopi keliling dengan model bisnis ramping, tanpa biaya sewa tempat maupun renovasi. Didirikan oleh Ali Efendi, brand ini menyasar konsumen harian seperti pelajar, pekerja, dan karyawan kantoran, bukan segmen kafe premium.
Di balik bisnisnya, Kala membawa misi sosial untuk membuka lapangan kerja bagi mereka yang sulit masuk ke sektor formal, termasuk pekerja berusia lanjut. Akun Instagram resminya aktif mengunggah reels bernada jenaka seputar keseharian barista keliling.
Baca juga: 10 Influencer yang Suka Berbagi Resep Makanan Paling Populer di Indonesia
7. Mlaku Coffee

Mlaku Coffee lahir di Purwokerto, Banyumas, pada 2024 di bawah PT Karya Dari Desa. Namanya diambil dari kata bahasa Jawa mlaku yang berarti berjalan, selaras dengan konsep kendaraan kopi yang mendatangi kantor, taman, hingga lokasi acara.
Brand ini sempat viral berkat kopi susu gula aren yang disebut sebagai salah satu kopi keliling termurah. Selain itu, jaringan kemitraannya berkembang cepat di Jawa Tengah dan produknya sudah mengantongi sertifikasi halal.
8. Rindumu Coffee

Rindumu Coffee, yang juga akrab ditulis sebagai RINDU MU Coffee, mengusung konsep kopi berkualitas coffee shop yang dijajakan lewat gerobak keliling sejak 2022. Armadanya mudah ditemui di kawasan Salemba, Cikini, dan Kramat, Jakarta Pusat, yang dekat dengan area kampus dan perkantoran.
Selain kopi susu gula aren sebagai menu andalan, Rindumu juga menjual minuman nonkopi seperti teh leci dan es cokelat. Warna gerobaknya yang mencolok membuatnya mudah dikenali dari kejauhan.
9. Makkanya Express

Makkanya Express adalah lini kopi keliling dari Makkanya Coffee yang punya kedai di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Lini ekspres ini berdiri pada 2023 dan dikenal sepenuhnya memakai biji robusta untuk racikan kopi susunya.
Selain menu klasik, Makkanya Express turut menghadirkan varian seperti Creme De Pista serta kemasan satu liter untuk dinikmati di rumah. Review content creator kuliner di TikTok menyebutnya kopi gerobakan yang creamy dan seimbang.
10. Ngopi Yuk

Ngopi Yuk berbasis di Solo, Jawa Tengah, dan dikelola PT Khalifah One Semesta Buana. Brand ini mengusung tiga nilai utama, yaitu dekat, praktis, dan terjangkau.
Formatnya cukup beragam, mulai dari sepeda listrik, booth, hingga kontainer, sehingga mitra dapat menyesuaikan dengan karakter lokasi. Kehadiran Ngopi Yuk dan Mlaku Coffee menunjukkan bahwa kopi keliling tidak lagi terpusat di Jakarta, tetapi juga tumbuh di kota menengah.
Dari sepuluh brand kopi keliling di atas, terlihat bahwa kecepatan layanan menjadi nilai jual yang paling menonjol. Sementara itu, pembeda antarbbrand terlihat dari positioning, pilihan armada, hingga cara mereka membangun kehadiran di social media.
Brand yang lebih mudah diingat pun umumnya tidak hanya punya keunggulan pada harga kopi yang lebih terjangkau, tetapi juga mampu membangun cerita dan komunitas yang membuat kehadirannya lebih dekat dengan konsumen.
Seperti yang sudah sedikit di-mention di atas, salah satu contohnya datang dari Jago Coffee lewat Jago Lari 2026. Setelah peserta menuntaskan lari 5K berkonsep silent disco, DJ sekaligus produser musik Dipha Barus mengambil alih panggung Coffee Rave Party pada Juli 2026, seperti dituliskan blog resmi Jago.
View this post on Instagram
Siapkan Campaign Produk Anda Bersama KOL yang Tepat di KOL.ID!
Sebelum menggandeng kreator untuk campaign produk F&B, pastikan Anda sudah membandingkan performa dan informasi rate card mereka. Lewat fitur cek rate card di KOL.ID, Anda dapat melihat informasi tarif kreator secara langsung, lalu melihat ranking KOL-nya Instagram, TikTok, dan YouTube. Mulai cek rate card sekarang dan temukan KOL yang paling sesuai dengan karakter brand Anda di KOL.ID!
Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.