Discovery Campaign Buat Rate Card Tiktok Buat Rate Card Instagram Buat Rate Card Youtube
Buat MoU Otomatis Cek ER KOL Tiktok Cek ER KOL Instagram Cek ER KOL YouTube Download Video Tiktok Download Video Instagram Download Video Youtube Kamus KOL
Ranking KOL Tiktok Ranking KOL Instagram Ranking KOL Youtube Cek Rate Card KOL Tiktok Cek Rate Card KOL Instagram Cek Rate Card KOL Youtube Campaign Report KOL Management Extensions KOL.ID
Login Register
Blog › Glossary › Unboxing Content

Unboxing Content

Hero image of a city skyline at night

Bagi sebuah brand, package menjadi hal pertama yang dilihat audiens sebelum mereka mengenal produknya. Karena itu, momen ketika paket dibuka sering menjadi bagian video yang paling ditunggu, mulai dari produk kosmetik dan gadget hingga blind box.

Namun, unboxing yang efektif tidak cukup hanya dengan merekam proses membuka kardus. Kreator dan brand perlu memperlakukannya sebagai format konten yang memiliki alur, tujuan, dan pendekatan tersendiri.

Apa Itu Unboxing Content?

Unboxing content adalah konten foto atau video yang merekam proses membuka package produk, memperlihatkan isinya, dan menyampaikan kesan pertama kreator terhadap produk tersebut. Formatnya beragam, mulai dari unboxing singkat di TikTok hingga unboxing video berdurasi panjang di YouTube.

Dalam kerja sama dengan brand, konten ini biasanya dipadukan dengan ulasan singkat dan diawali dengan pengiriman produk melalui program influencer seeding. Tujuannya bukan sekadar memperlihatkan produk, tetapi juga membangun antisipasi dan memberikan gambaran kepada audiens mengenai isi paket.

Jenis Unboxing Content

Gaya unboxing dapat berbeda-beda, tergantung pada kategori produk dan kebiasaan audiens.

1. Kesan Pertama untuk Produk Fungsional

Pada kategori gadget, perangkat home living, dan produk skincare, fokus konten biasanya terletak pada isi paket, kelengkapan produk, dan kesan pertama kreator. Audiens mencari informasi sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli, sehingga detail visual dan penjelasan menjadi sangat penting.

2. Blind Box

Pada kategori ini, ketidakpastian mengenai isi paket menjadi daya tarik utama. Reaksi kreator ketika membuka dan mengetahui isi blind box menjadi bagian terpenting dari konten. Unsur kejutan tersebut membuat format ini menarik untuk ditonton dan berpotensi mendorong audiens menonton ulang.

3. PR Package dan Paket Hampers

Brand mengirimkan paket yang dirancang khusus untuk kreator. Paket ini menjadi bagian dari aktivitas promosi, sehingga tampilan package, kartu ucapan, dan penataan produk perlu diperhatikan agar menarik ketika direkam.

Mengapa Format Ini Efektif?

Unboxing content menarik karena membantu audiens membayangkan pengalaman yang akan mereka rasakan jika membeli suatu produk. Misalnya, ketika ingin membeli sepatu atau pakaian, calon customer tentu ingin tahu seperti apa kualitas bahannya, bagaimana jahitannya, apakah detail produknya sesuai ekspektasi, hingga seperti apa packaging yang diterima. Hal-hal tersebut mungkin sulit dinilai hanya dari foto katalog atau materi promosi brand.

Di sinilah daya tarik unboxing content. Kreator tidak hanya memperlihatkan produk, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih nyata tentang pengalaman saat menerima dan membuka paket. Detail sederhana seperti tekstur bahan, kualitas jahitan, kelengkapan produk, hingga cara brand mengemas pesanan bisa membantu audiens membayangkan apa yang akan mereka dapatkan ketika melakukan pembelian.

Panduan untuk Kreator dan Brand

Kreator dan brand memiliki peran yang saling melengkapi dalam menghasilkan unboxing content yang menarik sekaligus tetap jujur.

1. Untuk Kreator

Jika Anda seorang kreator, susun konten struktur dengan jelas. Mulailah dengan hook berupa reaksi atau gambaran isi paket, kemudian tunjukkan packaging, detail produk, dan sampaikan kesan pertama secara jujur di bagian akhir. Sebutkan kekurangan produk jika memang ada karena kesan pertama yang terlalu sempurna justru dapat membuat audiens meragukan ulasan Anda.

Jika produk diterima secara gratis maupun berbayar, sampaikan informasi tersebut kepada audiens. Misalnya, "gue baru aja dikirimin sepatu dari X" atau "jadi gue baru dapet paket dari X, no endorse, ya, gais!". Pemberian produk termasuk bentuk barter value yang perlu diungkapkan sesuai pedoman TikTok. Gunakan juga disclosures yang jelas agar audiens memahami hubungan kerja sama antara kreator dan brand.

2. Untuk Brand

Jika Anda mewakili brand, rancang packaging sebagai bagian dari pengalaman penerima. Misalnya, gunakan packaging yang mudah dibuka, tata produk dengan rapi, dan sertakan pesan singkat untuk kreator. Selain itu, brand juga dapat menghindari penggunaan packaging berlebihan yang bertentangan dengan tren hidup hemat seperti underconsumption core.

Berikan kreator ruang untuk membuka paket dan menyampaikan kesan pertama secara natural dengan gaya kontennya sendiri. Setelah konten dipublikasikan, evaluasi performanya melalui metrik seperti views, saves, shares, dan interaksi audiens mengenai packaging. Aktivitas influencer gifting tanpa ekspektasi yang jelas berisiko tidak menghasilkan konten yang dipublikasikan. Karena itu, sepakati ekspektasi dan deadline sejak awal.

Hal yang Perlu Dihindari

Beberapa praktik berikut dapat mengurangi kepercayaan audiens yang justru ingin dibangun melalui format konten ini.

1. Unboxing yang Direkayasa

Paket dibuka berulang kali atau isinya diubah demi mendapatkan tampilan video yang sempurna. Praktik semacam ini dapat merusak authenticity dan mudah diketahui oleh audiens yang jeli.

2. Mengabaikan Transparansi Bentuk Kerja Sama

Produk gratis, undangan, maupun komisi merupakan bentuk hubungan komersial yang perlu diungkapkan. Tanpa informasi ini, konten yang terlihat seperti pengalaman pribadi dapat memicu kritik dari audiens.

3. Packaging yang Berlebihan

packaging berlapis yang sulit didaur ulang dapat mengundang kritik dari audiens yang peduli terhadap lingkungan. Brand sebaiknya memilih packaging yang tetap menarik tanpa menggunakan terlalu banyak bahan.

4. Berhenti pada Kesan Pertama

Kesan pertama tidak selalu mencerminkan pengalaman setelah produk digunakan dalam jangka panjang. Brand dapat mengajak kreator membuat konten lanjutan berupa review setelah pemakaian agar audiens mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Buat Rate Card Influencer dan KOL dengan Mudah hanya di KOL.ID

Unboxing content bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk memperkenalkan produk kepada audiens. Jika Anda seorang kreator, format ini bisa ditambahkan sebagai salah satu tipe konten yang Anda tawarkan kepada brand. Apalagi, kesempatan mendapatkan endorsement kini tidak hanya terbuka bagi KOL dengan jumlah followers besar. Kreator dari berbagai skala punya peluang untuk bekerja sama dengan brand. Karena itu, memiliki rate card penting agar brand dapat mengetahui format konten, layanan, dan tarif yang Anda tawarkan. Jika belum punya, Anda bisa membuat rate card resmi dengan mudah di KOL.ID.

Bagi brand, unboxing juga masih menjadi format konten yang relevan untuk menampilkan produk sekaligus membangun antusiasme audiens. Untuk menemukan kreator yang sesuai dengan kebutuhan campaign, Anda bisa mengecek rate card dan Ranking KOL di Instagram, TikTok, dan YouTube.

Jadikan kami sumber pilihanmu di Google

Dapatkan artikel terbaru kami lebih mudah di Google Search, AI Overviews, dan AI Mode.

Tambahkan KOL.ID sebagai sumber pilihan di Google